
Setelah kejadian ibunya meminta uang diam-diam kepada mas andre,sikap andre berubah drastis kepada istrinya,ara.
Tak tau apa yang membuat andre begitu kepadanya.Namun tak selang berapa lama dari kejadian itu mertua ara pun sering kali meminta uang dengan alasan yang ada aja.
Bukan tidak suka,namun tak wajar saja dalam waktu dekat selalu meminta.Dan tentunya semakin pula tabungan yang kita miliki.
Saya sebagai istri sangat berhati-hati dalam pngeluaran,bertujuan agar tabungan jangan sampai terpakai,justru harus semakin bertambah.
Sudah ke-4 kalinya ibu mertua meminta uang kepada mas andre tanpa sepengetahuanku,namun tak dari satupun dari mereka berdua yang ngomong kepadaku masalah uang itu.
Saya masih bisa tahan,dan coba pengen tau sampai mana mereka diam-diam seperti ini.
Tapi,jika ini akan berkelanjutan saya pun tak akan tinggal diam.Saya tidak mau di bohongi seperti ini.
"Sayang, mas pulang...."sesampinya mas andre di depan pintu.
"Iya masss,waalaikumsalam,kok nggak salam sii mas...?"tanyaku dengan heran.
"Maaf sayang saking semangatnya kelupaan."
"Ohhh... Masuk mas,sini tasnya biar aku yang bawa."
...****************...
Kami pun menjalani tanpa ada masalah apa-apa,aku berusaha menyimpan emosiku.Jika aku menanyakan ini sekarang nanti aku tidak akan tau apa selanjutnya.
*
*
*
Ketika berbulan-bulan lamanya berlalu sudah ke 6 kalinya ibu mertuaku meminta uang lagi,dan lagi-lagi mas Andre. Memberinya.
Entah kenapa mas Andre dengan gampangnya ngasih uang tabungan itu ke ibu sedikit demi sedikit dan parahnya tanpa sepengetahuanku.Karna tabungan itu uang kita berdua,bukan hanya uang mas Andre.
Apa ia tak akan khawatir kalau aku suatu saat menyadari tabungan itu setiap bulan nya berkurang.
Ping !!!
Terdengar ponsel mas Andre yang berada tak jauh dari tempat dudukku berbunyi.Dan terlihat jelas di jendela ponselnya.Ibu mertuaku mengirim pesan dan benar saja isinya tidak lain meminta uang lagi.
__ADS_1
Kali ini sudah benar-benar mengganggu pikiranku.nanti akan aku tanyakan sama mas Andre, gumamku.
...****************...
Selang beberapa jam mas andre terbangun dari tidurnya waktu menunjukkan pukul 21:45,aku sengaja belum tidur untuk menunggu mas Andre bangun dan menyadari bahwa ponselnya pun ada notif wa dari sang ibu.
Tak lama ia memandangi ponselnya dan membaca isi pesan dari ibunya yang meminta uang lagi,mas Andre pun menoleh kepadaku,
"Kamu kenapa sayang diam disitu...?"
"Aku pengen tanya sama kamu mas,"
Deg !!!
"apa Ara tau tentang wa ibu ini ya...?"tanya nya dalam hati.
"Apa kamu menyembunyikan sesuatu mas dariku...?" tanya ara kepada Andre.
"Menyembunyikan apa...?"
"Aku sudah lama tau mas,dan aku sudah cek di atm ada berapa tabungan kita sekarang,bukannya bertambah malah berkurang mas."ujarku.
"Kenapa mas tidak pernah ngomong ke aku kalau ibu minta uang selama ini...?"
"Aku kecewa mas,tanpa ada omongan tanpa ada alasan yang jelas kamu begitu saja memberi uang tabungan kita keapda ibu."
"Karna aku pikir ibu hanya sekali saja mintanya,tapi ternyata ibu lagi dan lagi minta dengan alasan kebutuhan mendesak."sautnya karna sudah merasa terpojok.
Entah untuk apa uang tersebut,namun aku tidak suka dengan cara eembunyi-sembunyi seprti ini......
...****************...
Setelah semua nya aku ketahui,ibubpun minta maaf kepadaku.
Aku terima alasan ibu karna aku menghargai beliau sebagai mertuaku.Namun kecewa tetaplah kecewa,di bohongi seperti tidak di anggap ada.
Namun yasudah lah mau gimana lagi uang juga sudah di kasih dan sudah dipergunakan.
...****************...
Tidak sekarang bu.. Mungkin suatu saat nanti.ucapu dalam hati.
__ADS_1
Yaa.. !! Sakit rasanya jika dibohongi oleh suami sendiri.Terlebih itu masalah keuangan yang harusnya peran seorang istri harus tau juga setiap pengeluaran dalam jumlah besar.
Aku pun curiganya bermula saat itu aku memergoki saudara perempuan saumiku sedang ada mmasalah dengan suaminya.
Siska.. Ya,itu nama kakak iparku kakak dari suamiku.Dia sudah menikah jauh sebelum aku menikah dengan suamiku.
Setahu aku dia menikah dengan laki-laki yang bisa terbilang berada,karna di pernikahan mereka setau aku dihadiahi oleh orangtua laki-laki sebuah rumah yang memang tidak terlalu besar namun cukup untuk mereka tinggali berdua dan beberapa anak nya nanti jika sudah mempunyai anak.
Aku pun memergoki ibu mertuaku sedang nelfon kakak iparku dengan nada sedikit terkejut.Namun saat itu ibu berusaha melirihkan suaranya agar tidak ada orang yang mendengar percakapannya itu.
Ibu sedikit terkejut sambil melontarkan pertanyaan....jadi berapa hutang mu saat ini siska.tanyanya sambil sedikit terdengar marah.
Dari situ aku hampir ketahuan kalau aku sedang menguping pembicaraan ibu,ibu pun menyadari keberadaanku.Lantas saja aku segera menepi ke lain tempat agar ibu tidak curiga.
Aku pun melanjutkan menguping pmbicaraan mereka yang terkesan sembunyi-sembunyi,seolah-olah tidak satu orang pun yang tau masalah ini.
...****************...
Bisa di tangkap dari pembahasan ibu dan juga siska pas di telfon tadi ternyata siska memiliki hutang yang cukup banyak menurutku tanpa. Sepengetahuan suaminya dan mertuanya,dan juga ibu nya sendiri.
Makanya tadi ibu terlihat syokkk.saat mendengar siska punya hutang.
Mungkin ibu ingin membantu siska melunasi hutang-hutangnya itu sebelum di tagih agar menantu dan besanya itu tidak tau hal ini.
Namun kejadian setelah itu malah membuatku lupa dengan apa yang aku dengar.Makanya itu aku nggak pernah tau untuk apa ibu meminta uang kepada suamiku.
Aku baru sadar ternyata untuk membantu melunasi hutang siska.
Yang jadi pertanyaan ku,untuk apa siska berhutang sampai sebanyak itu,dan suaminya pun tidak tau hal ini.
Apakah dia macam-macam dengan laki-laki lain di luar sana ?.gumamku sampai bertanya-tanya sejauh itu.
9 juta tidak sedikit,dan ibu berusaha meminta uang kepada suamiku sebanyak itu dengan cara perlahan tapi terus.
Aku nggak bisa terima dan aku nggak mau diam saja.bisa-bisa uang tabungan kita habis hanya untuk melunasi utang siska yang aku tidak tau untuk apa itu.ucapku dalam hati dengan kekesalan yang mendalam.
Dia memang kakak iparku,tapi ketidak jujuranya kepada keluarga dan terutama suaminya itu yang membuatku tidak habis fikir.
Bagaimana jika suatu saat suami dan mertuanya tau semua ini.Bukan kah akan menjadi boomerang buat dirinya sendiri.
Sungguh keluarga yang banyak teka-teki,namun aku tidak perlu terlalu ikut campur.
__ADS_1
Aku hanya akan berusaha menahan uang yang suamiku berikan kepadaku setiap bulannya.
BERSAMBUNG....