
Hampir 5 harian kami absen terapi.Sekarang saat nya kembali melakukan aktifitas itu karna pinggang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.
Hasrat ku yang sudah menggebu untuk segera mendapat berita bahagia seperti hal nya para pasangan lain yang sudah berhasil hamil dengan melakukan terapi ini.
Namun aku juga harus menyadari bahwa semua takdir dan ketentuan hanya milik Allah SWT.
Hanya saja aku tidak akan menyerah atau pun putus asa.
" Sudah siap dek... Ayo kita jalan..." ajak mas Andre yang sudah siap dengan memakai helm.
" Sudah mas... Ayo kita jalan."
" Tidak ada yang ketinggalan..?meyakinkan tidak ada yang tertinggal.
" Tidak mas, sudah aku bawa semuanya."
" Let's go....... ".ucap mas Andre yang penuh semangat karna beberapa hari libur.
Seperti biasa kita jalan dan sejenak berhenti di berbagai macam camilan untuk bekal kita di sana nanti.
Tidak lupa membeli minuman segar untuk menyegarkan tenggorokan kami nanti.
Kali ini aku tidak mrmbeli es cream duriann,aku memilih membeli juz jeruk saja untuk ku bawa ke tempat terapi.
Karna cuaca sangat panas.
Yaaaa. Aku kali ini berangkat terapi jam 14:00 lebih awal dari biasanya kita.
Karna saking semangat nya jadi kita mendahului jam yang di tentukan.Namun itu tidak jadi masalah.
Karna di sana nanti kita bisa menunggu jam sambil menikmati udara di sana.
Tempat terapi yang kita jalani ini berada di pinggir sebuah rawa.Jadi udaranya sangat lah asri dan sejuk.
Banyak tempat untuk bersantai dan sekedar jalan-jalan santai memutar.Tempat ini di bangun seperti hal nya taman yang melingkar dan di tengah-tengah nya terdapat beberapa ruangan untuk proses terapinya.
Jadi tidak akan bosan atau jenuh karna terlihat asri sekali.
Sekedar penghilang penat tempat ini bisa.
Sesampinya di tempat terapi, benar saja untuk sesi yang jadwal pagi belum selesai.
Maka kami pun menunggu di luar ruangan dan sambil menikmati sebagian beberapa camilan yang kita bel tadi.
" Duduk dulu di sini mas,sambil nunggu sesi yang pagi usai."ajakku duduk di salah satu tempat depn ruang terapi.
" Iya dek, buka makanan itu mas ingin nyemil."suruhnya membuka makanan ringan yang kami bawa.
"monggo mas....."ucapku mempersilahkan.
__ADS_1
Sesaat nyemil dengan berbincang sama mas Andre.Kami pun memerhatikan sepasang suami istri yang sepertinya baru saja ingin mendaftarkan diri ikut terapi.
" Lihat mas mereka sama seperti kita kali pertama datang dan mendaftar kesini."ujarku.
" Mereka juga pasti berharap banget sama juga seperti kita."lanjutku.
" Pastilah dek... Mereka juga sama seperti kita yang memiliki keinginan segera memiliki anak,bahkan mungkin mereka sudah terlalu lama menunggu.Dilihat dari muka mereka yang sudah sedikit berumur,atau entah mereka baru menikah beberapa tahun seperti kita."ujarnya sambil melihat kearah pasangan suami istri itu.
" Ahhh sudah lah mas kenapa kita malah menduga-duga umur dan jarak pernikahan mereka sih.."ujarku sambil mengalihkan pembicaraan kita tadi.
" He he he .....".tertawa sambil memalingkan pandangan.
...****************...
" Kok lama ya mas untuk sesi yang pagi kelarnya."ucapku sesikit bosan karna lama menunggu.
" Sabar.. Mungkin ada gerakan tambahan."saut mas Andre.
Biar tidak bosan aku pun beranjak dari rempat duduk ku tadi.Lalu berjalan santai sambil menggerakkan tanganku ke atas ke bawah kesamping,seperti gerakan pemanasan.
*
*
*
" Andaikan aku tidak menunggu terlalu lama terapi ini,dengan jangka waktu sebulan dua bulan terapi dan bulan depannya aku langsung telat datang bulan alias hamil.Pasti bahagia nya mas andre dan merasa bangga kepadaku."
Dengan muka sumringah dan masih keadaan berjalan di pinggir-pinggir jalanan yang di tata batu bata itu.Aku sambil tersenyum malu-malu di hampirilah oleh mas Andre......
" Dek....... Senyum-senyum sendiri kayak apa aja kamu itu."kagetkan aku sambil menepuk pundakku.
" Ahhh mas mengganggu angan-anganku saja." kataku sedikit kesal.
" Itu ayokk kita masuk,yang sesi pagi udah selesai dan bubar itu."
" Iya sabar.. Lagian petugasnya juga lagi pada istirahat mas,kita masih punya waktu beberapa menit untuk siap."
Masih dengan gambaran lamunan ku tadi.
" Semangat....Semangat..... !!!!! " gumamku dalam hati.
" Come on ara, you can definitely prove it with this effort... !! "
gumamku dalam hati untuk menyemangati diriku sendiri agar tetap semangat dan optimis.
Sedangkan mas Andre dia sibuk mempersiapkan diri dengan mengemasi makanan kita tadi dan kembali memasukkan kedalam tas yang aku bawa.
......................
__ADS_1
" Dek.... Beneran pinggang kamu sudah ngak sakit lagi..? Tanya mas andre meyakinkan bahwa aku memang sudah baik-baik saja.
" Udah mas, udah seperti biasa nya.Lihat ini....."
Aku pun mencoba bergerak bebas sambil membelak belokkan pinggangku ke kanan ke kiri.Untuk meyakinkan mas andre agar tidak khawatir dengan pinggangku lagi.
Hari ini adalah jadwalnya kita minum jamu herbal.Dan untuk jamu nya memang di simpan dan di tinggal di ruangan terapi ini.Tiidak akan tertukar atau hilang,karna sudah di beri label nama masing-masing.
Jadi aman kok....
" Selamat siang bapak ibu...."
Ucap salah satu petugas terapi untuk memulai langkah pertama terapi hari ini.
" Siang kembali mas...."
Sahut kami serentak bersama bapak dan ibu yang lainya .
" Bagaimana semuanya sehat kan ...? "
" Alhamdulillah sehat mas..."
Seketika mas ilham petugas yang sedang memimpin itu tadi melihat ke arahku,dimana dia menyadari aku dan mas Andre telah beberapa hari absen dari terapi karna pinggangku yang sakit.
" Ohh iya mba Ara,sudah kah sembuh pinggangnya...?tanya mas ilham padaku. Dan melihat ke arah mas ilham juga.
" Alhamdulillah sudah mas,sudah jauh lebih baik dan sekarang siap mengikuti terapi lagi." jawabku sambil sumringah karna ngak sabar untuk mulai gerakan terapinya.
" Syukurlah...." sautnya.
" Kita mulai dari yang ringan ya semua......" teriak mas ilham untuk menyemangati kita semua para pasiennya.
...****************...
Sudah berangsur cukup lama 7bulan sudah kami melakukan terapi.Tapi entah kenapa tanda-tanda itu belum juga ada pada ara.
Di sela-sela jeda terapi kami pun istirahat sejenak dan memakan cemilan serta meminum juz yang aku beli tadi.
Sambil sedikit dengan wajah yang murung,aku pun........
It's ok Ara...Maybe not yet. Don't. Give up okay...keep the spirit and don't destroy the spirit of your husband who is so high.......
Seperti ada yang berbisik menyemangati ku yang hampir saja aku menyerah dan hampir tidak semangat ini.
Sontak saja aku tersadar dari lamunanku.Dan aku melihat wajah suamiku yang masih dengan semangatnya.
...****************...
BERSAMBUNG........
__ADS_1