
Bahkan sampai dengan pertemuan mereka pun, Andre belum sempat memberi tahu Ara bahwa dulu mereka adalah satu sekolahan.
Saat itu, ketika masih sekolah selalu punya fikiran bahwa menikah itu enak,karna semua kebutuhan kita sebagai istri dicukupi oleh suami kita.
Tapi nyata nya setelah menjalani kehidupan itu,itulah kehidupan yang sesungguhnya.
Babak awal dari segalanya.
Namun tidak banyak orang menghiraukan kata "Enak ya kalau sudah menikah".
Justru menikah harus di fikirkan benar-benar.
Menikah itu gampang,yang susah itu tanggung jawabnya.
Sedikit flashback di masalalu mereka...
Suami istri yang dulunya adalah satu sekolahan sebagai kakak dan adik kelas.
Bahkan dulu tak saling tegur sapa.
Mereka kenal sejak Ara masuk disekolahan tersebut.
Andre sudah terlebih dulu masuk,sebagai kaka kelas Ara.
Ara yang dulu punya pikiran hanya berandai-andai ingin nikah muda.
Seperti hal nya dengan dulu di masa muda bude-budenya semua nikah muda.
Setelah sekian lama terpisah dengan Andre karna Andre merantau dan pindah tempat tinggal,Akhirnya mereka di pertemukan kembali di rantau dimana tempat Ara sedang mencari kerja.
Setahun silam sempat berpikir apa mungkin bisa ketemu lagi dengan Ara lagi.
Gadis mungil tapi belum sempat ia ajak kenalan itu menghantui pikiran Andre.
Namun kecil kemungkinan bisa ketemu lagi.
Apalagi belum sempat kenalan dan komunikasi.
"Apa jangan-jangan malah udah nikah dia." gumamnya dalam hati.
Terbawa suasana malam yang sunyi.
Tiba-tiba saja Andre kepikiran dengan gadis mungil itu.
*
*
Niat ingin kerja dulu paling tidak setahun untuk mengumpulkan biaya pernikahan yang ia impikan dan membantu orang tuanya.
Ternyata mereka di pertemukan tidak sengaja.
Jauh sebelum mereka akhirnya bertemu lagi.....
Ara memang ngontrak dekat tempat tinggal Andre dan orangtuanya.
Singkatnya.....
Setahun merantau dan bekerja keras fikir Ara bisa menikah dengan mewah suatu saat nanti.
Tapi nyatanya bukan itu yang Ara dapatkan.
Sedikit cerita singkat awal mula Andre dan Ara bertemu dan akhirnya kenal hingga menjadi sepasang suami istri.....
......................
Waktu itu,.......
Dengan biaya seadanya akhirnya mereka memutuskan pulang kampung dan menikah dikampung seadanya.
__ADS_1
Dengan dibantu keluarga masing-masing,akhirnya mereka menikah .
Dikampung menikah dengan adat mereka.
Sudah dikatakan meriah walaupun belum tergolong mewah,namun mereka pun sudah mensyukuri itu semua.
Ara,sang istri dan Andre sang suami.
" Aku sudah bahagia walaupun tidak sesuai apa yang kita rencanakan mas...".
"Aku pun juga sayang,yang terpenting kita sekarang sudah sah sebagai suami istri."
"Iya mas....!! "Sambil memeluk suaminya.
Selang beberapa minggu setelah mereka menikah,mereka memutuskan kembali ke perantauan untuk bekerja kembali.
Namun karna Ara sekarang sudah menjadi tanggung jawab Andre,ketika kembali ke perantauan Andre tidak mengizinkan Ara bekerja seperti dulu sebelum menikah.
"Tapi setelah kamu menjadi istriku,aku tidak mengizinkan kamu kerja seperti dulu sebelum aku menikahi mu sayang.. !!"
Menatap Andre dengan muka sedikit kecewa.
Karna Ara berniat kerja berdua dan mengumpulkan uang sama-sama.
Akhirnya Ara pun meng iyakan apa yang sudah menjadi keputusan suaminya tersebut.
Karna sejatinya istri itu harus nurut kepada suaminya.
"Masih belum percaya sampai sekarang kalau Kita ini udah jadi suami istri."ucap Andre sambil memandangi Ara yang sedang beberes.
Setelah mereka sampai di perantauan cikarang,mereka pun mencari kontrakan baru.
Dan mereka memulai kehidupan sebagai suami istri dari nol.
Mandiri dan bertekad itu yang ada dipikiran ara saat itu.
Walaupun kecil hasilnya,kalau dia ulet dan tekun ngejalani usaha tersebut pasti hasilnya memuaskan.itu yang ada di fikiran Ara.
Dulu sebelum Andre memutuskan merantau dan ikut pindah orangtuanya,ia sempat kepikiran apakah nanti bisa bertemu kembali dengan Ara.
"Nyesel banget gua dulu kenapa gak gercep buat kenalan sama itu cewek." ujarnya waktu itu.
Namun akhirnya Andre ikut dengan orangtuanya.
*
*
*
Hingga suatu malam dia mulai membicarakan keinginannya yang ingin membuka usaha kecil tersebut kepada suaminya Andre.
"Mas, aku boleh kan buka usaha dari rumah...? "Tanyanya kepada Andre.
"Kamu ingin usaha apa sayang....?"
"Apa aja mas,yang bisa dikerjakan dari rumah,ya. !!Dagang online atau makanan ringan dari rumah kan bisa,banyak anak-anak muda dan anak kecil di sekitaran sini.
"Baiklah kalau kamu pengenya begitu,silhkan asalkan kamu nyaman aja."
"Makasih ya mas.... !!! Sambil mencium tangan suaminya.
Usaha kecil tersebut sudah dijalani,namun kembali lagi semua tidak sesuai dengan apa yang ia pikir.
Usaha nya tersebut sepi dan hanya beberapa saja pembeli.
Mungkin karna dia baru memulainya dan belum banyak yang tau tentang jualanya tersebut.
Ara pun tak patah semangat.
__ADS_1
Dia wanita yang cerdas dan banyak ilmu pengetahuanya.
Ara memanfaatkan media sosialnya untuk mempromosikan jualanya tersebut.
Lewat ig,facebook dan tiktok miliknya.
Akhirnya lama-lama usahanya pun banyak dikenal orang.
Yang paling rame peminatnya di tiktok.
Dia sering live di tiktok.
Ara menjual makanan kering seperti basreng,makaroni sumpia kering yang dia variasikan dengan berbagai rasa.
Dan juga bertambah menu seperti dessert.
Pisang coklat lumer,singkong thailand.
Dan masih banyak lagi.
Dia juga menggunakan sistem cod, dan berupa frozen .
Dari situ semenjak usaha nya dikenal banyak orang,ara menambahkan banyak menu di usahanya tersebut.
Andre pun bangga dengan ke uletan istrinya tersebut.
Dengan bermodal nekat mereka akhirnya bisa bangkit dari keterpurukan.
Karna hidup di perantauan kalau kita nggak kerja kita nggak makan.
Dan ternyata kehidupan setelah menikah mengajarkan banyak hal terutama kesabaran hidup.
Mansyukuri apa yang sudah Tuhan beri untuk kita,walaupun itu hanya sedikit.
Hanya saja kebanyakan manusia itu lupa mengucap syukur jika berada di titik teratas atau bisa disebut bahagia.
...****************...
Ara yang sejatinya mempunyai tekad dan ulet yang kekeh,dengan segala resiko ia mencoba berbagai usaha kecil-kecilan yang mampu ia lakoni.
Bahwan Andre suaminya terkagum-kagum akan ke tekunannya.
Memang sejak kecil ara terlahir dari keluarga yang sederhana dan mandiri.Orangtuanya mendidik dengan penuh kasih sayang dan tulus.Dan beruntungnya orang tua Ara mempunyai anak dengan kepribadian yang ia tanamkan sejak dini pada dirinya.
Saat itu.......
"Mas,aku ingin mmenabahkan menu di daganganmu ini." ujarnya kepada. Sang suami Andre.
"Apapun yang mau kalukan selagi itu benar dan kamu mampu aku akan mendukungmu sayang."saut suaminya itu yang selalu mendukung apa yang Ara kerjakan.
Memang selama usaha rumahannya itu lama kelamaan berkembang Andre semakin yakin jika sang istri Ara mempunyai bakat di dunia perdagangan,makanan tentunya.
Cara dia mempromosikan daganganya,mulai dari sosmed dan di tetangga sekitar mampu menarik hati mereka untuk membeli.
Dan memang yang dijual Ara pun sangat menarik.Dan tentunya rasanya pun enak dan ramah di kantong.
Hanya saja saat itu sempat terkendala dengan modal,mereka hanya bermodalkan tabungan sisa biaya pernikahan yang mereka punya,dan tidak mungkin langsung mereka pakai semuanya untuk modal usaha saat itu.
Namun dengan berjalannya waktu keberuntungan berpihak kepada mereka.
Usaha yang terbilang dimulai kecil-kecilan ini menjadi berkembang pesat setelah melewati berbagai cobaan, dari sepi pembeli dan bahan kurangnya minat karna waktu itu belum begitu menarik.
Tapi saat ini bahkan araa pun sampai kuwalahan menerima orderan.
Sudah ada berbagai macam menu makanan dari yang ringan sampai makanan berat yang ia jual di online dan grabfood...
Cukup membuat nya kelelahan hingga mungkin dalam waktu dekat ia akan mencari patner satu orang untuk membantunya.....
BERSAMBUNG.........
__ADS_1