Suamiku Sayang

Suamiku Sayang
Pelajaran Berharga.....


__ADS_3

Setelah kejadian di rumah ibu saat itu,mas andre jadi lega setidaknya dia tau permasalahan yang ada di keluarganya itu.


Tak ingin larut dalam permasalahan itu,mas Andre pun segera mepupakan dan mengkikhlaskan uangnya yang baru beberapa juta di berikan kepada ibunya.Karna dia tau itu juga untuk saudara nya,walaupun terkesan nya dia yang di manfaatkan tapi ya sudah.Nasi sudah menjadi bubur.he he he ...


...****************...


" Mas,lain kali jangan ada yang di sembunyikan lagi ya...?.ngrengekku kepada mas Andre.


" Nggak akan ada sembunyi-sembunyi lagi,aku minta maaf ya udah membuatmu merasa di bohongi dek.."merasa bersalah dan menyesal ucapnya mas Andre.


"Lupain yah mas kita anggap semua tidak ada apa-apa.Meng ikhlaskan lebih baik terlebih kak siska itu juga kakak mas sendiri,itung-itung menolong kak siska aja." ucapku berusaha mengikhlaskan.


Menjadi pelajaran banget kejadian itu.Yang dari awal aku sangat menjaga kepercayaan dan kebaikan seseorang,namun ada kala nya seseorang akan memanfaatkan kepercayaan itu.


Namun tak banyak yang akan mencari kesempatan dalam kesempitan itu.


Prakkkkk.... !!!!!!


Aku yang sedang menenteng sampah dari dapur menuju kedepn untuk ku buang di depn pagar kontrakan tiba-tiba terpleset karna ada tetesan air yang berlendir keluar dari kantong plastik hingga terjatuh ke lantai.


" Astaga dek !!!! " mas Andre pun sontak langsung menghampiriku yang sudah terkulai di lantai.


Mas andre pun membantu ku bangun lalu menduduk kan aku di ruang depan.Dia pun membersihkan bekas cairan dan sampah yang terjatuh di lantai aku terjatuh tadi.


Sambil mringis kesakitan karna jatuhnya pun tiba-tiba dan berasa sakit di bagian pinggang.Aku pun sambil memijit pelan bagian pinggang kanan dan kiri.


Karena tidak hati-hati aku akhirnya terjatuh dan sekarang merasakan sakit sekali di pinggang.


"Sakit mas......." sambil memejamkan mata karna menahan kesakitan.


"Kamu kok nggak hati-hati si dek dek...".gumamnya sambil khawatir.


Sempat tersirat di pikiran amankah dengan perutku... Karna selama ini kan yang aku terapi bagian perut dan sekitarnya.


Aku takut kalau pengaruh,tapi aku berusaha membuang jauh-jauh pikiran jelek itu.


" Semoga saja itu tidak ada pengaruhnya Tuhan." Gumamku dalan hati sambil memohon.


" Mas...kenapa inggangku sakit sekali ya.." rengekanku kepada mas Andre semakin menjadi.


Mas Andre pun lalu memapahku ke kamar untuk berbaring dan memiringkan badanku dia lalu memijit bagian yang terasa sakit dan benar saja di pegang pun berasa sakit.


" Besok kita pergi ke tukang urut, ini


hanya tukang urut yang tau tehnik memijatnya dek.." ujar mas Andre sedikit cemas.


Sebenarnya aku udah ngak nyaman namun ini sudah malam jadi alangkah baiknya aku tahan sampai besok.Mas Andre pun membalurkan minyak pada bagian pinggangku.sambil memijat pelan tapi sentuhanya sudah berasa sekali.


Selang berapa menit pun aku tertidur karna sudah malam.


*


*

__ADS_1


Sesekali aku bangun karna di buat gerak geser saja terasa sakit sekali.Namun aku coba tahan dan aku memejamkan mataku lagi.


Aku melihat mas Andre yang tertidur sambil tangannya memegangi perutku.Dengan mata yang sedikit sayup-sayup aku menatapnya.


" Betapa cemasnya dia kepadaku karna berulang aku mengeluh kesakitan."gumamku dalam hati sambil menatap wajahnya yang tertidur pulas.


" I am very lucky to have you mas..."


Seruku dalam hati merasa sangat beruntung.


Hanya saja keadaan bisa merubah seseorang menjadi lebih dari dirinya dulu.


Sekita terkejut dengan gubrakan....


Doooorrrrrrr....!!!!!!!


Sontak hati ku dag dig dug ....


Deggggggg !!!!


". Ngelamun aja bukanya tidur juga.."suara kenceng terdengar mengagetkanku.


" Ahhhhh... Mas Andre aku kaget loh mas...." sambil ku manyunkan bibirku.


" Untung saja aku ngak ada riwayat sakit jantung,kalau ada kelar aku mas." ujarku sambil merasa kesal karna di kagetkan.


" Alah gitu aja marah-marah kamu dek.Lagian malam-malam ngelamun ngak jelas.Bukannya tadi kamu tidur ? Kenapa bisa bangun lagi...?" tanya nya sedikit curiga.


" Masih mas...."


"Ya sudah besok pokoknya ke tukang urut kamu harus segera di urut." ucap tegas mas andre.


" Iya iya mas ,ya udah kita tidur aja ayok."ajak ku karna sudah mulai ngantuk lagi.


...****************...


Ke esokan harinya aku pun diantar mas Andre ke tukang urut.Pagi-pagi sekali kita kesana karna mas andre harus berangkat kerja juga.Makannya biar ngak ngantri setelah subuh aku sudah berangkat dan betul saja aku langsung di tangani tanpa harus antri.


Memang sangat sakit rasanya.Di tambah sudah semalaman ini aku biarkan.Mungkin sedikit memar


"Duduk lah nak baringkan di dekat emak sini..." ujar nya sang emak tukang urut itu.


" Iya makk..."jawab mas Andre sambil memapahku mendekat ke tempat emak inah.


Iya mak inah nama tukang urut itu.


Ngak lama aku pun di suruh ganti dengan selembar kain sarung,di bantu oleh suamiku dan karna belum ada siapa-siapa kecuali aku mak inah dan mas andre,jadi aku ganti nya di tempat di mana aku duduk tadi.


" Ambil kan minyak di bawah meja itu nak andre mak minta tolong."ucapnya menyuruh mas andre mengambilkan minyak urut .


"Iya mak ."


...----------------...

__ADS_1


Sepanjang di urut pinggangku suara ku hampir habis karna merintih dan teriak-teriam karna kesakitan.


Sungguh luar biasa sakitnya.Namun setelah di urut memang benar berkurang rasa sakit itu.


*


*


*


Dan karna kejadian terpleset itu terapi pun juga terpaksa libur untuk beberapa hari kedepan sampai aku mulai merasa tidak ke sakitan lagi.


Karna untuk sekarang walaupun sudah berkurang rasa sakit itu namun cukup mengganggu ku.


Terlebih terapi itu yang sering di pegang adalah perut.Pasti akan terasa sakitnya.


Maka dari itu mas Andre menghubungi tim terapi untuk minta libur beberapa hari kedepan.


Dretttt....!!!


Dreettttt !!!


Tiba-tiba ponsel mas Andre pun bergetar.


" Siapa mas.? " tanya ku.


"Ibu dek, angkat mas .siapa tau penting."


" hallo bu... Ada apa? "


" Kamu di rumah nak ,ibu pengen maen kesana ...."


"Aku di rumah bu..."


"Baru saja pulang dari tempat mak inah."


" Loh.. Kenapa kesana ,siapa yang di urut..? Tanya ibu sedikit cemas.


" Ara buk semalam terpleset di lantai..


" Astaga.... Terus gimana sekarang..?"


" Sekarang sedikit membaik tapi masih merasa sakit, kalau ibu mau kesini nanti tolong ya bu kalau ara butuh bantuan apa-apa ibu bantuin karna andre harus ke kantoe bu..."ucapnya sembari meminta tolong pada ibunya.


" Yasudah ibu akan segera pergi kesana,kamu berangkat saja kerja biar ara sama ibu nanti."


" Baik bu ,trimakasih...."


Terfon pun terputus...


Dan mas Andre pun berangkat kerja........


BERSAMBUNG .........

__ADS_1


__ADS_2