
Aku dan mas Andre sangat antusias karna ini kali pertamanya aku dan suami melakukan terapi seperti ini.Bahkan aku pun baru tau kalau ada terapi untuk bisa hamil.
Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.Aku harus bisa membuktikan kepada orang yang sudah membicarakan ku itu.Yang selalu menanyakan kapan aku hamil.
Memang ini hanya bentuk dari salah satu ikhtiar kami,namun tidak ada salah nya kalau kami mencobanya.
Mungkin saja lewat jalan ini aku pun akan berhasil hamil.
Disini kami dikenalkan gerakan dan alat-alat yang baru pertama kali aku kenal.Dengan tidak banyak ppertanyaan aku pun fokus memprhatikan mbak-mbak petugas yang sedang mellakukan gerakan kepadaku.
Mbak-mbak yang sedang memegangku dia selalu mengajakku ngobrol.Agar aku pun rileks,dan begitu juga dengan mas Andre.
Dia senyum dan selalu menebar senyum kepada petugas Agar fresh .
Kami di jadwalkan untuk terapi semnggu 4 kali.Boleh di siang sore malam.Kalau pagi di hari kerja tentunya mas Andre tidak bisa,makanya kami bisa di waktu sore dan malam hari,kecuali hari sabtu dan minggu.Mas Andre bisa di siang hari nya.
...****************...
Terasa nyaman dan tidak ada rasa sakit sama sekali.Bahkan seperti di pijit rasanya.Karna ini terapi bukan semacam gerakan gym.he he he ....
Kami terbawa suasanya sampai-sampai se santai itu.
"Kenapa tidak dari dulu aku tau terapi seperti ini."gumamku sambil terbaring.
Hampir 2jam kami berada di ruangan tersebut dengan beberapa psangan yang lainnya juga.Para petugas memberi jeda istirahat untuk bisa sekedar makan atau minum sambil ber istirahat.Walaupun gerakan terapinya tidak menguras tenaga,namun petugasnya yang justru banyak gerak makanya mereka juga istirahat sejenak.
*
*
*
"Mas,kenapa kita tidak dari dulu tau terapi seperti ini ya...?"
"Karna mas baru sempet cerita masalah kita ini kemaren saat kamu merasa sesih dek dengan kejadian CFD kemaren."ujar mas Andre.
"Yasudah yang terpenting kita sudah mendapatnya info dan juga kita melakukan terapi ini sungguh-sungguh mas."
...****************...
Sembari istirahat kami pun memakan makanan kecil snack yang kita bawa dari rumah dan minum juz yang aku buat di rumah.
__ADS_1
Ini bisa jadi kegiatan baruku bersama mas Andre untuk mengisi waktu luang yang sangat bermanfaat.
Kami belum sempt cerita masalah terapi ini kepada orang tua kami masing-masing.Namun suatu saat kami akan ceritakan setelah terapi ini sudah berjalan setidaknya 2 bulan.
Krekkkkk....!!!!
Suara pintu di buka kembali dari ruangan terapi dan petugas pun mempersilahkan masuk kembali kami para pasiennya,untuk kembali melakukan terapi.
Sekitar 1.5 jam lagi mungkin ini akan selesai,karna kegiatan ini tidak boleh terlalu lelah.Karna bisa pengaruh dengan misi masa perkembangan.
Terkadang juga sesekali ada seorang ibu-ibu mengeluh sudah merasa capek,dan sontak petugas pun menyuruh ibu tersebut isterahat terlebih dulu.
Karna disini yang diutamakan adalah krnyamanan.
Hari pertama terapi,kami masih bersemangat dan tidak sabar ingin di lusa kembali terapi.
Karna mas Andre mengambil hari terapi di hari selasa kamis sabtu dan minggu.
Kenapa senin tidak di pilihnya? Karna senin hari dimana kerjaan selalu banyak menyambutnya,maka dari itu dia tidak ingin tambah setres atau kecapekan saat menjalani terapi.
Setelah waktu menunjukkan pukul 17:35 kami pun selesai terapi dan istirahat sebentar lalu pulang.
"Mas,berhenti sebentar aku pengen beli jajanan itu boleh...?"tanyaku sambil merengek kepada suamiku.
"Boleh lah dek,sana turun dan belilah..."jawab mas Andre.
Entah karna efek lapar atau efek dari terapi tadi aku tiba-tiba saja begitu pengen makan yang seger dan berkuah.Kebetulan yang aku pengen ini seblak. Hehehe..
Tau kan seblak adalah jajanan sejuta umat,yang dari anak-anak,remaja sampai emak-emak un menyukai makanan satu ini.
Walaupun antri aku pun sangat sabar menunggunya.Setelah pesan aku pun menghampiri mas andre.
"Mas,seblaknya antri sedikit lama ngak papa kan..?" tanyaku memastikan mas Andre tidak marah.
"Nggak apa dek lanjutkan dan tunggulah,mas nunggu disini saja sambil meminum minuman." yang di belinya didekat dimana motornya terprkir.
"Makasih ya mas...."saut ku manja ke mas Andre.
Setengah jam kemudian akhirnya pesanan ara pun selesai.
Seblak yang ia pesan adalah selalu dengan menu yang sama yakni seblak bakso ceker dan pangsit,sedikit pedas karna ia tau kalau mas Andre juga bakalan ikut makan,makanya dia tidak berani mesan yang terlalu pedas.
__ADS_1
Karna nanti suaminya itu bakalan kompain.he he he ....
Selepas dari itu dia sudah mulai terapi maka ara pun harus mengatur pola makannya agar lebih sehat dan tidak sembarangan.
Karna itu sangat berpengaruh.
"Kenapa seblak.. Kenaa tidak lainnya dek...?"
"Bukan kah seblak dari krupuk mentah,itukan nggak baik dek..apalagi kita sudah menjalani terapi loh...".ingat kan mas Andre kepadaku.
"Iya mas ini karna tadi kepengen sekali dan nggak bakalan sering-sering kok mas.aku janji....!!"sambil merayu.
"Sesekali yaa ingat...!!" tegaskan kepadaku.
"Baiklah mas....".sambil mringis.
...****************...
Terap pun sudah berjalan hampir sebulan.Dan kami sungguh sangat menikmatinya.
Suatu katika dimana kami sedang melakukan terapi ada sepasang suami istri yang satang dengan keluarga besarnya.Entah ada acara apa yang jelas semua mata yang berada di ruangan terapi tertuju pada gerombolan keluarga tersebut.Ya... Karna ruangan tersebut hanya di lapisi dengan kaca yang trasparan,makanya kita bisa melihat diluar ada kegiatan apa saja dari dalam ruangan tersebut.
Ternayata......
Terdengar suara teriakan tangisan yang saya fikir terjadi kesalahan atau sebagainya.
Melainkan ibu-ibu yang sudah berumur itu menangis bahagia menuju salah satu ketua terapi di tempat ini.ia menangis karna bahagia menantu nya itu berhasil hamil dalam waktu terapi 8bulan disini.
Saya mendengarkan cerita dari petugas yang berada di hadapan saya.
"Dia salah satu pasien kami bu.Dia sudah lama walaupun belum ada 1 tahun namun waktu 8 bulan sudah membuatnya berhasil hamil saat ini." ujar mbak-mbaknya.
"Semoga saya segera menyusul nya ya mbak...!?"ujarku yang penuh dengan harapan.
"Amiin... Semoga ya bu...".saut petugas tersebut.
Keluarga mereka pun menghampiri dan berjabat tangan kepada ketua terapi disni dan mengucapkan banyak terimakasih karna melui terapinya sudah bisa menjadikanya seorang nenek nantinya ketika cucu mereka lahir.
Sungguh suasana menjadi sejenak terenyuh karna tangisan bahagia mereka.Akupun ikut menangis terbawa suasana. He he he ...
BERSAMBUNG.....
__ADS_1