
Nisa pun pergi, kini tinggallah Mesya sendiri dan bergegas membersihkan pekarangan rumahnya, Cukup lama Mesya membersihkan pekarangan rumah itu "capek banget aku kira akan cepat selesai. tenyata tidak kata Mesya sambil melanjutkan kembali aktivitasnya Tiga puluh menit pun berlalu, akhirnya Mesya pun selesai membersihkan pekarangan rumahnya, dan Nisa pun datang membawa belanjaan "cepat benget bersihinnya kak kata Nisa "bukan cepat Nisa, tapi kamu yang kelamaan belanjanya kata Mesya samba tersenyum
"emang ita kak, perasaan Nika Cuma sebentar kok" kata Nita "cola deh kamu liat jam tangan kamu kata Mesya, Nita pun melihat jam tangannya oh iya yah, maaf kak kata Nita gak papa, ya udah kita masuk dulu yuk sambil ngemil kata Merya Mereka pun masuk ke dalam rumah kamu duduk saja biar saya yang mengatur bahan makanan ini kata Mesya baiklah kak kata Nira sambil meminum minumannya yang dia beli tadi.
__ADS_1
Tak lama datanglah Mesya cemilan yang Nita bawa tadi "ayo di makan" kata Mesya, Nisa pun mengangguk Cukup lama mereka berdua berbincang tanpa di sadar sudah jam Lima sore "kak Mesa, aku pulang dulu yah nanti bapak cariin" kata Nisa "eh iya, makasih yah, udah mau bantuin saya "kata Mesya "sama-sama kak, nanti Nisa ke rumah kakak lagi, kalau begitu Nisa pulang dulu kak" kata Nisa sambil berjalan keluar dari rumah Mesya.
Mesya pun memutuskan untuk membuat makan malamnya. “untung saja Nisa memberitahuku tentang rumah ini kalau tidak mungkin saja aku tidur di emperan tokoh” kata Mesya, tiga puluh menit makanan yang dibuat oleh Mesya sudah tertata rapi di ats meja. “akhirnya selesai juga,waktunya makan” kata Mesya. Mesya pun memakan makanan yang dia bua tadi sambil mengingat kehangatan di meja makan bersama dengan kedua orang tuanya.
__ADS_1
Tanpa Mesya tau di samping kamarnya telah di tempati oleh roh dari pria tampan, entas sudah berapa lama dia menempati tempat itu. “siapa wanita itu, berani-beraninya dia memasuki rumahku tanpa izin dengan ku, akan ku buat dia tidak betah di rumah ini. Tapi mana bocah itu?, aku tak perlu mengkhawatirkan dia. Dia juga roh sepertiku mana mungkin dia tersakiti” kata roh pria itu. mesya yang selesai dengan membersihkan diri segera mengistirahatkan tubuhnya. Mesya yang baru saja menutup matanya merasakan bahwa ada mahkluk tak kasat mata ingin mengganggunya.
Sebelum Mesya membuka mata, pertama-tama Mesya menghembuskan napasnya perlahan lalu membuka matanya “aku tau kau ada disana, tak usah menakutiku, karena itu hanya membuang energi mu saja, dan yah, aku tidak akan takut melihat wujud asli kalian karena aku sudah terbiasa melihat hal tak kasat mata sejak kecil jadi aku tak takut” kata Mesya.
__ADS_1
Mesya yang merasakan suasana ruangan itu kembali seperti semula akhirnya Mesya pun tidur karena terlalu lelah membersihkan rumah itu untung ada Nisa sih gadis ceria itu, dan dia akan memikirkan apa yang harus dia lakukan esok harinya.