Suara Yang Ku Rindukan

Suara Yang Ku Rindukan
Eps 9


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu, Mesya telah berkumpul dengan karyawannya yaitu Raina dan Edo “wah, kak Mesya rumahnya gede banget dan nyaman lagi” kata Raina “iya kak, dimana ruangan untuk kita melakukan jualan online kak” tanya Edo “ruang ada di sebelah sini” kata Mesya sambil membuka pintu ruangan itu “wah…. Luas banget kak” kata Raina “kita perlu tempat luar untuk itu, tapi ruangan ini perlu kita variasi supaya lebih terlihat cantik dalam kamera” kata Mesya “betul itu kak, kita mulai sekarang saja untuk variasi supaya kita cepat memulai penjualan kita” kata Edo “baiklah apa yang kita butuhkan untuk membuat ruangan ini cantik” kata Mesya.


“tenang saja kak, serahkan saja kepadaku” kata Edo “baiklah, beritahu aku apa saja bahan yang kau butuhkan supaya cepat untuk membelinya” kata Mesya. Tak lama datanglah Nisa, “kak, lagi apa” tanya Nisa “lagi ingin variasi ruangan Nis” kata Mesya “oh, kalau kakak perlu bantuan jangan sungkan meminta bantuan padaku” kata Nisa “iya, pasti kalian bertanya siapa dia” kata Mesya “nanti saja aku ceritakan, mendingan kalian kenalan aja dulu” kata Mesya.

__ADS_1


“halo nama saya Nisa, kalau anda namanya siapa” kata Nisa mengulurkan tangan kepada Raina “ nama saya Raina” kata Raina menjabat tangan Nisa “kalau kayak yang satu, namanya siapa” tanya Nisa “nama saya Edo” kata Edo “oke , sekarang kalian kan sudah saling mengenal satu sama lain. Sekarang alat dan bahan apa yang kamu butuhkan Do untuk variasi ruangan ini” tanya Mesya. “semua bahan dan alat sudah ada dan lebih cukup untuk variasi ruangan ini, sekarang aku mulai yah kak” kata Edo “oke jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada kami yah” kata Mesya “iya kak” kata Edo.


“kak, Nisa ke dapur dulu buat minum” kata Nisa “iya nisa” kata Mesya. “kak Mesya ketemu Nisa dimana” tanya Raina “kakak, ketemunya di ujung jalan dekat warung bakso, kamu lihat kan tadi ada warung bakso di ujung jalan pas menuju kesini” kata Mesya “iya lihat kak” kata Raina “kakak ke temunya di situ dan yang jualan bakso itu bapaknya Nisa.

__ADS_1


Dan tak lama datang lah Nisa membawa nampan berisi minuman segar “yuk, minum dulu setelah itu lanjut kerja lagi” kata Nisa meletakkan nampan itu di meja kecil. Mereka pun meminum minuman yang Nisa buat dan kembali ke kegiatan semula.


Tanpa mereka sadari jam makan siang pun telah tiba “Do, Na, Nis kita makan siang dulu, setelah itu lanjut lagi” kata Mesya “baiklah kak” jawab mereka “sekarang kalian ikut kakak, kita makan di luar gak papa kan kita jalan kaki karena warungnya dekat kok” kata Mesya.

__ADS_1


Mesya pun mengunci pintu rumah dan pagarnya, lima belas menit mereka berjalan mereka pun sampai di warung bakso “ayo kalian mau pesan apa, kalau kakak bakso” kata Mesya “samakan saja kak” kata Raina “Nis, kamu pesan juga kak yang akan mentraktir kalian” kata Mesya “eh.. iya kak” kata Nisa.


__ADS_2