Suara Yang Ku Rindukan

Suara Yang Ku Rindukan
Eps 7


__ADS_3

“kau gak ada kegiatan hari ini” tanya Vino “kan kau sudah melihatku bersantai seperti ini” kata Mesya ketus “santai dong jawabnya, aku nanya kan baik-baik” Kata Vino “mendingan sekarang kau diam, aku mau nonton” kata Mesya sedangkan si kecil Vero telah terlelap dalam dekapan Mesya. Vino pun beranjak dari tempat duduknya menuju kamarnya “dasar cewek, susah banget di tebak, daripada aku di situ mulu dengar bac*otannya mending aku ke kamar aja mengistirahatkan diri” kata Vino sambil berjalan menuju kamarnya.


“oh iya, aku baru ingat di rumah ini kan mempunya gudang yang cukup luas, mendingan aku gunakan saja sebagai tempat menjual online dan menyimpan barang-barang jualanku” kata Mesya sambil mematikan tv menuju ke gudang. Sesampainya di gudang “Cukup bersih, tinggal di sapu dikit dan di pel udah bisa deh di tempati. Mending aku sapu dulu gudang ini” kata Mesya berjalan menuju dapur mengambil sapu dengan tangan kiri karena di tangan kana nada Vero yang sedang tidur. “susah juga yah, kalau gini modelannya, untuk wajahmu imut dasar anak dedemit” kata Mesya sambil menyapu ruangan itu.


Tiga puluh menit pun berlalu, setengah gudang itu telah bersih “uh… capek juga, aku istirahat dulu deh setelah itu lanjut lagi” kata Mesya mendudukkan dirinya dilantai yang sudah dia sapu tadi. “daripada aku kesusahan membersihkan gudang ini dengan menggendong dedemit kecil ini mending aku taruh di kamar saja, kan ada Eva yang menjaganya” kata Mesya berjalan menuju kamarnya. “Va…Eva” panggil Mesya, Eva pun muncul dari balik lemari Mesya “ada apa” kata Eva “tolong jagain Vero, aku mau membersihkan gudang di lantai bawa” kata Mesya “iya, aku akan menjaga tenanglah serahkan saja padaku” kata Eva.


Setelah itu Mesya pun kembali ke gudang untuk kembali membersihkannya, butuh waktu satu jam Mesya membersihkan gudang itu. “akhirnya selesai juga” kata Mesya yang bernafas lega. Jam pun telah menunjukkan pukul dua belah lewat lima belas, “eh sudah waktunya makan siang, aku sampai melupakannya. Mendingan sekarang aku memasak untuk makan siang” kata Mesya bergegas ke dapur untuk memasak.


Dengan lihainya Mesya mengolah bahan makan mentah menjadi makanan yang enak walau pun sederhana tapi tak kalah enak dengan masakan rumah makan. Mesya mengolah sayur kangkung menjadi tumis kangkung, sedangkan ikan dia goreng dan tak lupa membuat sambel terasi yang membuat selera makan semakin meningkat di sertai dengan nasi hangat, lebih menggugah selera.


“walau pun masakan sederhana tapi rasanya gak kalah dengan rumah makan di luaran sana” kata Mesya sambil menata makanan yang telah dia masak di meja makan. Dengan hikmat Mesya memakan masakan dan tak terasa semuanya habis Mesya makan. “kenyangnya, habis ini cuci piring terus mandi” kata Mesya sambil bersenandung membersihkan meja makan setelah itu mencuci piring.

__ADS_1


Nanti pasti kau mengerti


Stelah sa hilang dan sa jauh


Untuk pergi


Ko akan tau bagaimana


Sa sayang ko tapi sa rasa parcuma


Yang buat sa trauma

__ADS_1


Nanti pasti ko mengerti


Stelah sa hilang dan sa jauh


Untuk pergi


Ko akan tau bagaimana


Sa sayang ko tapi sa rasa parcuma


Kau terus ungkit ungkit luka lama

__ADS_1


Yang buat sa trauma


“Cuma itu saja yang aku tau, karena seterusnya itu lagu ngerap membuat lidah ku terlipat” kata Mesya dengan menggunakan nada asal-asalan.


__ADS_2