
Sementara Nabila Yang bekerja di kantor Bu Rosita ia tidak memiliki keluhan apapun hari ini semua pekerjaan lancar semua.tepat pukul 12 siang waktunya Nabila istirahat di kantin kantor yang telah di sediakan oleh perusahaan.
" Nab istirahat yuk jangan kerja terus ntar cepet tua hlo" seru teman kerja sekaligus sahabat baru Nabila selama kerja di kantor ibu Rosita.
" Yee emang ada,kalo kerja bikin cepet tua" jawab Nabila
" yah ada lah"
" ya udah yuk ke kantin atau makan di luar" tanya Amel temannya
" di kantin saja biar bisa lihat seberapa ramainya kantin kantor ini saat waktu istirahat" jawab Nabila pada Amel
" ya udah yuk " ajak Amel
Kini Nabila dan Amel keluar dari ruangan kantor dan menuju ke kantin bersama.setelah berapa lama Nabila dan Amel sudah berada di kantin kantor dan langsung memesan makan ke ibu kantin.
Amel dan Nabila sudah memesan makana kini keduanya mencari tempat duduk yang kosong.
Pada saat sebelum menuju kantin Amel yang melihat Kantin sebelah ada yang merasa aneh tentang makanan yang di sediakan oleh pihak kantor,maka sedari tadi ia berfikir kenapa makanan yang disediakan untuk para staf kantor hanya sedikit Amel pun berkeinginan untuk menanyakan ke pihak pengelola kantin tersebut
Yah karena untuk makan siang di bagian staf biasa dengan para manager serta asisten manager kantor untuk makanan di bedakan karena dengan menunjukan kartu identitas bahwa pihak kantin bisa membedakan mana yang staf mana yang petinggi kantor.
"Hei Mel kanapa sedari tadi melamun" tanya Nabila
" gak kenapa-kenapa gua" jawab Amel
"beneran loe gak kenapa-kenapa,atau loe lagi gak enak badan, kalau loe gak enak badan mending periksa ke dokter kantor sana" tanya Nabila
" gak papa kok gua nab" jawab Amel
" ok,ya udah yuk lanjut makan keburu jam Istirahat habis
Kini Amel dan Nabila sedang menyantap makan,selang beberapa lama keduanya sudah selesai maka langsung balik kembali ke ruangannya.
" Mel loe kenapa sedari tadi waktu di kantin melamun" tanya Nabila
" gua curiga nab" jawab Amel
" curiga kenapa"
" waktu kita pergi kekantin tadi melihat kantin khusus untuk staf karyawan makaananya sedikit biasanya banyak banget hlo" jawab Amel
" hlah tadi loe lihat berapa macam makanan" tanya Nabila
" tadi gua lihat cuman ada 4 macam, biasanya ada 12 macam makanan dan lauk pilihan yang di sediakan kantin untuk karyawan" jawab Amel
" mungkin belum dapat sertoran dari distributor bahan makanan atau para petani gagal panen Mel" seru Nabila
" iya mungkin sih nab" jawab
Kini keduanya langsung melanjutkan perkejaannya masing-masing,dan suasana di ruangan menjadi hening seketika.
Amel yang merasa ingin ketoilet ia memutuskan pergi ketoilet.
__ADS_1
" nab gua ke toilet sebentar ya" seru Amel pada Nabila
" iya " jawab Nabila
Kini Amel telah keluar dari ruangannya dan langsung pergi ke toilet,namun toilet yang khusus untuk para manager yang berada di lantai itu penuh,maka Amel mencari toilet yang biasanya di gunakan oleh sataf karyawan biasa.
Amel sudah berada di dalam toilet, namun Amel yang mendengar ada beberapa karyawan mengeluh tentang makanan yang di sediakan oleh perusahaan merasa kurang bergizi"
Maka Amel mempunyai sebuah ide untuk merekam pembicaraan para staf yang ada di toilet perempuan tersebut dengan handphone nya
" sin loe beberapa hari ini makan di kantin ngk," tanya Diana pada Sintia
" iya emang kenapa" jawab Sintia
" kalau makanan yang di sediakan kantin perusahaan untuk kita sedikit dan tidak ada yang bergizi juga" seru Diana
" iya sih,sama gua juga gitu makanan yang di sediakan tidak ada yang bergizi"
" apa kita lapor ke atasan ya tentang persediaan makanan kantin kantor ini" seru Diana
" mana gua berani gua,yang ada malah kita kena SP " jawab Sintia
" iya juga sih,mau gimana lagi kita hanya staf rendahan kek gini" seru Diana
Setelah selesai Sintia dan Diana langsung keluar dari toilet, sementara Amel yang sedari tadi berada di dalam toilet sudah mematikan rekaman percakapan antara Diana dan Sintia.
Amel pun keluar dari toilet dan memasukan handphone ke saku bajunya dan balik lagi ke ruangannya.
Amel yang masih kepikiran tentang percakapan para staffnya itu langsung memberitahukan ke Nabila.
" info apaan Mel" jawab Nabila,
Amel langsung memutarkan rakaman yang ada di handphonenya pada Nabila,kini Nabila juga penasaran tentang itu.
Setelah selesai Nabila tidak begitu langsung percaya dengan satu bukti saja yang tentunya membutuhkan bukti yang lainya.
" ini baru satu bukti Mel,belum cukup kita laporkan ke ibu Rosita Mel" jawab Nabila pada Amel
" iya juga sih" jawab Amel pada Nabila
" ya sudah lajutin gih kerjaan loe keburu waktu pulang belum kelar ntar" seru Nabila pada Amel.
" iya,besok aku akan cari bukti yang lainya nab,biar tidak ada keluhan dari karyawan" seru Amel
" iya besok gua bantu juga" jawab Nabila
Kini keduanya melanjutkam perkejaannya masing-masing,tepat pukul 4 sore waktunya semua karyawan pulang, begitu pun Nabila dan Amel juga pulang kerumahnya
Sementara ibu Rosita yang belum mengetahui tentang keluhan para karyawannya kini masih berda di ruangannya,karena selama ini tidak ada keluhan apapun dari karyawan tentang makanan yang di sediakan oleh perusahaannya itu.
Keesokan harinya Nabila dan Amel berkerja seperti biasanya tidak ada halangan apapun dari bagian loporan pemasaran.tepat pukul 12 siang waktunya istirahat makan siang.
Keduanya memutuskan makan siang di rumah makan di depan perusahaan itu,kini keduanya sudah berada di rumah makan dan juga sudah memesan makanan.
__ADS_1
Dan langsung mencari meja yang kosong untuk menunggu,namun semua meja di rumah makan itu penuh hanya ada 2 kursi yang kosong.nabila yang melihat itu langsung ke kursi yang kosong itu yang ternyata ia satu meja dengan karyawan di kantornya. Kini keduanya ikut nimbrung gabung sama karyawan kantor itu
" maaf mbak boleh saya gabung sini, soalnya semua kursi penuh cuman ada kursi dua ini yang kosong mbak" tanya Nabila
Karyawan yang mendengar dan langsung menoleh siapa yang mengajak berbicara dengannya langsung menoleh ke samping,mereka di buat terkejut saat melihat siapa yang menyapa nya itu.
seumur-umur dia belum pernah makan satu meja dengan para asisten manager di kantornya itu,lantas keduanya menjawab
" iya Bu silahkan saja" jawab Meraka berdua
" jangan panggil Bu ketika di luar jam kerja kantor,panggil saja nama kita saja" jawab Amel
" tidak enak saya Bu,memangil atasan dengan nama saja" jawabnya
" sudah tidak apa-apa,biar kita lebih dekat" jawab Nabila
" iya santai saja,dan lanjutkan makan kalian"
Tak berselang lama pesanan berempat datang, keempatnya langsung makan agar nanti tidaj terburu jam istirahatnya habis.berapa lama kemudian keempatnya sudah selesai makan dan memutuskan untuk berbincang-bincang.
Amel juga ingin menanyakan ke Karyawan itu kenapa tidak makan di kantin kantor saja yang gratis dan malah makan di luar.
" kenapa mbak tidak makan di kantin kantor padahal sudah di sediakan gratis hlo" tanya Amel
" tidak kak,kami merasa makanan yang disediakan hanya itu-itu saja dan tidak bergizi juga kak" jawab mereka
Sementara Nabila yang tadi sudah di kode oleh Amel kini juga merekam pembicaraan antara Amel dan karyawannya itu.
" oh begitu ya,emang tidak ada yang berani melaporkan" jawab Amel
" sebenarnya kami ingin melaporkan ini kak,tapi kamu takut terkena imbasnya sendiri kak" jawabnya
" Emang sudag ada yang lapor kak,tapi pelapor itu malah di pecat sama atasan itu" jawabnya
" oh gitu,ya sudah besok saya bantu untuk melaporkan ini ke ibu Rosita langsung agar bisa di tidak lanjuti beliau sendiri,"
" dan jika kalian diminta untuk menjadi saksi sama Bu Rosita apakah bersedia" seru Nabila yang kini mulai ikut berbicara karena Nabila yang sudah mengenal ibu Rosita baik dan tegas
Sementara karyawan itu hanya diam saja takut menyanggupi permintaan Bu Rosita ketua ingin dimintai keterangan.
" kalian tidak usah takut sama ibu Rosita,ibu Rosita itu baik kok,selama kalian tidak ada salah atau tidak membuat kesalahan." jawab Nabila
" iya,kalian tidak usah takut,nanti saya bantu juga kok sambil menyerahkan bukti lainnya." imbuh Amel
" baik kak kami bersedia" jawab nya
" ya sudah kalo begitu,yuk balik ini sudah mau habis waktu istirahatnya dan untuk makanan kalian biar saya bayar sekalian" seru Nabila
" tidak usah kak,kami ada uang kok" jawab
" tidak apa-apa ini sebagai perkenalan kita saja,tidak usah sungkan" jawab Nabila
" baik kak kalau begitu terimakasih dan saya ijin balik duluan kak,karena ada Kerajaan yang belum selesai" jawabnya
__ADS_1
" iya silahkan kalian duluan saja" jawab Amel
Kini karyawan itu meninggalkan rumah makan, sementara Amel dan Nabila masih di depan kasir untuk membayar makanannya.