
" kamu mau di masakin apa" seru Anisa
" seadanya bahan aja kak" seru Susi
" baiklah dek,bentar Kaka lihat dulu bahannya dek" seru anisa
" iya kak" seru Susi
Anisa pun menuju ke kulkas untuk melihat bahan yang bisa di masak hari ini.kebetulan ada bahan bakwan sisan membuat capcay kemarin malam jadi Anisa ingin memasak capcay goreng saja.
" kita masak cap cay goreng aja dek, kebetulan ini ada bakwan sisa kemarin dek, mubazir kalau tidak di masak dek" seru Anisa pada Susi
" iya topingnya di kasih sosis sama bakso ya kak" seru Susi
" iya ada kok dek bakso sama sosisnya" seru Anisa
Anisa pun langsung mengesekusi bahannya dan untuk Susi di minta mencuci beras dan mencuci bawang merah dan putih.
" dek kamu cuci beras terus minmasukan ke magic com ya dek,habis itu cucu timun untuk lalapan dek" seru Anisa
" iya kak,ini bentar lagi selesai ngurus bawang merah dan putih kak" seru Susi
Selesai mengurus bawang merah dan putih Susi pun langsung mencuci beras dan di masukan ke Magic com.serta dan timunnya di iris kecil-kecil juga sama kubisnya dan tomatnya juga.
Tak berselang lama Nabila sudah selesai sholat subuh ia menghampiri Anisa dan Susi untuk membantu memasak dan kali ini Nabila kebagian membuat minum.
" ada yangul bisa kak bantu dek" seru Nabila
__ADS_1
" gak ada sih kak,cuman aku sama Susi belum buat minum tapi aku sudah masak air dan itu juga udah mendidih kak" seru Anisa
" ya udah biar kakak yang membuat minumnya dek" seru Nabila
" iya kak, seperti biasanya ya aku" seru Susi ya g minta di buatkan susu jahe
" siap dek" seru Nabila
kini Nabila pun segera meracik teh,kopi,susu jahe di gelasnya.tak berselang lama Bu Sarah datang dan bertanya apa besok Minggu Nabila dan Anisa ada acara tidak kalau tidak Bu Sarah ingin menyuruh di antarkan ke pengajian organisasi tunanetranya yang sudah terjadwal.
saat mendengar semua sedang sibuk Bu Sarah menguruskan niatnya untuk bertanya pada Anisa dan Nabila karena tidak ingin menganggu memasak dan Bu Sarah pun memutuskan ke ruang tamu saja semabari menunggu sarapan pagi siap.
satu jam kemudian Anisa,Nabila dan Susi sudah selesai memasak kini ia kembali ke kamarnya untuk mandi dan ganti baju sesuai kegiatan hari ini.
Selesai mandi semua yang ada di rumah termasuk satpam yang menjaga di panggil untuk sarapan pagi.
" pak Bu ndre sarapan pagi sudah siap" seru Nabila yang sudah ganti baju kerja hari ini
" bentar kak aku panggil pak Toni yang satpam yang jaga rumah kak" seru andre
" iya dek m,buruan ntar kamu terlambat kesekolah dek" seru Nabila
" siap kak" seru Andre
kini Andre pun bejalan keluar untuk memanggil pak Toni agar ikut sarapan bersama
Setelah itu semua sudah berkumpul di meja makan termasuk pak Toni yang jadi satpam jaga sekaligus jadi sopir keluarga pak Danang yang mana baru bekerja di rumah pak danang sebulan yang lalu.
__ADS_1
awalnya pak Toni itu dulu seorang preman diaerah tempat tinggal Bu Marni orang tuanya Susi dan Andre ketika itu ia tak sengaja bertemu dengan Nabila di pasar saat berbelanja kebutuhan sehari-hari kala itu ada Sorang ibu-ibu yang kecopetan dan Nabila mengejar dan menangkap copet itu.
Banyak desakan warga ingin jebloskan ke penjara saja namun Nabila enggan melakukannya dan setelah di ajak berbicara berdua dengan Nabila,pak Toni yang baru saja di tinggal oleh istrinya meninggal dunia dia depresi dan memutuskan untuk jadi copet .
Namun setelah di periksakan ke dokter dan di bawa ke psikiater pak Toni bisa sembuh dan ingin membalas budi atas apa yang dilakukan oleh Nabila untuknya yang mana Nabila menanggung semua biaya berobat ke dokter dan ke psikiater.
Dan Nabila yang kala itu di rumah belum ada yang jaga di rumahnya maka Nabila mengajak pak Toni untuk bekerja di rumahnya itu. Pak Toni dengan senang hati mau menerima tawaran dari Nabila itu dan pak Toni awalnya tidak ingin di gaji oleh Nabila karena sudah membatu biaya berobat yang kalau di perkirakan bisa mencapai jutaan tapi Nabila tetap menggaji pak Toni juga walaupun pak Toni sempat menolaknya.
kala itu Nabila yang secara sembunyi sembunyi menaruh rahasia membiayai berobat pak Toni dan Nabila belum minta izin ke pak danang dan ibu Sarah,saat pak Toni sudah di nyatakan sembuh total akhirnya Nabila bercerita dengan keluarganya serta membawa pak Toni ke rumahnya sekalian.
Awalnya pak danang tidak mau menerima pak Toni sebagai penjaga rumah, sampai-sampai pak Toni memohon kepada pak danang,setelah di yakinkan oleh Nabila akhirnya pak Danang mau menerima sebagi penjaga rumahnya serta menjdi sopir di keluarga itu.
Sebenarnya pak Toni orang baik akan tetapi kondisi ekonomi dan baru di tinggal oleh istrinya meninggal dunia jalan yang di tuju pak Toni mencopet di pasar.
awalnya berjalan aman saja tidak ada yang tau kalau pak Toni itu pencopet.
Nabila yang mempunyai insting kala itu sudah curiga dengan gerak gerik pak Toni saat Nabila tiba di pasar. Kecurigaan itu menjadi kenyataan pak Toni mencopet dompet ibu-ibu yang ber ada di lapak sebelah Nabila sedang memilih sayuran.
Dan akhirnya dengan syarat pak Toni bisa berubah untuk menjadi lebih baik lagi mulai dari sopan santun kesemua orang dan ya g terpenting itu ibadahnya juga harus tertib tidak ada yang bolong sekali pun.
Saat di tanya oleh Anisa tentang ibadahnya pak Toni hanya tertunduk malu tidak mau menjawab pertanyaan yang di ajukan Anisa saat itu.dan pak Toni juga berjanji akan memperbaiki sikapnya dan ibadahnya kala berkerja di rumah pak Danang.
kemabali ke mej makan, saat ini keluarga pak Danang sudah berkumpul di meja makan untuk makan bersama pak Toni juga sudah terbiasa makan bersama majikannya itu.
Yang dulu enggan makan bareng bersama pak Danang dan keluarga.setalah di jelaskan oleh Susi dan Andre akhirnya mau makan bersama juga
Selesai makan seperti biasanya Nabila,Anisa dan Susi mencuci piring dan gelas yang kotor selesai mencuci piring dan gelas semua pergi ke kamarnya masing-masing untuk mengambil tasnya.
__ADS_1
Nabila dan Anisa mengambil kunci mobil dan tas untuk bekerja sedangkan Andre dan susi mengambil tas sekolahnya dan kunci motor untuk Andre yang sudah mempunyai SIM c sudah bisa mengendarai motor untuk berangkat kesekolah dan berboncengan dengan adiknya Susi.
Sementara pak danang kegiatannya seperti biasanya pergi ke panti pijat asrama untuk sekedar berbincang-bincang dengan teman-temannya yang tunanetra juga untuk pak Toni pergi pos satpam untuk menjaga rumah pak Danang.