
" Assalamualaikum" seru Anisa dari depan pintu rumah.
" wa'laikumssalam,baru pulang dek" tanya Nabila
" iya kak,tadi habis ada kegiatan di care free day kak" jawab Anisa
" ya sudah sana ganti baju dek" seru Nabila pada Anisa
" iya kak" jawab Anisa
Anisa pun pergi ke kamarnya untuk ganti baju,selang beberapa menit Anisa ikut bergabung bersama kakaknya dan Amel di ruang tamu untuk nonton televisi bersama
" bapak sama ibu dimana kak tumben sepi amat nih rumah" tanya Anisa pada kakaknya
" masih di panti dek, mungkin sebentar lagi akan pulang dek" seru Nabila
" itu asram yang buat pakai uang kalian sendiri nab,nis?" tanya Amel
" ngk juga Me,aku cari donatur untuk membantu buat asram itu Mel" jawab
" terus siapa saja yang jadi donatur nab" tanya Amel
" ya banyak,termasuk Bu Rosita bos kita di Perusahaan Mel" jawab Nabila
" hah Bu Rosita nab" seru Amel
" iya Mel" jawab Nabila
" kok bisa nab,secara kan sebelum kamu masuk ke perusahaan Bu Rosita tidak pernah Nerima proposal dek, aku juga gak di kasih kabar sama sekertaris Bu Rosita nab"
__ADS_1
" ya kamu ngk bakalan di kasih tau Mel,orang itu pakai uang pribadinya sendiri Mel" Jawab Nabila
" oh gitu ya,tapi kan bisa juga pakai uang perusahaan Mel,kan Bu Rosita punya banyak cabangnya Mel" seru Amel
" iya sih bisa saja gitu Mel, tapi aku tidak perlu memikirkan uang pribadi atau perusahaan Mel,yang penting uang itu di dapat dengan halal Mel" seru Nabila
Sementara Bu Rosita di rumah yang sedang berbincang-bincang dengan ibunya di gazebo belakang rumah,Bu Rosita ingin mewakafkan salah satu perusahaan cabangnya untuk Nabila agar uang dari perusahaan itu bisa di gunakan untuk biaya operasional asrama yang di dirikan Nabila serta hasil donasinya sendiri
karena selama ini Nabila berkerja dengan baika dan tidak ada masalah apa pun bersama temannya di kantor,serta ide nya yang membuat perusahaan Bu Rosita bisa berkembang.
Berhubung Bu Rosita itu anak tunggal dan tidak memiliki adik atau kakak maka Bu Rosita ingin mewakafkan salah satu cabangnya agar di pimpin oleh Nabila nantinya.
" yah aku ingin berbicara penting sama ibu" seru Nabila pada ibu
" bicara apa nak,apa di perusahaan ada masalah nak"
" tidak ada masalah apa- apa Bu" jawab Bu Rosita
" ibu bisa aja,ak belum kepikiran kesitu Bu, masih ada cita-cita yang belum aku capai Bu" jawab Rosita
" cita-cita apa nak,kamu sudah sukses berkarir nak,jadi sudah waktunya kamu menikah nak" seru ibunya
" iya ini yang aku ingin bicarakan sama ibu tentang cita-cita aku Bu" jawab Rosita
" apa cita-citamu nak" seru Rosita
" aku ingin membantu orang yang labih membutuhkan Bu,untuk menambah pahala ku nantinya Bu" seru Bu Rosita
" iya terus apa yang ingin kamu lakukan nak" seru ibunya
__ADS_1
" aku ingin memberikan salah satu cabang perusahaanku ke orang yang telah menyelamatkan ku kitaka dulu Bu" seru Bu Rosita.
" emang orang itu pernah menyelamatkanmu,ada masalah apa nak" seru ibunya
" iya Bu dulu waktu aku di culik sama saingan perusahaan ku yang nyelamatin dia juga buk,terus ada yang ingin korupsi di perusahaan ku juga dia yang membantu ku mencari beberapa bukti dan masih banyak lagi buk,termasuk tas aku yang sempat di jambret dan isinya itu berkas penting buk,coba kalau berkas itu hilang mungkin perusahaan ku bangkrut Bu" jawab Rosita
" oh gitu,terus apa kamu sudah menyelidiki dia orangnya baik,atau cuman cari muka saja di kantor nak" seru ibu nya Rosita
" dia ngk pernah gitu Bu,dulu aku kasih imbalan jabatannya naik dia tidak mau Bu" jawab Rosita
" alasannya kenapa kok dia tidak mau di kasih imbalan jabatan naik nak" tanya ibunya
" dia ingi berusaha sendiri Bu dengan kerja keras Bu,bukan hanya karena dia bisa menemukan orang yang telah mengkorupsi perusahaan Bu" seru Rosita
" dan ibu kalau tau latarbelakang keluarganya pasiti terkejut Bu,aku dulu pas waktu ketemu dikantor polisi dia sama kedua orangtuanya Bu," seru Rosita
Rosita pun bercerita tentang kehidupan keluarga Nabila dan Anisa sama ibunya
" kedua orang tuanya itu tunanetra semua Bu,bahkan dia juga telag membangun sebuah asrama khusus untuk disabilitas tunanetra yang tidak punya tempat tinggal,maka ia perbolehkan untuk tinggal di asrama dia miliki Bu" Jawa Rosita
" oh ya kapan - kapan kalau ada waktu kamu ajak main kesini nak,ibu pengen tau orangnya" seru ibunya
" sebenernya nanti habis magrib aku ingin pijat sama ibunya dia Bu,kalau ibu mauboleh kok ikut sama aku"
" ya sudah ibu ikut kalau gitu nak" seru Ibunya
" ok nanti habis magrib kita siap-siap Bu,aku tak ngasih kabar ke dia Bu"
" ya sudah kita masuk kedalam mandi dulu Bu,bentar lagi juga adzan magrib Bu" seru Rosita
__ADS_1
Kini Rosita dan ibunya masuk dan pergi ke kamarnya masing-masing untuk mandi dan sholat magrib di kamarnya.