
Selepas kepergian Anisa ibu Halima pun segera menuju ke bagian administrasi untuk menanyakan berapa biaya perawatan anaknya itu
" permisi Susi" seru ibu Halimah
" iya Bu, ada yang bisa saya bantu" seru suster
" saya mau menanyakan biaya korban kecelakaan tadi sore Bu atas nama Febri Bu," seru Bu Halimah
" sebentar Bu saya cek dulu Bu" seru suster
setelah itu suster mengecek di komputer
" maaf Bu untuk biaya atas nama Febri sudah lunas Bu sampai anak ibu pulang dari rumah sakit ini " seru susternya
" hahhh" jawab ibu Halima yang nampak terkejut
" siapa Susi yang sudah membayar kalau boleh saya tau" seru Bu Halimah
" tadi si penabrak anak ibu dan mbak yang tadi berbicara dengan ibu" seruul susternya
" hah Berti Anisa,Masya Allah dia baik banget," seru ibu Halimah
" ya udah susu terimakasih" seru Bu Halimah
" iya Bu sama-sama l" seru susternya
kini Bu Halimah kembalu duduk di ruang tunggu depan IGD tadi seraya menghubungi keluarganya yang lainny untuk meminta bantuan agar di bawakan baju ganti untuk nya nanti ketika Febri di rawat inap.
Sementara itu Anisa yang sudah berada di mobilnya kini Ia tampak mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang saja karena kini sudah jam setengah sebelas malam jadi jalanan sudah nampak sepi tidak macet juga.
Setengah jam kemudian Anisa sudah sampai di depan rumahnya dan langsung membuka pintu gerbangnya serta tak lupa mengunci lagi gerbangbya itu
Nabila yang belum tidur nampak berjalan ke arah garasi mobil untuk membukakan pintu garasinya agar Anisa segera memasukan mobilnya.
" makasih kak,kok belum tidur kak" tanya Anisa pada kakaknya Nabila
" belum ngantuk aku dek,sekalian mau liat televisi dek" seru Nabila
" oh ya udah kak,aku mau bersih-bersih dulu kak" seru Anisa
" iya dek sana" seru Nabila
Kini Anisa sudah meninggalkan garasinya dan Nabila pun kembali ke ruang tamu untuk melanjutkan menonton televisi.
__ADS_1
Tak lama berselang Anisa sudah selesai mandi dan juga makan malam,Anisa pun menghampiri kakaknya Nabila untuk bergabung menonton televisi bareng sembari membawakan cemilan serta kopi dari dapur.
" ini kak cemilannya kebetulan tadi aku singgah dulu ke minimarket kak," seru Anisa
" iya dek makasih,kamu pengertian banget" seru Nabila
" iyalah sama Kaka sendiri" seru Anisa
" oh ya dek terus gimana korban kecelakaan yang kamu tolong tadi dek" tanya Nabila
" ya yang satunya sedikit parah lukanya dan yang satunya luka ringan saja kak" seru Anisa
" sebelum kamu pulang apa keluarganya udah datang dek" seru Nabila
" Alhamdulillah udah datang kak,tau ngk kak tadi yang dikira nabrak korban itu aku" seru Anisa
" hlah gimana ceritanya bisa nuduh ke kamu dek" seru Nabila
" iya gak tau kak,setelah ibunya tanya ke suster jaga di mana anaknya di rawat,setelah tau langsung menuju ke IGD,dan di situ yang nunggu aku doang kak dan terjadilah kak aku di marahin kak" seru Anisa
" terus giman kamu bisa menyakinkan ibu itu dek, ternyata hanya salah paham dek" seru Nabila
" ya aku panggil scurity yang bantuin aku mindahin korban ke kursi roda untuk membantu aku menjelaskan ke ibu itu kak" seru Anisa
" iya kak,sebelum scurity menghampiri aku,aku juga sudah menjelaskan ke ibu itu namun tidak percaya ka" seru Anisa
" ya yang sabar sek" seru Nabila
" iya kak untung tadi scurity yang jaga masih sama kak,kalau udah ganti orang atau udah oper shift gimana jadinya kak" seru anisa
" iya sih dek,terus biaya administrasi gimana dek". Seru Nabila
" ya berhubung keluarga belum Dateng dan pasien agar bisa di tangani aku sama si penabrak itu patungan kak" seru Anisa
" oh gitu semoga uang kamu bisa di ganti sama Allah dek dan berkah dek" seru Nabila
" amin kak" seru Anisa
" oh ya dek di kantor cabang Bu Rosita sedang ada yang ingin mengkorupsi uang perusahaan dek kemarin Bu rosita datang meminta solusi ke aku dek" seru Nabila
" terus kak kasih solusi apa kak" seru Anisa
" ya sementara aku suruh kasih alat penyadap suara bila ada yang ganjal dengan manager itu dan juga bisa di jadikan bukti rekaman dek" seru Nabila.
__ADS_1
" terus berkas yang di curigai apa udah ada kak" seru Anisa
" sudah ada tapi kan kita cari bukti lain dek, tidak hanya satu aja dek" seru Nabila
" iya kak,bilang ke ibu Rosita jika nanti butuh bantuan aku, insyaallah aku siap kak membantu mengusut orang itu kak" seru Anisa
" iya aku juga sudah bilang kok dek" seru Nabila
" ok, terus penyelidikan sekarang sudah sampai mana kak" seru Anisa
" kalau itu aku belum ada kabar dari Bu rosita dek" seru Nabila
" oh,ya kalau semua bukti sudah lengkap langsung aja buat laporan ke polisi kak biar nanti pihak kepolisian yang menyelidiki kak serta menangkap pelakunya kak" seru Anisa
" iya dek besok aku bilangin dan Bu rosita kak" seru Nabila
" udah yuk kak tidur aku udah ngantuk nih" seru Anisa
" iya aku juga udah ngantuk dek,bentar kita bersin cemilan ini dan masukan ke kulkas biar besok bisa di makan lagi dek" seru Nabila
" iya kak ayo" seru Anisa
Kini Nabila dan Anisa membersihkan meja ruang tamu dan mencuci gelas koter bekas minum kopi serta memasukan cemilan yang masih ke kulkas agar besok bisa di makan lagi.
Setelah selesai keduanya langsung masuk ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat dan tidur agar besok saat mau kerja tidak bangun kesiangan.
Dipagi hari Nabila yang sudah bangun kini ia beranjak ke kamar mandi untuk berwudhu dan sholat subuh di kamarnya,sedangkan Anisa yang masih libur sholat kini ia juga sudah bangun dan langsung mencuci muka di kamar mandi serta sikat gigi.
Setelah selesai sikat gigi dan cuci muka Anisa pun segera turun ke bawah menuju ke dapur untuk memasak sarapan pagi dan kebetulan juga Susi bangun tidur.
" pagi kak" seru Susi
" pagi juga dek" seru Anisa
" kakak semalam pulang jam berapa kak" seru Susi
" jam sebelas dek" seru anisa
" malam banget kak" seru Susi
" iya habis kakak nungguin keluarga korban datang dulu dek,kalau Kaka tinggal pulang bila terjadi sesuatu sama korban dan tidak ada yang mengurus gimana dek " seru Anisa
" iya juga kak, ya udah sekarang mau masak apa kak" tanya Susi
__ADS_1