SUKSESNYA ANAK TUNANETRA

SUKSESNYA ANAK TUNANETRA
BAB 6


__ADS_3

Di sore hari Nabila dan Anisa telah bangun dari tidur siangnya pada pukul 4 sore, keduanya langsung bergegas pergi ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan sholat ashar terlebih dahulu.


Selsai sholat ashar keduanya langsung kedapur memasak untuk persiapan makan malam nanti.


Sementara di satu sisi orang suruhan ardi yang disuruh untuk mengawasi atau mencari tau informasi tentang keluarga Anisa dan Nabila pun bertanya ke tetangga sebelah rumah pak Danang dan ibu Sarah.


"permisi Bu,apa boleh bertanya sesuatu Bu" tanya orang suruhan ardi.


"oh boleh pak, silahkan duduk " ibu itu mempersilahkan duduk tamunya


" apa yang mau di tanyakan pak" tanya ibu itu


" begini buk saya mau minta informasi tentang keluarga Nabila dan Anisa Bu"


"memangnya bapak dari mana ya" tanya ibu itu


" oh saya dari kampus yang telah didaftarkan oleh teman saya. Disuruh melihat keluarga Anisa dan Nabila Bu"


"ohh dari kampus,"


"iya buk ibu bisa bantu saya mengenai kehidupan keluarga Anisa dan Nabila buk"


"bisa pak"


"boleh saya minta ibu cerita sedikit saja"


"jadi begini pak, keluarga Nabila dan Anisa itu dari keluarga yang berkecukupan, pekerjaan orang tuanya hanya jadi tukang pijat di rumahnya itu, sementara Nabila yang sebagai kakaknya sudah lulus sekolah SMA tahun kemarin dan untuk adiknya Anisa telah lulus sama baru saja."


" dan mereka sekarang bekerja sebagai apa gitu di aplikasi sambil live streaming gitu saya kurang paham masalah itu,setelah itu tau-tau ada sebuah mobil pengantar paket menurunkan sebuah produk kecantikan itu pak"


"oh mungkin ia dapat endorsement dari produk kecantikan Bu"


"oh gitu ya pak"

__ADS_1


"cuman itu saja pak yang saya tau,dan untuk kehidupan di luar sana suka ada beberapa teman-teman pak Danang yang sering datang untuk sekedar ada acara arisan atau apalah itu saya kurang tau pak".


"ya sudah terimakasih Bu infonya,ini ada sedikit uang dari saya,jangan kasih tau kalau saya mencari info tentang keluarganya ya Bu".


"iya pak aman kalau ada fulusnya heheh," jawab ibu itu sambil tersenyum.


semetara di rumah pak Danang Nabila dan Anisa telah selalai mandi, setelah itu ia melaksanakan sholat Maghrib di rumahnya,selesai sholat Nabila dan Anisa langsung ke meja makan untuk makan malam yang telah di siapkan oleh Nabila dan Anisa.


Di kantor polisi komand Ardi mengambil handphone nya untuk menelpon Nabila.


"haloo selamat malam apa betul ini saya berbicara dengan dek Nabila ?" tanya komandan


" iya betul pak,dengan saya sendiri,terus saya berbicara dengan siapa ini"


"oh saya komandan Dodi nak,dari kepolisian,"


"oh memangnya ada apa ya pak kok bapak telpon saya,apa ada kesalahan saya pak sehingga bapak sendiri yang telpon saya" jawab Nabila yang sedang ketar ketir di hatinya,siapa yang tidak deg deg an seketika dapat telpon dari komandan kepolisian.


" tidak kok nak, Nabila tenang saja kamu tidak berbuat salah atau berbuat tindak kriminal lainya,saya berniat mengucapkan banyak terima kasih karena telah membantu pihak kepolisian yang telah menangkap preman yang menjadi target operasi kami".


" tidak nak Nabila itu sungguh luar biasa juga,maka dari itu kami dari pihak kepolisian mau mengundang anda dan keluarga untuk mengahadiri acara makan dan penyerahan penghargaan ke kalian besok di kantor dek,apa bisa datang dek".


"baik pak insyaallah saya usahakan datang pak"jawab Nabila


"ya sudah dek cuman itu saya keperluan saya sama dek Nabila"


"baik pak, kalau begitu saya tutup teleponnya ya pak"


"iya dek ,besok saya tunggu ya" jawab komandan


"iya pak"Nabila pun langsung menutup panggilannya.


Selasai dapat telpon dari komandan kepolisian itu Nabila memberitahukan ke keluarganya saat sedang berkumpul di ruang tamu nanti.

__ADS_1


Kalau begini nanti jadi tau orang tua Nabila dan Anisa,kalu ia pernah berkelahi dengan preman dan mempunyai ilmu beladiri juga.


Sebenarnya Nabila tidak ingin ngasih tau ke keluarganya tentang ia dan Anisa ikut beladiri,tatapi mau bagaimana sudah terjadi saatnya ia jujur pada orang tuanya apa yang ia miliki tentang ilmu beladiri dirinya dan menjelaskan alasan ikut latihan beladiri di sekolahnya dulu.


semuanya sudah berkumpul di ruang tamu orang tua Nabila dan Anisa pun memulai berbicara.


"pak Bu,tadi baruu saja aku di hubungi oleh pihak kepolisian untuk datang ke kanto posisi Bu" seru Nabila


" hah memang ada apa nak,apa kamu berbuat kriminal nak,ibu tidaj mengajarkan kalian berbuat kiriman nak" jawab ibunya yang merasa khawatir ke anaknya yang tiba-tiba di hubungi oleh kepolisian


" ibu tenang dulu kita tunggu penjelasan Nabila kenapa bisa di hubungi oleh kepolisian,ibu jangan main asal bertanya tanpa spasi dan komanya Bu" pinta pak Danang pada istrinya untuk menenangkan


" begini Bu beberapa waktu yang lalu saya dan Anisa yang habis mengantar pesanan di sebuah cafe ada beberapa preman yang berbuat kerusakan dicafe itu,dan ketika itu aku dan Anisa menengahinya,namun ketika preman itu tidak mau di ajak berbicara baik-baik akhirnya ada keributan antara aku dan preman itu Bu" jawab Nabila


"namun siapa sangka preman yang aku lawan sama Anisa itu ternyata buronan polisi Bu,dan ada salah satu anggota meminta no telepon Nabila tapi Nabila tidak tau untuk apa Bu"


" oh begitu ya nak,tapi kamu tidak kenapa-kenapa kan nak".sambil berpindah ke tempat duduk anaknya dan meraba seluruh badan anaknya untuk memastikan keadaan anaknya baik-baik saja.


" aku dan Anisa Tidak kenapa-kenapa kok Bu,ibu tenang saja,jangan khawatir."


"gimana gak khawatir nak,anak perempuan ibu berkelahi dengan preman yang buron polisi, takut nya Nanti kamu jadi incaran preman itu di kemudian hari nak,itu kekhawatiran sang ibu"


" jadi gimana ini Bu mengenai undangan itu Bu,apa kita datang atau tidak Bu" tanya Nabila pada kedua orang tuanya


" lebih baik kita datangi saja nak,"


"baik Bu kalo begitu nanti saya kabari jam berapa kita datang ke kantor polisi itu Bu"


" iya nak" jawab ibunya


Selsai berbicara dengan anak pak Danang dan ibu Sarah pergi ke kamar nya untuk istirahat tidur karena sudah jam 10 malam


Sementara Nabila dan Anisa masih di ruang tamu mencatat pesanan yang masuk di handphone nya. Dan memesan lagi ke pabriknya,sambil memakan cemilan di mejanya.

__ADS_1


satu jam meneruskan pesanan akhirnya selesai dan mereka beranjak pergi ke kamarnya untuk istirahat tidur malam.


__ADS_2