SUKSESNYA ANAK TUNANETRA

SUKSESNYA ANAK TUNANETRA
BAB 14


__ADS_3

Anisa pun kini elah erada dihalaman kantor polisi untuk melaksanakan apel pagi bersama polisi yang lainnya.seteah apel selesai Anisa dan yang lainnya melakukan jalan sehat mengelingi kantor polisi itu dan melaksanakan jumaat bersih yang kegiatannya bersih-bersih taman di kantor polisi tersebut.


Tepat pukul 10 pagi selsai membarsihkan taman Anisa menuju keruanganya di bagian foto untuk memfoto yang ingin membuat SIM


sementara di kantor Bu Rosita kini telah diadakan rapat secara mendadak untuk mencari tau solusi tentang keluhan karyawan di kantornya.


dan di kantin perusahaan seorang suruhan pak Adit asisten Bu Rosita tengah menggali informasi tentang manager yang mengkorupsi uang untuk persediaan makan karyawan di kantor perusahaan Bu Rosita.


" nab kira-kira sudah ketemu belum ya siapa yang mengkorupsi uang untuk konsumsi kantin nab" tanya Amel


" ya aku gak tau,kan masih di selidiki sama pak Adit kan" jawab Nabila


" iya juga ya" jawab Amel


" kita tunggu saja,aku juga sudah ngasih tau sama adik ku juga,Jika nanati Bu Rosita melaporkan kasus ini biar langsung di tindak lanjuti sama pihak berwajib Mel" jawab Nabila


Di ruang miting kini suasana tengang karena Bu Rosita menunjukkan muka marah ke pada karyawan yang tidak mau jujur.


" kalau tidak ada atau siapapun itu,nanti datang keruang saya "


" saya yang mengkorupsi uang untuk konsumsi kantin Bu" jawab pak Sholeh


" baik,untuk yang lainya bisa keluar dari ruangan miting ini,biar saya sama pak Sholeh yang tinggal disini" seru Bu Rosita kini semua orang yang ada di ruang miting itu keluar kecuali Bu Rosita,pak Adit,dan pak Sholeh


" mari ikut saya ke ruangan saya pak kita bicarakan di sana saja" pinta Bu Rosita pada pak Sholeh dengan muka sedikit tenang setelah tau siapa yang melakukan korupsi.namun tidak bagi pak Sholeh yang tegang.


" silahkan duduk pak" pinta Bu Rosita pada pak Sholeh


" baik Bu"


" langsung saja ke inti pak, kenapa bapak melakukan korupsi di kantor saya pak?" tanya Bu Rosita pada pak Sholeh


" maafin saya Bu,saya waktu tu lagi membutuhkan biaya untuk berobat ibu saya yang sakit dan harus di operasi Bu"


" kenapa bapak tidak bilang sama saya,barangkali saya bisa bantu,dan bapak malah melakukan korupsi"


" maaf Bu saya bingung waktu itu Bu,"


" dan sudah berapa lama bapak korupsi uang itu" tanya Bu Rosita


" sebulan ini Bu" jawab pak Sholeh


" bisa tunjukkan bukti jika uang itu untuk biaya berobat bapak anda pak" tanya Bu Rosita

__ADS_1


" bisa Bu" jawab pak Sholeh kini mengambil handphone dan manecari berkas yang sudah di foto di handphonenya


" ini Bu" seru pak pak Sholeh sambil menyerahkan handphone nya ke Bu Rosita


" kirimkan ke saya pak" jawab Bu Rosita


Kini pak Sholeh segera mengirim berkas itu ke Bu Rosita.bu Rosita pun melihat keaslian bekas itu,memenita bantuan ke staf IT. kantor untuk menyelidiki kerumah sakiti.


" halo fajar tolong cek berkas itu,apa asli atau bukan" pinta Bu Rosita pada staf IT


" baik Bu" jawab staf itu


kini Bu Rosita kembali duduk di depan pak Sholeh.


" jika bapak membutuhkan sesuatu bilang saja sama saya pak,tidak kayak gini pak, kalau gini nama bapak jadi jelek di mata karyawan yang lainnya pak" seru Bu Rosita


" maaf Bu saya khilaf,jika ibu mau memenjarakan saya,saya siap tanggung jawab" jawab pak Sholeh


"maaf pak saya tanya,bapak dirumah tinggal sama siapa" tanya Bu Rosita pada pak Sholeh


" saya tinggal sama bapak saya,istri dan anak saya Bu" jawab Bu Rosita


" istri bapak juga kerja" tanya Bu Rosita


" anak bapak berapa dan umur berapa"


" anak saya yang besar kelas 3 SMP dan yang kecil kelas 6 SD Bu"


" jika bapak saya penjarakan nanti nasib anak-anak bapak gimana,yang masih membutuhkan biaya untuk sekolah anak bapak"


pak Sholeh pun diam tidak bisa menjawab pertanyaan Bu Rosita


" gimana pak gak bisa jawab kan"


" gini saja pak,sisa uang yang bapak korupsi tinggal berapa,bapak bisa kembali kan ke kantor"


" sisa 50juta Bu" jawab pak Sholeh


" ya sudah bapak kemablikan saja,"


" baik Bu"


" terus saya ada sebuah penawaran untuk bapak" seru Bu Rosita

__ADS_1


" penawaran apa Bu" jawab pak Sholeh


" bapak bisa saja tidak saya pecat,melainkan saya turunkan jabatan bapak menjadi staf biasa tetapi dengan gaji yang lebih sedikit dari yang lainya"


Pak Sholeh yang mendengar itu terkejut karena Bu Rosita tidak memecat pak Sholeh setalah apa yang telah dilakukan oleh pak Sholeh pada perusahaan Bu Rosita.


" dan nanti bapak akan saya pindahkan ke kantor cabang juga pak,gimana" tanya Bu Rosita


" baik Bu saya mau" jawab pak Sholeh


" baik kalau gitu bapak bisa kembali ke ruang bapak lagi,dana untuk biaya pengobatan bapak anda biar saya ihlaskan saja pak,tetapi bapak jangan melakukan hal seperti itu lagi pak"


" baik Bu terima kasih Bu,saya pamit"


" silahkan pak,oh ya ini uang tadi bapak ambil lagi saja, untuk biaya kontrol bapak anda pak"


" tidak Bu, terimakasih saya masih di kasih kesempatan untuk kerja di perusahaan ibu dan tidak jadi di pecat saya bersyukur Bu" jawab pak Sholeh


" sudah pak terima saja pak" seru pak Adit sang asisten Bu Rosita


" tapi pak...." sebelum pak Sholeh melanjutkan bicara Bu Rosita sudah mengirim uang ke rekening pak Sholeh,tetapi setengah nya dulu


" sudah ambil saja,sudah saya transfer ke rekening bapak kok,tapi ingat jangan di ulangi lagi pak" pinta Bu Rosita


" baik Bu terima kasih"


" besok bapak saya skors 1 Minggu dulu pak,agar tidak ada komentar yang negatif tentang bapak nantinya"


" baik Bu"


Kini pak Sholeh keluar dari ruangan Bu Rosita.di dalam ruangan Bu Rosita ada pak Adit asistennya kini sedang melihat dan mencari posisi yang kosong untuk pak Sholeh di perusahaan cabang nya.


tepat pukul 4 sore Nabila kini sedang bersiap-siap untuk pulang ke rumah dan Amel yang rencananya ingin menginap di rumah Nabila.


Nabila dan Amel sudah selesai,kini keluar ruangannya.


" nab gua jadi nginap di rumah loe ya" pinta Amel


" iya,kita naik mobil sendiri-sendiri atau naik mobil ku saja,mobil mu tinggal saja di kantor besok Senin kita berangkat bareng ke kantor dari rumahku saja Mel" pinta Nabila


" ya sudah kalau gitu,aku tak bilang sama pak satpam yang jaga dulu,nanti aku tunggu di depan pos satpam ya,"


Kini Nabila dan Amel berpisah di loby kantor,Nabila pergi ke parkiran untuk mengambil mobil sedangkan Amel menuju ke pos satpam untuk mengasih Taukan jika ia akan nitip mobinya di kantor.

__ADS_1


__ADS_2