
Kini Nabila dan Amel sudah beraalda di kantin ternyata Angga juga sedang berada di kantin dan duduk sendirian Nabila dan Amel pun ikut bergabung dengan Angga yang sendirian itu.
" hai ngga kok sendirian aja,teman mu mana" seru Nabila
" gak tau Bu paling makan di luar atau ada yang bawa bekal dari rumah" seru Angga
" kamu udah pesan belum" seru Nabila
" udah kok Bu" seru Angga
" ya udah aku pesan dulu sama Amel " seru Nabila
" iya Bu silahkan" seru Angga
Kini Nabila dan Amel pun memesan makanan di kantin,banyak para karyawan yang sedang berbincang-bincang tentang kedekatan Angga dengan bus bosnya itu.
" cleaning service aja dekat sama Bu bos" seru karyawan lain
" emang gitu kok Bu bos Nabila,tidak membandingkan antara bos sama karyawan biasa selalu Coll sama siapa ajak kok" seru karyawan yang memuji Nabila
" emang betul kok kalau Bu bos itu tidak membandingkan semua kita semua setara cuman beda aja di posisi pekerjaan tapi di luar pekerjaan kita sama gak ada yang beda" seru karyawan lain
" kemarin kalian tidak lihat apa waktu peresmian kantor Bu bos mengudang beberapa panti asuhan dan pedagang kaki lima untuk menyediakan makan dan sekaligus biar dagangan nya laris tanpa harus menunggu pelanggan di pinggir jalan langsung saja di panggil kesini untuk melayani kita semua" seru karyawan
" udah udah nanti kedengaran Bu bos bisa di pecat kamu,lebih baik kita lanjut makan terus balik lagi ke ruangan" seru karyawan lain.
Nabila dan Amel serta Angga sebenernya dengar nanum di abaikan saja banyak yang belum tau jika Angga itu sahabatnya sewaktu sekolah dulu.
Kini ketinganya sudah selesai makan dan Angga pun pamit untuk pergi ke pantry namun di tengah jalan ia di berhentikan oleh karyawan yang selama ini menyukai Nabila
" heh OB kamu Jang coba coba deketin Bu bos ya" seru manager itu
" lah emang kenapa semua berhak kok mau deketin Bu bos,selam dia belum punya pacar atau pun belum menikah" seru Angga yang selam ini menyukai Nabila sejak sekolah SMA dulu
"kamu gak pantes jadi pasangan Bu bos kamu hanya OB di kantor ini" seru manager pemasaran itu
" hei kalian bukannya masuk keruangan malah berdebat di sini" seru Amel yang tiba-tiba ada di belakang mereka
" ngkk kok Bu cuman tadi saya suruh OB ini buatin Kopi Bu" seru manager pemasaran itu
" iya Bu,tadi bapak ini suruh saya buatkan kopi Bu,kalau gitu saya permisi dulu mau ke pantry" seru Angga. Begitu pun dengan manager itu lalu pergi
" huh dasar" seru Amel lalu masuk ke lift khusus petinggi perusahaan dan di susul oleh Nabila yang tadi pergi ke toilet dulu.
Kini Angga pun sudah selesai membuat kopi dan segera mengantarkan kopi tubke ruangan manager perusahaan.
__ADS_1
" permisi pak" seru Angga
" iya masuk" seru manager
" ini pak kopinya" seru Angga
" taruh di meja saja,dan ingat jangan lagi dekat sama Bu bos" seru Bu manager itu
" ngk pak,kalau di kantor ngk,tapi kalau di luar kantor belum tau" seru Angga seraya menutup pintu
" awas kamu kalau di luar kantor deketin Bu bos" seru manager itu
" emang dia siapa gak bolehin deketin Bu bos Nabila,orang yang kenal aku duluan dari pada kalian kok,aku Udah tau dia sejak smp" seru Angga sambil berjalan ke pantry
Tepat di pukul empat sore semua karyawan sudah pulang semua namun Nabila dan Amel masih berada di ruangan.
Angga yang hendak mau masuk ke ruangan Nabila untuk membersihkan ruang itu nampak kaget ternyata bosnya masih di dalam bersama sekertarisnya.
" maaf Bu tadi saya kira ibu sudah pulang makanya saya mau bersihin ruangan ibu" seru Angga
" tidak apa-apa ngga,sini masuk dulu" seru Nabila
" ngk Bu saya bersihkan ruangan yang lain dulu Bu" seru Angga
" ya sudah nanti balik kesini lagi ya,saya tunggu" seru Nabila
" kasihan sekali kamu ngga,padahal dulu kamu pintar selalu rangking dua di bawah aku tapi nasib mu justru kebalik" seru Nabila
" mungkin rezeki Angga nab" seru Amel
" iya sih, tapi dia itu pintar,jujur hlo Mel" seru Nabila
" kenapa kamu gak masukin ke staf saja nab" seru Amel
" ye kalau itu aku pengen masukin tapi kan ada yang kosong atau tidak Mel" seru Nabila
" ya kamu tanya ke semua manager to nab,siapa tau ada yang kosong nab" seru Amel
" ya itu tugas mu sebagai asisten ku Mel malah nyuruh aku sih" seru Nabila pada Amel
" ye ya udah besok aku mau tanya ke bagian hrd aja atau ke manager nab,siapa tau ada bagian staf yang kosong nab" seru Amel
" nah itu bagus Mel,kamu emang bisa di andelin Mel" seru Nabila
" alah kamu pasti suka kan sama Angga itu,secara kan kamu udah bersama enam tahun kan" seru Amel
__ADS_1
" ngk lah Mel,aku sama dia sahabat aja Mel" seru Nabila
" sahabat bisa aja jadi jodoh hlo nab" seru Amel
" dia juga ganteng hlo nab" goda Amel
" AU ah,udah selesai belum kerjaan kamu" seru Nabila
" dikit lagi,kamu sudah selesai" seru Amel
" ya dikit lagi Mel" seru Nabila
Tak lama setalah itu Angga pun masuk untuk keruangan Bu bos,
" ibu belum pulang" seru Angga
" emang aku setua itu ngga,kamu panggil aku ibu" seru Nabila
" heheh,kan ibu bos, masak aku Panggi bapak" seru Angga
" ah tau ah" seru Nabila
" ya udah aku mau bersihin dulu,atau mau buang sampah dan sekedar bersihin toilet dulu nab" seru Angga
" ok,kamu pulang naik apa ngga" seru Nabila
" naik motor nab" seru Angga
" oh gitu,ya udah lanjut aja kerja ngga" seru Nabila
" iya " jawab Angga
Nabila pun segera duduk di kursi kebesarannya dan menatap laptopnya sekaligus sambil melirik Angga yang sedang membersihkan toilet di ruangannya itu.
" ternyata kamu ganteng juga ngga, dan pekerja keras tidak malu kerja apapun " guman hati Nabila dan mengagumi Angga
" heh malah bengong sih kamu,aku sudah selesai nih" seru Amel yang tiba-tiba berada di depan kursi Nabila
" kamu liatin apa," seru Amel
" gak liatin apa-apa" seru Nabila
" jangan bilang kamu liatin Angga nab" seru Amel
" ngk lah Mel," seru Nabila sambil malu-malu
__ADS_1
Haloo para author semua maaf kemarin belum bisa update karena lagi sakit