SUKSESNYA ANAK TUNANETRA

SUKSESNYA ANAK TUNANETRA
BAB 7


__ADS_3

Di pagi hari Nabila dan Anisa terbangun dari tidurnya pada saat adzan subuh,maka ia memutuskan langsung ke kamar mandi untuk cuci muka dan berwudhu untuk melaksanakan sholat subuh di kamarnya.


Selsai sholat subuh dan membaca alqur'an.pada pukul 6 pagi keduanya pun pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi untuk keluarga nya.


Sementara pak Danang dan ibu Sarah juga setelah sholat subuh dan membaca Alquran braille memutuskan keluar dari kamarnya,setelah mendengarkan suara brisik dari dapur.


"nak kalian sudah bangu to" tanya Bu Sarah pada anaknya


"iya Bu"jawab Nabila dan Anisa


Ada yang perlu ibu bantu tidak nak" tanya ibunya


" tidak ada Bu,mending ibu dan bapak duduk aja nanti Anisa bikin kan teh hangat" jawab Anisa dan Nabila pada keduanya


Bu Sarah akhirnya mengalah dan setalah itu duduk di kursi,semetara Anisa segera membuatkan teh hangat karena ia sudah memesan air panas untuk membuat minum.


" ini Bu pak teh hangatnya" seru Anisa sambil menaruh teh hangatnya di depan kedua orangtuanya itu.


" hari ini masak apa nak" tanya pak Danang pada Anisa


" oh masak kesukaan bapak,pak shop bntut ayam pak " jawab Anisa pada bapak nya


" wah enak itu nak" jawab pak Danang sambil tersenyum karena hari ini ia di masak masakan kesukaannya itu


"yah masak kesukaan bapak aja yang di masakin, masakan kesukaan ibu tidak di masakin" seru Bu Sarah dengan bercandanya


" ya gantian lah Bu kemarin kan udah dibmasakin masasmkan kesukaan ibu jadi sekarang giliran kesukaan bapak" jawab pak Danang


sementara Anisa yang melihat itu sambil tersenyum bahagia saat kedua orangtuanya bercanda


" iya Bu gantian ya,besok lagi aku masakin kesukaan ibu" jawab Anisa


"ya udah deh ibu ngalah aja" jawab Bu Sarah


" nah gitu dong akur enak di lihat nya" Jawab Anisa


Setelah itu Anisa Kembali ke dapur dan membatu kakaknya masak.


" kak sini biar aku saja yang goreng tempe nya kak masak aja shop nya biar cepat jadi dan langsung di makan" seru Anisa

__ADS_1


" iya dek " jawab kakak nya


" kok tadi lama banget ngasih minumnya dek" tanya Nabila


"iya kak soalnya ibu cemburu sama bapak" jawab Anisa


" cemburu kenapa dek" tanya Nabila


" itu tadi bapak yang Harini masak apa,ya aku jawab saja masakan kesukaan bapak,dan itu membuat ibu cemburu kak" jawab Anisa


"hahahaha ibu bisa aja cemburunya cuman soal makanan saja cemburu sih,eh tapi tidak apa lah,Berti itu membuktikan cintanya ke bapak ya dek" jawab Nabila


" iya kak,tadi saja aku mau ketawa tak umpat kok, takutnya nanti ibu tersinggung kan" jawab Anisa


" oh ya kak nanti kita jadi menghadari undangan komandan Dodi kak" tanya Anisa


" jadi dek,hari ini kan tidak ada pesanan kan,jadi kita santai saja dan sesekali kita kak bapak sama ibu liburan kemana gitu dek biar tidak jenuh kerja pijat nya dek" Jawab Nabila


" iya kak tidak apa-apa, sekalian kita pergi ke mall kak selepas dari kontor polisi nanti yak kak" jawab Anisa


" lah emangnya mau beli apa dek,wong make up dan barang untuk dandan kita sudah dapat dari endorsement kok" tanya Nabila


" ya udah deh terserah kamu aja,asal tidak malu aja nanti ketika kita jalan di mall sambil menggandeng bapak sama ibu aja dek" jawab Nabila


" aku tidak malu kok kak,malah aku bangga kok mempunyai orang tua sepeti mereka,kita kan tidak meminta makan ke orang lain melainkan kita juga tau kalo bapak punya usah sendiri kak" jawab Anisa


" bagus kalau gitu," jawab Nabila pada kakaknya


Setelah berbincang kudanya telah selesai memasak dan mereka segera menyajikan di meja makan yang sudah di tunggu oleh kedua orang tuanya,Nabila dan Anisa dengan telaten mengambilkan makan keduanya dan lanjut untuk dirinya sendiri.


Sebulum itu bapak bertanya sama anaknya,


" nak bati kita jadi mengahadiri undangan dari komandan Dodi nak"tanya bapaknya


"jadi pak" jawab Nabila dan Anisa


" tapi bapak malu nak" jawab bapaknya


" malu kenapa pak,kita kan tidak mempunyai kasus kriminal pak" jawab Nabila

__ADS_1


" bukan itu yang bapak maksud nak"


" hla terus apa pak" tanya Anisa


" bapak tidak punya baju yang pantas untuk bertemu dengan komandan Dodi,sedangkan ia orang terpandang nak " jawab pak Danang


" bapak sama. Ibu tenang saja kemarin aku dan kak Anisa sudah membekan baju yang bagus" jawab Nabila, sementara Anisa yang suda di beri tau oleh kak segera mengambil baju yang sudah di belikan kemarin


Awalnya baju itu akan ia gunakan untuk pergi ke hajatan tentangganya,namun acara yang lebih dahulu adalah menghadiri komandan Dodi,maka Anisa dan Nabila memutuskan untuk memakainya sekarang saja.


Selang beberapa saat Anisa sudah ada di meja ruang tamu dan mengasihkan baju kepada kedua orangtuanya itu untuk di coba dulu,dan pak Danang dan Bu Sarah pun mencobanya,tak butuh waktu lama akhirnya pak Danang keluar dari kamarnya dan memperlihatkan ke anaknya


" nak ini bagus banget bajunya,pas juga di bada bapak sama ibu" seru kedua orangtuanya


"memeng itu sudah aku sesuaikan ukurannya pak" jawab Nabila


"terimakasih nak,tapi ini harganya pasti mahal ya na" tanya keduanya


" tidak mahal kok pak" Jawab Anisa


" sudah di pakai saja pak ,bapak sama ibu tidak usah memikirkan harganya yang penting bapak sama ibu kini sudah kelihatan ganteng dan cantik" seru Nabila


"betul pak kata kak Nabila,kini bapak sama ibu udah cantik dan ganteng juga pakai baju itu" jawab Anisa


" ya sudah terimakasih nak sudah membelikan baju untuk ibu dan bapak,tapi kalian juga jangan lupa membeli untuk diri sendiri ya nak" seru pak Danang pada anak nya


" tidak kok,kami juga sudah membeli baju untuk kita sendiri pak buk gak usah khawatir" jawab kedua anaknya


" ya sudah kalau begitu kita bersih-bersih mandi setelah itu nanti jam 9 kita berangkat ke kantor polisi " jawab Nabila


Setelah itu secara bergantian mereka mandi, karena kamar mandi dirumahnya itu hanya ada satu saja itupun hanya kecil,tapi cukuplah untuk 4 orang keluarga nya.


Tak butuh waktu lama pada pukul setengah 9 semuanya sudah berkumpul di ruang tamu, sementara itu Nabila dan Anisa memanaskan sepeda motornya dan mengecek bensin apakah cukup untuk perjalanan nantinya.


setelah selesai mengecek semuanya Nabila dan Anisa pun menggandeng orang tuanya untuk keluar rumah dan mengunci pintu rumahnya dan langsung berangkat ke kantor polisi.


Sementara di kantor kepolisian komandan Dodi yang menyuruh beberapa stafnya untuk menyiapkan penghargaan, semuanya telah siap,tinggal menunggu kedatangan Nabila beserta keluarganya itu


Sebenarnya sebelum berangkat tadi pak adrdi sudah menawarkan untuk menjemput keluarga Nabila,namun Nabila menolaknya secara halus,takutnya kira tentangganya kalau ia dan Anisa telah melakukan tindakan kriminal sehingga harus di jemput oleh polisi

__ADS_1


Dengan terpaksa Ardi pun menyuruh orang suruhannya itu untuk mengawal dari belakang ketika Nabila dan Anisa keluar dari desanya itu.tanpa di sadari oleh keduanya ada beberapa motor yang mengawalnya dari belakang.


__ADS_2