SUKSESNYA ANAK TUNANETRA

SUKSESNYA ANAK TUNANETRA
BAB 15


__ADS_3

sementara Anisa yang sudah pulang dari kuliah,ditengah jalan ia melihat seorang perempuan tunanetra yang sedang berjualan di pinggir jalan.


Akhirnya Anisa pun memutuskan berhenti untuk sekedar berbincang-bincang sebentar dengannya.


" buk jualan apa buk?"tanya Anisa


" jual minuman mbak" jawab ibu itu


" sudah berapa lama ibu jualan ini" tanya Anisa


" sudah 2 tahun mbak" jawab ibu Marmi


" ohh,ibu tinggal sama siapa Bu" tanya Anisa


" sama anak saya mbak" jawab ibu Marmi


" anaknya kelas berapa buk" tanya Anisa


" kelas 3 SMP mbak"


" maaf nih buk, kedua orang tua saya juga sama kaya ibu,tapi ibu kok ngkk jadi tukang pijit buk" tanya Anisa


" dulunya iya mbak,tapi sekarang sudah ngk mbak" jawab Bu Marmi


" kenapa buk,kalau boleh tau buk"


" Karana dulu suami saya sakit parah,rumah beserta isinya saya jual mbak untuk berobat suami saya,namun tidak tertolong mbak"jawab Bu Marmi


" ohh maaf Bu,saya tidak tau"


" tadi mbak bilang orang tua mbak itu juga tunanetra ya mbak" tanya Bu Marmi


" iya buk" jawab Anisa


" namanya siapa mbak kalau boleh tau" tanya Bu Marmi


" nama ibu ku Bu Sarah dan pak Danang buk,ibuk kenal sama orang tua ku" seru Anisa


" iya kenal mbak,dulu satu asrama waktu sekolah pijat dulu mbak"


Sementara Nabila dan Amel sedang perjalanan pulang,namun di perjalanan keduanya melihat Anisa yang sedang berbicara dengan seorang perempuan tunanetra, akhirnya Nabila dan Amel pun berhenti juga


" nab bukanya itu adek loe ya" tanya Amel pada Nabila


" iya Mel,itu Anisa tapi sama siapa ya,gua juga tidak kenal sama perempuan tunanetra itu"


" ya sudah kita samperin saja yuk" ajak Amel yang juga penasaran


Akhirnya keduanya menepikan mobilnya di pinggir jalan, setelah itu Nabila dan Amel turun dari mobil dan menghampiri Anisa


" dek kenapa belum pulang dek" tanya Nabila pada Anisa

__ADS_1


" ini kak aku kasihan lihat ibu ini,dan ibu ini juga teman waktu di asrama bapak sama ibu kita kak" seru Anisa


" ohh gitu,kenapa ngkk kamu ajak pulang dek"


tanya Nabila


" mau aku ajak pulang,tapi di rumahnya ada anaknya kak,masak anaknya di tinggal di rumah kak" jawab Anisa


" oh gitu,ya sudah kamu anterin ibu ini nanti aku sama temen kakak yang naik motor kamu, kebetulan di mobil ada helm 1 lagi kok dek" jawab


" iya kak,tapi dagangan ibu ini belum habis kak" seru Anisa


" ya sudah uang ini kamu kasihkan ke ibu itu,sedangkan Dagangan ibu Marni kita bawa pulang untuk stok di rumah dek"


Kini Nabila dan Anisa pun memberikan uang ke ibu Marni,Bu Marni awlnya menolak namun setelah di kasih tau oleh Nabila akhirnya mau menerimanya.


Sementara ibu Marni yang tinggal di sebuah kontrakan pun akhirnya mau ikut dengan Nabila dan Anisa untuk tinggal di panti milik keluarganya.


Bu Marni yan mendengar bahwa pak Danang dan Bu Sarah yang memiliki sebuah panti untuk tunanetra cukup terkejut,karena dulu sewaktu ketiganya di asrama tidak mempunyai uang sepeser pun untuk mendirika panti pijat untuk usahanya.


Bu Marni dan Anisa kini sedang perjalanan menuju kos Bu Marni,tak butuh waktu lama keduanya telah sampai di rumah Bu Marni.


yang sudah di tunggu oleh anaknya Bu Marni


" buk kok sudah pulang jam segini buk"


" iya nak,ini kita di tolong sama temannya ibuk dulu waktu di asrama nak,kalian Salim dan kenalan dulu sana,ibu tak buatin minum dulu"


" iya buk" jawab anaknya mbu Marni


" hai juga dek, aku Anisa dek"


kini Andre dan susi bersalaman,Bu Marni yang datang dari arah dapur membawa minuman untuk Anisa.


" wah gak usah repot-repot buk" seru Anisa


" gak repot kok nak" jawab Bu Marni


" silahkan di minum nak"


" iya buk"


Kini Anisa sedang minum,Anisa yang tadi belum sholat ashar maka ia meminta ijin untuk numpang sholat di rumahnya Bu Marni


" buk boleh saya numpang sholat buk"


" boleh nak"


" sebentar Bu saya ambil mukena di mobil buk"


Kini ansia tengah membuka jaketnya dan di lihat oleh Andre dan susi

__ADS_1


" wah kakak polisi ya kak" seru keduanya


" iya dek,emang Andre sama susi cita-citanya jadi apa" tanya Anisa


" pengen jadi polisi juga kak,sama kaya Kaka" jawab Andre


" kalau aku mau jadi dokter kak" jawab Susi


" bagus cita cita kalian semoga tercapai ya dek,tapi kalian harus sekolah yang pinter dan belajar yang rajin dek"


" iya kak,kami akan belajar yang rajin kak"


" ya sudah kakak sholat dulu dek,boleh Kaka anterin ke kamar mandi untuk berwudhu dek" seru Anisa


" baik kak mari Susi anter" Jawab Susi


Anisa pun mengikuti susu dari belakang sementara Andre menyiapkan tempat untuk sholat Anisa,tiga puluh menit kemudian Anisa sudah selesai sholat,kini Anisa ingin mengajak Bu Marni dan anaknya untuk tinggal di pantinya dan Bu Marni juga mau sama seperti anaknya yang ingin ikut Anisa


" ya sudah mbak saya tak siap-siap dulu mbak ,beresn baju anak-anak dulu" seru Bu Marni


" bawa secukupnya dulu Bu, besok kita ambil lagi kesini,sekalian mengembalikan kunci rumah ini buk" seru Susi


" iya betul apa kata Susi buk,bawa barang nya penting dulu buk" seru Anisa


" mari Bu saya bantu juga buk" seru Anisa


" baik nak, kalau tidak merepotkan nak Anisa "


" gak repot kok buk"


Kini Anisa dan buk Marni sedang beres-beres di kamarnya,sedangkan andere dan Susi juga


Sementara Nabila dan Amel kini keduanya sudah sampai di rumahnya.


" assalamualaikum buk" seru Nabila


" wa'laikumssalam" jawab Bu Sarah


Amel dan Nabila segera bersalaman dengan Bu Sarah.


" buk ini teman kantor ku buk,ingin main dan nginap di sini buk,karena kedua orang tuanya sedang ada acara di kampungnya buk, boleh ya buk tinggal sebentar" pinta Nabila


" boleh nak,santai saja nak" jawab Bu Sarah


" bukanya tadi pagi kamu berangkat kerja pakai mobil nak,terus sekarang kamu malah pakai motor Anisa,kalian ketemu dimana nak" tanya Bu Sarah


" iya Bu,tadi aku ketemu di jalan,Anisa tadi ketemu sama teman ibu dulu waktu di asrama buk,kini Anisa sedang mengantar pulang dan menjemput anaknya untuk tinggal di panti kita buk" seru Nabila


" hah teman asrama ibu nak" seru Bu Sarah yang penasaran


" iya buk" jawab Nabila

__ADS_1


" siapa namanya nak" tanya Bu Sarah


" nanti juga tau sendiri Bu kalau sudah datang kesini tadi tak suruh datang dulu kerumah kita buk" jawab Nabila ingin memberi kejutan ke ibu dan bapaknya.


__ADS_2