
Dua hari kemudian Tiara kini sudah diterima kerja sebagai resepsionis di kantor perusahaan Bu Rosita dan ia akan berpatner dengan Dina yang lebih dulu kerja di perusahaan Bu Rosita.
Setelah menerima Tiara sebagai karyawan Bu Rosita pun memantaunya dia yakin kalau Tiara memiliki potensi besar untuk jadi orang sukses dilihat dari semangat kerjanya.
Sementara di panti pijat pak Danang dan ibu sarah sedang bincang-bincang keduanya ingin merayakan berdirinya panti ini yang ke 1 tahunnya.
Keduanya ingin membuat acara acara pengajian di panti pijat asrama dengan mengundang beberapa panti asuhan yang ada di daerahnya itu.
" Bu kita sudah membangun panti ini satu tahun Ibu, Bagaimana kalau kita adakan pengajian untuk ulang tahun berdirinya panti ini Bu" seru pak Danang
" ya bagus sih pak,tapi nanti kita diskusikan dengan Nabila dan Anisa juga pak" jawab Bu sarah
" iya nanti kita diskusikan sama anak-anak Bu gimana baiknya Bu" seru pak Danang
" acaranya kita buat seperti waktu kita meresmikan panti ini pak,kita undang beberapa anak-anak panti untuk kita santuni juga pak" seru Bu Sarah
" iya gitu juga tidak apa-apa Bu, sekalian kita syukuran atas kenaikan jabatan Nabila di kantor Bu" seru pak Danang
" ah iya juga ya pak,kita belum adaiin syukuran pak" seru Bu Sarah
" ya makanya berati nanti kita satukan saja Bu, ulang tahun berdirinya panti ini dan syukuran atas kenaikan jabatan Nabila Bu" seru pak Danang
Kini keduanya melanjutkan bincang bincang nya dan tak lama kemudian datanglah Bu Marni ibunya Susi dan Andre.
" wahh lagi asik nih yang lagi pacaran" seribu Marni
" ya ngklah mar,kita sedang berdiskusi mar" seru Bu Sarah
" diskusi apaan rat" seru Bu Marni
" ini hlo kita mau buat acara ulang tahun mar" seru Bu Sarah
__ADS_1
" wah siapa yang ulang tahun rat". Seru Bu Marni
" ngk ada kok, maksudku itu ulang tahun berdirinya panti ini mar " seru pak Danang
" wah bagus itu sar,aku mau kok bantuin masak juga sar" seru Bu Marni
" ya tapi nanti kita diskusikan sama anak-anak dulu mar" seru Bu Sarah
" yah kirain minggu-minggu ini sar acaranya " seru Bu Marni
" ngk lah Masih satu bulan kok" seru Bu Sarah
" oh ya sar gimana Andre dan susi mereka tidak menyusahkan kamu sama Nabila dan Anisa kan" seru Bu Marni
" ngk kok mar anak mu itu Rajin kok,gak buat kita repot juga,malah anak mu sering bantuin masak Nabila dan Anisa juga mar" jawab Bu Sarah
" ya syukurlah sar, kalau tidak bikin repot kalian,aku juga berterima kasih sama keluarga kamu sar kalau tidak aku dari dulu masih berjualan kerupuk di pinggir jalan sar dan kepanasan juga sar" seru Bu Marni
" yah kita sebagai manusia Sling tolong menolong mar,kalau kamu ada teman yang belum memiliki rumah bisa kok kamu ajak tinggal disini sekalian kerja di sini juga aku tidak masalah" seru pak Danang
" yah kamubisa kumpulin Dari hasil pijat di sini mar" seru Bu Sarah
" ngklah sar, sekarang prioritas utama aku Andre dan susi sar,agar mereka bisa sukses seperti anak mu mar" seru Bu Marni
" iya juga sih,tapi kamu juga butuh teman ngobrol lewat handphone mar, apalagi jika keluarga mu atau keluarga mantan suami mu menanyakan cucunya susi dan Andre mar" seru Bu Sarah
” iya juga sar,besok lah aku mau kumpulin uang dulu sar," seru bumarni
Kini ketiganya berbincang-bincang dan ada beberapa penghuni panti yang ikut berbincang bersama,tak terasa hari sudah sore pak Danang dan busarah pun pulang kerumahnya sedangkan Bu Marni pergi ke kamarnya untuk mandi dan sholat asar karena tadi keasikan ngobrol jadi belum sempat sholat asar.
Di rumah pak Danang juga sedang bersih-bersih mandi sedangkan Bu Sarah juga sama.semetara Nabila dan Anisa yang sudah pulang kerja Keduanya pun memasak untukmakan Mala nanti.
__ADS_1
" ka ada yang bisa Susi bantu kak" seru Susi
" nih kamu kupas bawang merah dan putih sama cabainya ya dek" seru Nabila sambil menyerahkan cabai dan bawang merah Daan putih ke Susi
sementara anisa yang dapat bagian untuk memasak ia sedang menggoreng ayam dan lele.untuk Nabila kini sedang mencuci lalapan serpti timun yang sudah di kupas dan di irisi juga.
Sentara Andre yang berada di ruang tamu sedang manyapu ruang tamu dan samapi di teras depan juga,Andre pun tidak merasa malu jika ia laki-laki yang menyapu rumah.
Setelah semuanya selesai memasak Nabila,Anisa,Susi pergi ke kamarnya untuk mandi dan sambil menunggu adzan magrib,begitu pun dengan Andre yang sudah selesai menyapu dan mengepel lantai semua ruangan kecuali kamar kakaknya Anisa dan Nabila.
Selang satu setengah jam semua sudah selesai mandi dan sholat magrib, mereka segera berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama
Beberapa saat kemudian setelah selesai makan dan mencuci piring kotor serta sholat isya semuanya berkumpul di ruang tamu untuk ngobrol bersama.
" dek bapak sama ibu ingin ngobrol sesuatu" seru pak Danang pada Anisa dan Nabila
" ngobrol apa pak kaya serius Banget" seru Nabila
" gini dek sudah hampir satu tahun berdirinya panti pijat kita, bapak sama ibu ingin mengadakan syukuran dek" seru pak Danang
" lah masak sudah mau satu tahun Bu, perasaan baru kemarin jadinya panti kita Bu" seru Nabila
" ya kakak mah ngk inget, iya satu tahun sejak kita meletak batu pertama untuk memulai pembangunan panti kak,untuk berdiri dan peresmiannya baru sembilan bulan kak" seru Anisa
" iya juga ya,kok aku lupa,terus rencana bapak sama ibu gimana untuk ulang tahun panti kita pak" seru Nabila
" yah kita adakan syukuran dan santunan anak yatim dan piatu nak, sekalian syukuran kenaikan jabatan kamu nak" seru Bu Sarah
" oh iya Bu kita kan belum adakan syukuran atas kenaikan jabatan kakak Bu,"seru Anisa
" nah maka dari itu kita sekalian adakan jadi satu nak,biar lebih hemat tenaga dan pikiran juga nak,kalian kan sibuk kerja dan kuliah nak" seru Bu Sarah
__ADS_1
" oh ya maaf Bu sekarang aku jadi jarang liat keadaan panti Bu sejak naik jabatan karena kerjaan banyak belum lagi kuliah Bu gak sempat Bu aku" seru Nabila
" iya tidak apa-apa nak,kamu fokus saja kerja dan kuliah untuk panti biar ibu saja yang urusin nak" seru Bu Sarah pada Nabila