
Tak butuh waktu lama Nabila dan Anisa akhirnya sampai di polres dan mereka pun di arah masuk ke ruangan komandan Ardi,tak butuh waktu lama Meraka sudah sampai di ruangan nya di sambut sangat meriah bak pahlawan.
" selamat datang Nabila dan Anisa serta keluarga di kantor kami"
" iya pak terimakasih sebenarnya tidak perlu seperti ini pak" jawab Nabila dan Anisa
" tidak ini belum seberapa atas jasa mu telah menangkap buronan kepolisian negara ini"
Sambil berbincang bincang semuanya dan sambil makan dan minum, setelah selesai komandan Ardi menawarkan untuk berkuliah yang akan di biayai oleh pihak kepolisian,dan Anisa butuh waktu untuk menjawab atas penawaran tersebut.
Tepat pukul 11 siang akhirnya pamit undur diri untuk pulang, sebenarnya sang komandan ingin mengantarkan untuk kedua orangtuanya agar tidak kepanasan di jalan,namun mereka menolak itu.
sebelum mereka pulang komandan Ardi memberikan kartu ATM yang berisi uang tunai 2 miliar untuk mereka berdua.
namun lagi lagi Anisa dan Nabila menolak, tapi dengan sedikit paksaan oleh komandan Ardi akhirnya mau menerima kartu tersebut jika sesuatu membutuhkan di saat terdesak.
Anisa dan Nabila serta kedua orangtuanya pun meninggalkan kantor kepolisian tersebut, Namum disaat lampu merah Anisa dan Nabila melihat ada gerak gerik seorang pria yang mencurigakan,akhirnya Anisa pun memberi kode kepada Nabila agar menjalankan pelan-pelan untuk melihat apa yang akan di perbuat pria itu.
Sesaat kemudian kecurigaan pun terjadi bahwa pria itu menjambret seorang perempuan yang membawa tas entah isinya apa sehingga ia di ikuti oleh pria itu.
Nabila mengejar dan pria itu, sementara Anisa menunggu kedua orangtuanya,dan ia menelpon komandan Ardi agar mengirimkan beberapa pasukan terdekat agar membantu menangkap jambret tersebut.
Nabila terus berlari untuk mengejar penjambret itu dengan mengambil jalan pintas untuk menghadang akhirnya kini Nabila dan penjambret itu berhadapan.
"bang kembalikan tas itu, kalau memang butuh uang kerja yang halal bang" pinta Nabila
"hei anak kecil jangan ikut urusan orang dewasa,mending masak di rumah sana" jawab jambret
"kalau urusan kejahatan saya harus membasmi agar kota ini bebas kejahat" jawab Nabila
"cepat kembalikan tas itu kalau tidak mau akibatnya"
" emang kamu berani sama saya" tanya preman itu
"beranilah cuman Abang aja" " jawab Nabila
preman itu makin emosi dan akhirnya mangambul acang-ancang untuk menyerangn Nabila dengan senjata tajam yang ada di tangan serta tas nya kini masih di kalungkan di leher penjambret itu dengan cepat jambret itu menyerang Nabila.
Nabila yang sudah siap untuk menerima serangan itu ia hanya menghindar saja sambil mencari titik kelemahan jambret itu,dengan satu atau dua tendangan Nabila penjambret itu langsung tersungkur ke tanah.
__ADS_1
merasa tidak terima jambret itu kini kembali berdiri sebelum Nabila mengambil tas yang di kalungkan di leher nya itu.
"cepat bang kembalikan tas itu bukan milik anda" pinta Nabila.
" enak aja main ambil" jawab jambret itu
Ketika Nabila ingin mendekat jambret itu ingin melayangkan sebuah pukulan ke wajah Nabila,Nabila yang sudah siap langsung menangkis serta mengunci tangan dan langsung di jatuhkan ke tanah.
Sementara ada beberapa warga yang melihat pertarungan langsung menghampiri Nabila dan ingin mengahakimi penjambret itu, namun di cegah oleh Nabila.
"bapak-bapak jangan main hakim sendiri, mending kita hubungi pihak berwajib saja pak" pinta Nabila
" tidak mbak pejambret ini sudah meresahkan warga sini, kemarin juga ada yang di jambret entah itu komplotan dia atau bukan kami tidak tau" jawab salah satu warga
Namun sebelum itu Anisa yang sudah menghubungi komandan Ardi kini sudah dalam perjalanan ke lokasi,dan Anisa pun menelepon Nabila
" gimana kak,sudah ketangkap belum,aku sudah menghubungi komandan Ardi untuk mengerahkan polisi ke lokasi Kakak" tanya Anisa
" sudah aman dek ini sudah di amankan oleh satpam kompleks," jawab Nabila
" ya sudah Kaka tunggu di situ aja nanti kalau komandan Ardi udah datang minta suruh antar ke tempat yang tadi kak,ini aku sama Korbannya kak.
Nabila di tanya " dimana Korbannya dek" tanya polisi
"oh Korbannya ada sama adik saya pak,mari saya antar ke korbannya pak"jawab Nabila
Kini Nabila dan petugas itu pergi untuk mengembalikan tas korban dan sekalian di suruh datang sebagai korban dan saksi atas kejadian itu,namun Nabila ingin meminta ijin untuk mengantarkan orang tuanya pulang terlebih dahulu kerumah nanti setelah itu ia dan Anisa akan ke kantor polisi untuk di mintai keterangan sebagai saksi.
Nabila dan Anisa sudah dalam perjalan pulang kerumahnya untuk mengganti baju yang tadi sobek karena sempat tergores Sajam sama jambret ketika bertarung tadi.
Tak butuh waktu lama akhirnya Nabila sudah sampai di rumahnya segera mengganti pakaian dan langsung pergi ke kantor polisi lagi.
Namun sebelum berangkat Nabila dan Anisa berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk,dan kedua orangtuanya ingin bertanya namu di urungkan,mungkin nanti setelah urusannya dengan polisi sudah Selesai ingin bertanya keadaan kedua anaknya itu.
Nabila yang beberapa menit yang lalu kini sudah sampai di kantor polisi dan sudah berada di ruang interogasi bersama dengan korbannya
tak butuh waktu lama akhirnya Nabila dan Anisa sudah selesai di interogasi, keduanya memutuskan langsung pulang, namun ketika ingin pulang kedua di panggil oleh korban jambret tadi.
" nak Nabila ibu mengucapkan terimakasih ya kalau tidak ada kamu mungkin barang-barang ibu sudah hilang" pinta korban itu
__ADS_1
" iyaa buk sama-sama kita sesama manusia saling tolong menolong buk" jawab Nabila
Dan ibu itu mengambil sesuatu dari dalam tas nya untuk di kasihkan ke Nabila dan Anisa.
" ini nak sebagai tanda terimakasih saya" pinta ibu itu sambil mengasihkan sebuah amplop ke Nabila dan Anisa namun di tolak Anisa
Ibu itu tak kehilangan akal ibu itu mengambil sebuah kartu namanaya yang bertuliskan kan sebuah nAma perusahaan nya
"baik nak ini kartu nama saya,bila nanti kalian ingin pekerjaan datanglah ke kantor saya nak," pinta ibu itu
ibu itu merupakan seorang bos sebuah perusahaan besar di kotanya yang selesai miting dengan kliennya.namun ketika ia pulang dari tadi keluar di sebuah cafe sudah di ikuti oleh jambret itu.
" ya udah buk kartu ini saya terima ya,insya Allah Nanti saya datang ke kantor ibu" jawab Nabila
" baik nak sebelumnya terima kasih" jawab ibu itu sambil pergi karena ia akan ada miting di kantornya lagi.
Kini Anisa dan Nabila dalam perjalanan pulang, mereka berboncengan,ketika di pertengahan jalan ia ingin membelikan lauk untuk di makan nanti sore.
setelah selesai membeli dan membayarnya Nabila dan Anisa melanjutkan perjalanan pulang.tak butuh waktu lama kini kedua sudah sampai di rumahnya dan langsung memasukkan motornya.
"assalamualaikum pak,Bu"
"wa'laikumssalam nak" jawab ibu Sarah dan pak Danang dari dalam rumah
" urusannya sudah selesai nak,apa kamu tidak apa-apa nak,? Tanya sang ibu sambil meraba dan memegangi tubuh kedua anaknya itu
" kamu tidak kenapa-kenapa kok Bu,ibu tenang saja,gak usah khawatir" jawab Nabila
" gak khawatir gimana nak,kalian anak-anak ibu masak tidak khawatir" jawab ibunya.
" tidak apa-apa buk kami" jawab Nabila
"oh ya buk ini aku mampir ke nasi Padang beli lauk buk,nanti tinggal di panaskan saja buk"
"iya nak,ya sudah kalian sana ganti pakaian dan sholat ashar juga jangan lupa ya " pinta sang ibu
" iya buk " jawab Nabila
" aku lagi libur " jawab Anisa
__ADS_1
Kini Nabila pun pergi ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan sholat ashar,selesa sholat ashar kini keluarga sedang duduk di ruang tamu sambil berbincang bincang.