
Kini Nabila sudah selesai mandi dan juga sholat isya ia langsung pergi ke dapur karena saat mau makan ternyata lauknya habis jadi mau tak mau Nabila masak sendiri.
Selesai masak Nabila pun langsung memakannya setelah itu Nabila ikut bergabung dengan keluarganya yang sedang berkumpul di ruang tamu untuk menonton televisi.
Di sana ada Andre dan susi yang sekalian belajar di sana tak jarang Andre dan susi bertanya dengan Anis dan Nabila tentang pelajaran yang belum di mengerti oleh keduanya.
jam sembilan malam Andre dan susi sudah selesai mengerjakan tugas sekolah lantas keduanya pergi ke kamarnya masing-masing untuk tidur agar besok tidak kesiangan bangun pagi untuk sekolah
sementara di ruang tamu masih ada keluarga Nabila yankni pak Danang Bu Sarah Nabila dan Anisa yang masih berbincang-bincang bersama.
" gimana nak pekerjaan hari ini" tanya pak Danang pada Nabila
" Alhamdulillah lancar aja pak,tadi habis cek pabrik pak" seru Nabila
" oh ya syukurlah nak" seru pak Danang
" terus kamu gimana nis" tanya pak danang pada Anisa
" Alhamdulillah lancar saja pak,cuman tadi ada sedikit kendala pak,soalnya tadi mati lampu pak jadi pelayanan terganggu pak" seru Anisa
" ya itu wajarlah nak,kan kerja kamu tergantung pada suplai listrik nak " seru pak Danang
" iya sih pak,tapi banyak warga yang kecewa pak" seru Anisa
" iyalah mereka juga sudah antri begitu lama nak" seru Bu Sarah
" iya pak" seru Anisa
Kini Meraka berbincang bincang hingga tak terasa sudah jam sepuluh malam lantas mereka masuk ke kamarnya masing-masing untuk tidur.
Di pagi hari seperti biasanya Nabila dan Anisa yang memasak dan di bantu oleh Susi sehabis sholat subuh tadi, setelah selesai masak ketiganya segera pergi ke kamarnya untuk mandi dan ganti baju sesuai kegiatan yang dilakukan nantinya.
Kini semua sudah berada di meja makan Nabila dan Anisa segera mengambilkan nasi serta lauk untuk Bu Sarah dan pak danang tak lupa untuk dia sendiri Andre dan susi sudah terbiasa dengan apa yang di lakukan oleh Nabila dan Anisa.
selesai makan Andre dan susi berangkat ke sekolah bersama dengan kakaknya Anisa dan Anisa dengan senang hati mau mengantarkan keduanya.
Yang pasti begini kalau Anisa punya adik dan tau rasanya menjadi kakak, walupun bukan adik kandungnya sendiri dan menjadi kakak kandungnya dengan sabar Anisa mendidik Andre dan susi.
Sementara Nabila juga sudah mulai berangkat ke kantor cabangnya dan tak butuh waktu lama Nabila sudah Sampai di kantornya langsung pergi ke ruangannya yang berada di lantai empat itu.
Di rumah Bu Rosita yang mendapat laporan bahwa ada yang bertindak ingin mengkorupsi uang perusahaan cabang yang ada cabang lainya,kini Bu Rosita meminta bantuan Nabila dan Bu Rosita akan datang ke perusahaan cabang yang di pimpin Nabila itu
Burl Rosita kini sudah dalam perjalanan menuju ke perusahaan cabang Nabila tak butuh waktu lama ia sudah sampai di kantor dan langsung bertanya ke Amel selaku asisten Nabila
__ADS_1
" hallo Mel,Nabila ada di kantor ngk ya" seru Bu rosita
" ada Bu,ibu langsung saja ke ruangannya Nabila Bu" seru Amel
" iya kalau gitu aku tutup dulu telponnya ya" seru bu Rosita
" iya Bu" seru Amel
Tak lama Bu Rosita masuk ke ruangan Nabila setelah mengetuk pintu ruangan dan sudah ada jawaban dari dalam ruangan.
" eh Bu rosita tumben datang ada apa Bu" seru Nabila
" ya kangen pengen lihat perusahaan ku,dan ada yang ingin aku sampaikan" seru Bu rosita
" iya kak silahkan duduk dulu" seru Nabila
" iya nab" seru Bu rosita
" ada apa kak,tumben datang kesini" seru Nabila
" di kantor cabang ada masalah nab,kakak bingung nab" seru kak Ros
" hla maslahnya apa kak" seru Nabila
" ya nyoba adakan rapat internal kak" seru Nabila
" terus pas semua pada rapat internal Kaka nyuruh petugas cleaning service memasang alat penyadap terus tinggal di pantau kak" seru Nabila
" oh iya ya kok aku gak kepikiran kak" seru kak Rosita
" heheh" seru Nabila
" ya sudah besok aku mau minta asisten aku biar suruh kumpulin semua manager untuk rapat terus aku akan suruh petugas cleaning service masang alat penyadap nab" seru ka Ros
" gimana perkembangan Perusahaan nab" seru kak Ros
" Alhamdulillah berkembang kak, kemarin habis dapat kerja sama sama perusahaan besar kak" seru Nabila
" oh ya bagus itu nab,semoga bisa terus berkembang nab, aku yakin kamu bisa kembalangkan perusahaan ini nab" seru kak Rosita
" iya kak minta doanya dan dukungannya kak" seru Nabila
" amin,terus kabar panti kamu gimana nab," seru Bu rosita
__ADS_1
" yah aman aja kak" seru Nabila
" orang tua kamu gimana kabarnya" seru kak Rosita
" Alhamdulillah sehat kak" seru Nabila
" ya udah aku balik dulu nab mau ke kantin cabang itu nab,dan mau memepersiapkan untuk besok nab,makasih sarannya nab" seru kak rosita sembari beranjak pergi keluar
" iya kak sama-sama" seru Nabila
Selepas bu rosita pergi Nabila pun kembali Melanjutkan pekerjaan hari ini,namun Amel datang ke ruangannya.
" nab Bu Rosita tadi ngapain nab" seru Amel
" tadi dia mau cari solusi tentang perusahaan cabang yang lagi ada masalah Mel" seru Nabila
" maslah apa nab" tanya Amel lagi
" ada yang ingin mengkorupsi uang perusahaan Mel" seru Nabila
" terus kamu kasih saran apa" seru Amel
" ya aku suruh selidiki dulu Mel, salah satunya memasang alat penyadap di ruangan semua manager Mel,terus tinggal memantu dari jauh Mel" seru Nabila
" yah itu aku rasa bagus nab" seru Amel
" iya cari bukti siapa yang yang menjdi dalangnya dulu baru antek anteknya Mel" seru Nabila
" emang berapa yang di korupsi nab" seru Amel
" ya kak Ros tidak cerita Mel,kan belum ada bukti cuman ada laporan aja Mel" seru Nabila
" oh iya ya m" seru Amel
" udah ah sekarang udah waktunya makan siang,yuk ke kantin udah lama gak ke kanti aku Mel" seru Nabila
" kamu sibuk terus nab" seru Amel
" hehehe,hla mau gimana lagi " seru Nabila
" ya sudah yuk,aku gak ambil handphone dulu nab" seru Amel
" iya aku juga beresin laptop dulu Mel" seru Nabila
__ADS_1
Amel pun beranjak pergi dari ruangan Nabila dan Nabila lekas memebereskan laptop danberkasnya,setelah selesai Nabila pun menghampiri ruangan Amel dan langsung turun ke bawah menggunakan lift khusus petinggi perusahaan.