
BOOOMMMMM....
Dengan suara ledakan yang menggelegar, seluruh hutan porak poranda. Setelah debu yang berterbangan mulai hilang, nampak lah lubang yang sangat besar.
"Heeeehh..... seperti nya.....dia kabur"
Udin benar-benar kecewa, apalagi dia telah melakukan semua yang ia bisa namun masih......
[DING]
[Misi :Kalahkan vampir yang meneror desa Fugo]
[Status:Selesai]
[Hadiah: Skill:Thread control, poin :22]
"Hemm? Aku pikir misi akan gagal karena vampir itu kabur. "
[Perintah misi hanya untuk mengalahkan vampir itu, jika vampir itu kabur saat bertarung dengan host, berarti ia telah kalah dan misi pun selesai]
"Seperti itu juga bisa? Jadi bagaimana kalau aku tadi berhasil membunuhnya?"
[Hadiah misi yang diterima juga akan lebih murah hati]
"Baiklah, mari lupakan itu dulu. Lebih baik kita makamkan tubuh Gadis itu. Oh iya siapa namanya? heh lupakan dia sudah mati jadi tidak perlu diingat. Mengingat nama orang asing hanya membuang waktu"
Udin lalu pergi tubuh nana yang selamat dari 'bencana' tadi.
Setelah membawa tubuh Nana,ia pun pergi ke desa untuk memakamkannya. Beberapa menit kemudian sebuah malam baru dengan batang pohon sebagai nisan dengan tulisan 'Gadis tak dikenal' terukir di kayu itu.
Setelah itu Udin pergi ke kota terdekat, mungkin ia akan menerima misi setelah sampai? Jadi ia pun memulai perjalanannya dengan senyum cerah.
Sementara itu, dihutan yang cukup jauh dari lokasi pertarungan, dimana pohon dan semak belukar begitu lebat. Ada pemandangan yang sangat menawan dan menarik hati.
Seorang gadis cantik, dengan rambut putih, mata merah, kulit putih pucat dan yang paling luar biasa adalah sekarang ia sedang tidak mengenakan pakaian alias ****nyang.
Dia adalah gadis vampir yang bertarung dengan MC kita beberapa waktu lalu.
Dengan mengorbankan banyak vitalitas, ia berhasil lolos, namun tentu saja ada banyak pengorbanan untuk kabur. Seperti rambut yang dulu hitam sekarang kehilangan vitalitas sehingga memutih. Kekuatannya pun turun banyak sehingga ia masih trauma.
__ADS_1
Baru saja kekuatan nya meningkat tapi dalam sekejap dia melemah,Sungguh malang , pikirnya.
"Tidak masalah, selama aku bisa minum banyak darah, kekuatan ku masih bisa kembali. Semua usaha ku lenyap karena lelaki sialan itu. "
Ia pun mulai berdiri dan menyingkirkan debu yang mengotori tubuh indahnya yang layak disebut keindahan no. 1 dunia.
"Orang itu sangat menakutkan, semoga aku tidak bertemu dengannya lagi. Aku harus secepatnya meningkatkan kekuatan dan meninggalkan dunia berbahaya ini"
Ia pun berjalan secara acak karena ia pun tersesat sehingga ia tak tau ke arah mana harus pergi.
Kembali ke MC kita.
Udin hanya berjalan santai sambil merasakan kekuatan baru d tubuhnya.
'Status'
Nama :Udin (???)
Ras:Manusia(Dragonic)
umur:13 tahun
Skill:
-abyssal lighting
-dragon magic
-boost magic
-delay magic
-thread control
-Dragonification(Step 1)
Item:
-Igni's sword
__ADS_1
-cryo sword
-blade of segus
- ring of asmodeus
-heal potion(13)
-stamina potion(8)........
Evaluasi kombat: *6
poin:25
'Tunggu, kenapa ada skill baru? Aku tidak ingat aku punya skill dragonification'
[Sebenarnya skill itu didapatkan setelah host menggabungkan garis keturunan Thunderous dragon, namun karena tubuh belum beradaptasi jadi skill itu belum tercantum pada data status host]
[Setelah pertarungan intens, tubuh host mulai terbiasa dan semakin kuat sehingga akhirnya skill itu pun muncul]
'Kalau begitu bisa kau jelaskan kemampuan baru itu? '
[Dragonification : Kemampuan bagi seseorang yang memiliki kekuatan Darah naga, Mengubah bentuk humanoid menjadi tubu naga. Tubuh naga terbagi menjadi 3 langkah yaitu dragonoid(Humanoid setengah naga , terlihat seperti naga yang mampu berdiri atau berjalan dengan dua kaki.) Memiliki kecepatan yang terbaik dari bentuk lain dari naga.
Dragonic : (Versi lanjutan dari Dragonoid, terlihat seperti naga yang lebih kecil) Memiliki kekuatan sihir yang lebih unggul dari dua bentuk lain.
True dragon : Puncak dari seluruh bentuk Naga, kekuatan fisik yang luar biasa namun kecepatan dan kemampuan sihir berkurang. Tapi dengan nafas naga yang lebih kuat dan pertahanan yang kokoh mampu menutupi kekurangan dari bentuk ini.
"Keren, aku bisa jadi naga hahahahahah"
Suara tawa bergema dihutan, membuat beberapa orang yang lewat sontak terkejut.
"Orang itu terlihat seperti bangsawan, tapi sepertinya dia sudah gila karena gagal dalam perebutan warisan, kasian ya. "
Orang orang mulai berbisik, tentu udin dengar tapi ia tidak terlalu peduli.
Setelah berjalan 2 hari dari desa Fugo yang sekarang hanya tempat angker, Udin telah sampai di tujuan berikutnya.
Sebuah gerbang besar dan kokoh terlihat walau masih berjarak ratusan meter. Bisa dibayangkan berapa luar biasa besarnya jika kau ada tepat didepan gerbang.
__ADS_1
"Permisi.... "
Suara yang manis terdengar dari belakang, membuat udin menoleh tanpa sadar.