
Di tempat gelap yang sudah tidak asing, Reynold melihat dua bola cahaya perak dan biru. Saat ini, Reynold sedang mengamati bola biru yang ia 'sentuh'. Beberapa informasi muncul dalam benaknya.
[Skill ultimate:Hero's Battlefield]
[Pengguna skill bisa menarik secara paksa target untuk memasuki medan pertempuran khusus]
[Ketika skill ini diaktifkan akan meningkatkan 5% seluruh status diri dan Mengurangi status 10% status musuh ]
[Ketika berada dalam medan pertempuran khusus, pemilik skill bisa memanipulasi aturan dunia disana secara bebas. ]
[Durasi dan jumlah lawan yang bisa ditarik tergantung dari jumlah kekuatan sihir dan perbedaan kekuatan dengan target]
Melihat informasi itu, Reynold tersenyum puas dan seringai aneh muncul diwajahnya.
"Dengan ini aku bisa mengalahkan monster itu"
Dengan kepercayaan diri tinggi, ia meninggalkan tempat itu.Dan berniat untuk bertarung ulang dengan lawan sebelumnya.
Ketika Reynold membuka mata perlahan, ia menyadari bahwa ia saat ini berada ditempat dimana banyak batu besar. Saat ini Reynold sedang terbaring di salah satu baru itu.
'Apa ia membawa ku ke sini?'
Reynold sempat khawatir bahwa tubuhnya mungkin akan dimakan oleh monster humanoid itu. Namun siapa sangka, ternyata ia bakal dibawa ke tempat yang aman.
Namun saat ini, ia merasakan keberadaan seseorang lalu melihat dengan waspada pada seorang pria yang sedang duduk diatas batu yang lebih besar dan tinggi dari yang ia duduki saat ini.
Pria itu memiliki rambut perak pendek, mata merah dan saat ini ia sedang mengenakan pakaian hitam dengan jubah bulu berwarna coklat dengan tudung menutupi wajah bagian atas. Ada semacam medali emas berbentuk kepala naga didada kirinya.
"Siapa kau? apa kah yang membawa ku kesini? Apa tujuan mu menyelamatkan aku? "
Sambil melihat sekeliling, mencari sosok monster humanoid sebelumnya yang bertarung dengannya, Reynold bertanya.
"Kau tak mengenaliku? " dengan alis terangkat Adams bicara.
"Pernahkah kita bertemu? maaf aku sepertinya sudah lupa" Reynold meminta maaf karena ia berpikir bahwa orang didepannya adalah kenalan dari 'tubuhnya'.
"Kita baru beberapa jam lalu bertarung habis-habisan, dan kau sudah lupa? kekekekkek sepertinya aku benar-benar mudah dilupakan" kata Adams sambil tertawa
Setelah mendengar itu, pupil mata Reynold mengecil dan melihat dengan terkejut pada pria itu.
"Kau? sungguh? kau monster aneh itu? "
"Aku bukan monster, aku naga, dasar sialan"
"oh iya, kalau tidak salah, di komik yang dulu ku baca juga memberi tau bahwa naga memang bisa berubah jadi manusia " gumam Reynold.
Meskipun pelan, apa yang dikatakan oleh Reynold masih terdengar oleh Adams. Mendengar perkataannya, Adams mulai curiga kalau pria didepannya adalah reinkarnator dari bumi.
"Lalu apa yang kau inginkan dariku?" Kata Reynold dengan waspada.
"Sebenarnya tidak ada, tapi aku agak penasaran kenapa kau tiba-tiba menyerang ku saat kita baru bertemu? Bukankah kita tidak memiliki dendam? "
Reynold terdiam ketika mendengar pertanyaan orang didepannya. Benar, ketika ia melihat monster humanoid yang terlihat kuat, sontak ia berfikir untuk menguji kekuatan barunya, tapi siapa sangka bahwa ia akan kalah begitu mudah.
__ADS_1
Sambil melihat pria didepannya, Reynold berkata "Aku melihat monster menuju kearah ku dan mungkin akan berusaha untuk membunuh ku, bukankah wajar jika aku menyerang lebih dulu agar bisa mengambil inisiatif atas pertarungan? " dengan wajah datar tanpa bersalah, Reynold berbohong.
"Ya..... itu memang masuk akal, jadi aku tidak bisa menyalahkan mu. Baiklah lupakan saja masalah itu, anggap saja salam sapa" Adams menganggukkan kepala setuju pada kebohongan lawan.
Melirik bar misi yang ia Terima sebelum nya, Adams pun langsung berbicara pada pria itu.
"Kau tau, tempat ini sangat berbahaya, jadi lebih baik kita membentuk tim untuk saling melindungi, bagaimana jika kau mengikuti ku mulai sekarang? kau seharusnya tidak memiliki tujuankan? "
Mendengar ajakan itu, Reynold tidan langsung menjawab tapi mulai melihat orang didepannya dengan nanar lalu berkata.
"Kau fikir aku akan mengikuti mu? Hanya karena kau sedikit lebih kuat dariku kau berniat menarikku dalam timmu? sayang sekali aku sudah muak dengan hal-hal seperti tim atau kelompok. Perkumpulan seperti itu rentan dengan banyak masalah seperti perselisihan, perkelahian bahkan pengkhianatan jadi.... aku menolak! " Reynold berkata dengan berpose aneh.
"Ada apa dengan pose itu? " Adams bertanya dengan bingung.
"Jojo"
"Heh? "
"Lupakan, kau tidak akan paham"
"yah terserah kau, tapi ya...... karena kau telah menyerang ku tiba-tiba, kau harus memberi ku kompensasi bukan? "
"Hah? apa yang kau inginkan? aku tidak punya uang atau makanan, aku miskin"
"Yah, sebenarnya aku berniat untuk pergi ke suatu tempat, tapi aku kesulitan, bisakah kau membantuku? "
"kau butuh apa? peta? transportasi? "
"Bukan, aku punya peta, dan aku bisa terbang, jadi yang ku butuhkan adalah penunjuk arah agar aku tidak tersesat, karena kadang kala peta tidak berguna di tengah gurun"
Lalu Adams menyerahkan petanya dan mengamati dengan rasa penasaran.
Setelah menerima peta Adams, Reynold mengulurkan tangan diatas peta. Beberapa saat kemudian, muncul sebuah kotak hitam dengan sedikit cahaya ungu. Lalu kotak itu terlihat sedang memindai peta untuk beberapa saat.
"Baiklah, kau bisa gunakan ini untuk penunjuk arah. Selama peta mu tidak salah maka kau bisa menemukan tempat tujuannu dengan lebih mudah"
"Hoooh..... keren, terimakasih "
"Tidak perlu difikirkan, kalau begitu kurasa ini akan menjadi perpisahan jadi selamat tinggal"
"Tunggu, aku masih belum tau nama mu"
"Reynold, kau bisa memanggilku Reynold"
Lalu Reynold terbang menjauh dengan battle suitnya.
Melihatnya pergi, hanya bisa menghela nafas dengan pasrah. Lalu melihat bar misi yang belum selesai, ia pun hanya menggelengkan kepala.
"Lupakan, lebih baik aku menyelesaikan misi utama dulu agar bisa pulang. Oh iya, sebelum pulang sebaiknya aku menemui Kayla dulu"
"Status"
Nama :Udin (???)
__ADS_1
Ras:Manusia(Dragonic)
umur:13 tahun
Skill:
-Mind power
-abyssal lighting
-dragon magic
-boost magic
-delay magic
-thread control
-Dragonification(Step 1 - step 2 )
Item:
-Igni's sword
-cryo sword
-blade of segus
- ring of asmodeus
-Pointer box
-heal potion(11)
-stamina potion(12).....
Evaluasi kombat: *8 (penyihir tingkat 1 menengah)
poin:75
Melihat kekuatannya yang sudah meningkat, Adams tersenyum puas.
"Baiklah, waktunya berangkat"
Ia pun melihat pointer box pemberian Reynold, ditengah ada tombol bulat berwarna ungu. Setelah ditekan, kotak itu berubah bentuk menjadi sesuatu yang mirip buku, dan diatas buka itu muncul hologram yang persis seperti peta miliknya, dan disana ada tanda panah yang sepertinya menjadi penunjuk arah. Lalu Adams terbang sesuai arahan pointer box itu.
Sementara itu, dibeberapa tempat misterius dibelahan dunia.
Di atas gunung penuh kabut, ada seekor burung putih raksasa dengan empat sayap terbang mengelilingi hutan didekat gunung berkabut.
Dilaut dalam yang sangat dingin, seekor penyu putih raksasa yang memancarkan aura dingin sedang tidur nyenyak.
Di gua yang gelap, seekor singa raksasa yang terbuat dari batu sedang berbaring diatas ribuan koin emas dan berbagai harta lainnya.
__ADS_1
Di sebuah kuil ditengah hutan musim semi, seekor ular raksasa dengan sepasang sayap sedang memakan kadal besar buruannya, ular ini tidak memiliki sisik melainkan bulu putih bersih seperti burung di sekujur tubuhnya, dan terkadang ada aliran petir kuning yang terpancar.