
"Tuan.... saya ingin mengucapkan terimakasih banyak atas anugrah penyelamatan anda. Tanpa bantuan yang mulia saya dapat dipastikan bahwa saya akan mati tragis seperti ayah dan paman saya" sambil menangis Nana berkata.
"Jadi kau masuk hutan dengan keluarga mu? hooh, ternyata kau tak sebodoh yang ku pikir bagaimana pun masuk hutan sendirian bukan hal yang bijak kecuali kau memiliki kemampuan untuk menjaga diri. Baiklah kau pasti lapar makan ini" Kata Udin sambil melemparkan daging di tangannya.
Nana menangkap secara reflek, "Daging ini adalah.... " Nana.
"Benar, itu daging beruang aneh itu"
"Keuh.... saya rasa hanya yang mulia yang bisa menyebut Guranta seperti itu... "
Udin hanya menatap kosong pada gadis didepan nya.
'Bukankah dia memang aneh? beruang yang memiliki dua pasang tangan tidak aneh? dan siapa yang Mulia? aku? hmmm.... '
Meski bingung Udin masih tak terlalu memikirkan itu.
__ADS_1
Setelah selesai makan, karena ini masih malam mereka pun tidur. Nana didalam tenda yang disiapkan oleh udin sebelumnya, sedangkan udin sendiri tidur di batu besar yang dia duduki sebelumnya.
Dan pagi buta sebelum matahari terbit mereka bangun. Dan atas 'permintaan' Udin Nana mengantar nya ke desa tempat tinggalnya namun sebelum itu mereka mencari tanaman obat untuk sepupu dan ibunya.
Setelah menelusuri hutan selama sekitar 2 jam, mereka sampai di padang rumput yang memiliki dan didekat nya ada danau kecil.
Dipinggir danau ada tanaman yang mirip tulip ber kelopak biru dan ada sedikit kemerahan. Tanaman inilah yang dibutuhkan untuk mengobati ibu dan sepupu Nana.
Mereka mengambil beberapa dan menyisakan sebagian agar tanaman langka ini tidak punah. Sebenarnya cukup 2 atau 3 bunga untuk mengobati dua orang namun karena kata Nana ada beberapa penduduk yang terkena penyakit serupa sehingga mereka memutuskan untuk membawa lebih banyak agar bisa dibagikan kepada para penduduk yang membutuhkan.
Diperjalanan mereka banyak bertemu binatang buas yang mencoba peruntungan mereka dengan menerkam 'mangsa' sayangnya nasib mereka hanya menjadi bahan makan malam dua orang ini.
Semakin lama bersama dan berbicara, Udin merasa aneh terhadap reaksi Nana. Saat berbicara dengannya, jelas sekali tubuh Nana gemetar seolah-olah takut padanya meski dia adalah penolong dan dia tidak berniat jahat.
Jadi dia bertanya pada sistem dan ternyata ia mendapat buff dari system sejak masuk ke dunia ini.
__ADS_1
*Pada saat pengerjaan misi pemula yaitu 3 misi Pertama dunia lain, host akan mendapat beberapa buff.
1.Greatest aura:Semua makhluk yang memiliki akal sehat akan merasa takut dan segan pada host.
2.Absolte command:Dapat digunakan untuk memerintah makhluk hidup berakal melalui kekuatan mental bersamaan dengan ucapan pemilik skill. Target akan kehilangan kemampuan untuk menolak perintah yang diberikan.
3.Super sense:Peningkatan panca indra berguna untuk kepekaan terhadap bahaya
'Bisakah kau menonaktifkan dua buff pertama tadi? itu hanya akan mempersulit ku nantinya, tapi kau bisa mengaktifkan kembali saat waktu yang tepat seperti dalam pertarungan misalnya? "
Udin berpikir karena diberi manfaat kenapa harus ditolak? walah buff ini juga merupakan pisau yang bermata dua. Buff ini jika digunakan dengan baik akan sangat membantu tapi juga akan mengurangi tantangan dalam misi sehingga menghalangi peningkatan serta pengalaman dalam misi. Terutama ini adalah misi pemula, jika misi mudah ini masih membutuhkan bantuan seperti itu nantinya akan menyulitkan misi berikut nya.
Lebih baik berlatih dan menambah pengalaman agar bisa lebih kuat dan menghindari kesalahan karena terlalu dimanja.
Dan setelah itu Udin dan Nana bisa berkomunikasi dengan baik tanpa ada kecanggungan saat perjalanan menuju desa Fugo.
__ADS_1