
Matatabi hendak menusuk punggung Raiga dengan senjata cakarnya. Namun entah darimana muncul pedang Samehada menangkis tusukan cakar tersebut.
Pedang Samehada tana digerakan oleh tangan Raiga, otomatis menebas Matatabi. Denga kedua cakara yang mennyilanng di tengah dada, Bijuu dua ekor yang telah berevolusi terpundur dan kedua telapak kaki bergesekan dengan permukaan pasir.
Kepulan asap dan debu menghalangi pandangan Raiga ke arah Matatabi. Akan tetapi, tiba-tiba Matatabi terpental sangat kuat dan menimbulann ledakan yang sanagt dahsyat dari tubuh Matatabi yang sepertinya terkena hantaman pukulan yang sangat kuat.
Pukulan tersebut merupakan hantaman jutsu Rino hengoku yang dilancarkan secara jarak jauh tanpa menyentuh target. Cukup membayangkan target maka target akan terkena pukulan jarak jauh.
Akira bisa melakukan pukulan yang sangt jauh jaraknya tersebut berkat persepsi pandangan tenseigan yang sangat jauh.
Matatabi masih bisa bangkit, walaupun tubuhnya agak terhuyung. Raiga tidak menyia-nyiakan Matatabi yang sedang limbung. Dari dalam pusaaran merah, dia mengeluarkan pedaang shibuki dan melompat setinggi mungkin untuk menjangkau Matatabi.
Pedang Shibuki ditarik ke belakag kepala untuk melakukan ancang-ancang dan berisap dihantamkan ke kepala Matatabi yang berjalan agak limbung.
BOOM! BOOM!
Pedang shibuki yang memiliki gulungan peledak, kertas-kertas yang bertanda segel peledak bercahaya dan menimbulkan ledakan beruntun. Ledakannya juga sangat kuat hingga Raiga terpental lusinan meter.
Tubuh Raiga terpelnting dan menghantam permukaan pasir beberapa kali hinga kepalanya menancap ke dalam permukaan pasir.
Kembali ke Akira, semua energi kehidupannya telah dialirkan ke dalam tubuh Mishima. Namun hal itu tidak membawa efek atau dampak apapun pada pemulihan tubuh Mishima.
Jiwa Mishima perlahan dihisap ke dalam jiwa Matatabi yang telah terkontaminasi chakra Enenra. Konsekuesninya, jika pun fragaya tewas, maka tidak bisa dihidupka dengan jutsu edo tensei maupun teknik rinne tensei.
Akira merasa ta berdaya, bulir-bulir cairan bening sudah meluncur deras di kedua pipinya dan dia sangat sedih hingga menundukan wajah dengan bulir-bulir cairan bening tersebut menetes deras mmembasahi wajah Mishima.
Perlahan tapi pasti, raga Mishima lenyap menjadi transaparan dan tambah membuat Akira menangis sejadi-jadinya. Dahulu kakaknya Kishima yang tewas dan sekarang Mishima tewas di depan matanya.
Akira terduduk lemas ketika raga Mishima sudah tak ada lagi dihadapan Akira dan berteriak, "Paman Mishima!"
__ADS_1
Akira menangis sesegukan dan perasaannya tersalurkan pada semua anggota inti organisasi Senso No Haijo.
Reina, Azura, Shinichi, Keiko, Denji, Byakuya, dan Shin yang sedang berjauhan dari Akira. Mereka semua menangis dan sangat bersedih telah kehilangan Mishima. Reinalah yang sangat terpukul, sebab membiarkan Mishima menghadapi Matatabi seorang diri.
Belum lama ini mereka berduka kehilangan sekutu ketat mereka, yakni Otsugakure. Kini harus berduka lagi kehilangan salah satu lagi satu anggota inti organisasi Senso No Haijo yang sudah dianggap sebagai keluarga.
Akira mengeraskan rahang, aura membunuhnya mennyelimuti tubuhnya dan kedua matanya berubah menjadi ryuzugan dengan 12 tomoe di kanan dan kiri manik matanya yang berwarna hitam legam dna menggeram, "Matatabi!"
Akira sudah tak memperdulikan lagi kondisi tubuhnya. Dalam pikirannya sekarang adalah menangkap Matatabi, sebab masih dibutuhkan oleh Akira untuk membangkitkan Jyuubi.
Akira melesat cepat tebang menuju Matatabi dengan kecepatan dewa super dan menciptakan lima bola spiral bertekanan tinggi tercipta dari lima elemen, "Ryuton: Go tsuin rasenryu!"
Bola spiral berkompresi tinggi dan mempunyai kepadatan chakra tingkat tinggi tersebut, merupakan jutsu gokaebi, raikoha, satsujin, rasenshuriken, azuran, dan raiqirin.
Kelima bola yang melayang di sekitar tubuh Akira mewakili setiap elemen dengan bola berwarna dan bentuk yang berbeda-beda.
Raikoha mewakili kompresi elemen air dan memiliki 5 cincin air di sekitarnya. Rasenshuriken seperti bola dikelilingi bilah seperti bilah lengkung fuma shuriken, tetapi milik Akira memiliki delapan bilah dan dua kali lipat lebih besar dari milk Naruto.
Gokaebi dilesatkan lebih dahulu ke arah Matatbi untuk menarik tubuhnya ke arah Gokaebi. Semua lautan pasir dalam radius 650 meter tertarik ke arah Gokaebi dan membentuk planet kecil.
Matatabi dan Raiga pun tertarik ke arah Gokaebi. Raiga yang tersudut segera menciptakan pusaran merah untuk kabur dan pria berjenggot merah tersebut tubuhnya terhisap pusaran merah daan mengembalikannya ke kantor Mizukage.
Sementara itu, Akira melestakan raiqirin ke arah Matatabi yang sedang membesarkan tubuhnya kembali ke bentuk bijuu ekor dua. Namun duri-duri raksasa dari perukaan gokaebi menusuk punggungnya dan tarikan gravitasi dari gokaebi membuatnya tidak berdaya.
Bola petir emas dengan petir bersahutan dan membelah udara tersebut menghantam tepat di dada tengah Matatabi yang sudah berubah menjadi Bijuu ekor dua jauh lebih besar dari seblumnya.
BOOOM!
Suara ledakan dashyat disertai kepulan asap dan debu yang menjulang ke langit membentuk siluet jamur, sungguh memekikan telinga.
__ADS_1
Getaran 4.4 skala richter terasa sampai ke Sunagakure, Ishigakure, Amegakure dan Kusagakure.
Banyak bangunan dari keempat desa tersebut runtuh dan menimpa penduduk mereka hingga menelan korban jiwa.
"Groaaar ...!" Matatabi meraung keras dan raungannya menghempaskan kepulan asap juga debu yang menghalangi panndangannya ke arah Akira.
Matanya nyalang, rahangnya dikeraskan, ingin rasanya dia mencabik-cabik Akira yang telah membuatnya merasakan sakit bertubi-tubi.
Akan tetapi serangan Akira tidak berhenti dan melemparkan rasenshuriken beserta azuran.
Pertama bola api dengan cicin api 7 warna melesat cepat ke arah Matatabi yang masih melayang di udara tertusuk duri-duri raksasa dari bola gokaebi.
BOOM!
Lagi-lagi Akira menargetkan dada Matatabi untuk dihantam oleh bola api yang membakar semua tubuhnya. Untuk melipatkan daya rusak dan rasa sakit dari serangan elemen api, rasen shuriken segera mennghntam perut Matatabi.
BOOM!
Seluruh sel-sel di dalam tubuh Matatabi di eliminasi secara paksa dan tubuhnya dibakar dengan suhu panas mencapa 3000 derajat. Kulitnya mengelupas dan seperti disayat-sayat ratusan ribu pedang.
Kini tiba serangan terakhir untuk membuat Matatabi sekarat dengan hantaman raikoha dan tubuh Akira ikut melesat ke arah Matatabi.
Lagi-lagi Akira mengincar dada bagian tengah Matatabi, "Groaaaaar!" teriak Matatabi.
Suaranya semkin lama semakain lamat-lamat terdengar, dan terdengar batu kristal pecah dari dalam dada Matatabi.
"Ryuton: Genryuu jyu fujin!" Akia menngeluarkan patung kepala naga di belaknng tubuhnya yang keluar dari kehampaan dengan teknik kuchiyose.
Patung kepala naga tersebut berjumlah tujuh kepala an salah satu kepalanya sudah terbuka mata dan mulutnya.
__ADS_1
Keenam patung kepala naga juga membuka multunya daan mengeluarkan siluet kepala naga berwarna emas dan langsung masuk ke dalam tubuh Matatbi untuk menghisap cakra enenra di dalam tubuh Matatabi.