
Suara ledakan yang dahsyat sungguh memekakan telinga, setiap bom chkara disambar petr emas yang melindunggi lapisan kkubah pelindung.
"Seiryu! Suzaku! Hancurkan meriam-meram chkara itu!" teriak Azura berapi-api sambil mengacungkan tangan. Kemudaian tangan ittu menunjuk ke arah bairsan meriam chakra dengan membidik menggunakan sharingan 6 tomoe, "Katon: Nana Bakufu Ranbu!"
Suzaku dan Seiryu yang sedang terbang melesat sangat cepat, menarik nafas dlam-dalam hingga dadany mengembang. Keduanya serentak menyemburkan angin dan api bertekanan tinggi.
SWUSH!
Api tersebut memabkar apapun yang dilewatinya dan berkat semburan angin yang sangat kua dari Seriyu, api itu pula bertambah besar kobarannya. Saat itu, Azura menembakan sinar laser api 7 warna dari ketujuh jarinya ke arah api yang berkobar-kobar membakar apapun yang dilewatinya.
Pasukan shinobi Yon Kingu sama sekali tidak gentar dan serentak merapal segel tangan, "Suiton: Suuijinheki!"
__ADS_1
Dinding air berlapis-lapis muncul di depan barisan meriam chakra. Dinding air tersebut juga memiliki kepadatan chakra elemen air yang sangat tinggi dan mampu mengatasi serangan pamungkas dari Azura beserta Suzaku dan Seiryu.
"Apa?! Tidak-tidak mungkin?!" AZura melebarkan mata dengan rahang terjatuh, tubuhny agak gemetar dan merasa putus asa. Ditambah lagi pelindung yang dibuat Genbu akan segera hancur.
Susano'o milik Sarada dan Kugutsu raksasa milik Hanabi pun lenyap karena kehabisan chakra.
"Sial! Benar-benar sial! Kenapa mereka menyerang Namigakure disaat sedang pemulihn. Ditambah lagi merek menggunakan senjata yang terlalu kuat. Aaaaargh!" Hiyosehi kesal dan mengacak-acak rambutnya. Tidak ada yang bisa dia pernbua disaat genting seperti ini.
Meriam di bagian bawah Prometheus menyala terang berwarna merah dan bersiap menembakan sinar laser ke arah kubah pelindung.
"Huff ... huff ...." Byakuya turun perlahan mengendarai awan pasirnya dan dadanya kembang-kempis ttak karuan. Semua chakranya telah habis digunakan untuk menghalau semua bom chakra yang akan menghantam kubah pelindung. "Paman Shinichi, nampaknya aku ta bisa minum-minum untuk merayakan pernikahan paman dengan Nona Niseki."
__ADS_1
"Ya, begitulah. Nasib kita sudah tamat, mungkin kita akan menyusul Kishima dan Mishima." Sinichi pun bernasib sama seperti Azura dan Byakuya yang sudah kehabisan chakra, dadanya kembang kempis tak karuan. Mereka bertiga sudah hilang harapan untuk menang dari pasukan Yon Kingu.
Baru kali ini mereka merasakan putus asa dan rasa putus asa itu telah menyebar ke seluruh warga Namigakure.
Mereka bertiga merasakan jika Akira telah pingsan, Hizug juga masih pingsan, dan Shin juga terluka parah terkena racun dari Ryuyori.
Semua anggota inti organisasi Senso No haijo berjauhan dan dalam kondisi yang sedang terluka parah, baik lahir maupun batinnya.
ratusan meriam laser berhasil ditembakan dari bawah Prometheus. Semua orang pasrah, kecuali lima siluman kontrak milik Azurayang terus berjibaku menghadapi pasukan shinobi Yon Kingu.
SWUSH!
__ADS_1
Cahaya terang benderang meliputi seluruh wilayah Namigakure. Semua orang termasuk shinobi Konohagakure yang ikut membantu juga memejamkan mata dengan pasrah. Merekka sudah bersiap baik lahir dan batin untuk menemui raja neraka.
Sinar-sinar laser tersebut semakin dekat, waktu seperti berhenti berputar. Saat sinar laser akan menghantam lapisan petir emas.