
Kembali ke Akira yang sedang mennyandakan tubuh Arakami di batu besar dan merapal segel tangan, "Senryupo: Tendo no ken Xuan Wu!"
Ketujuh pedang terangkat dan hilang menjadi kepulan asap. Hanya tersisa satu pedang berwarna hijau melesat ke arah Arakami dan menusuk perutnya.
[Ding! Tuan telah kehilangan 1 poin Chakra Enenra untuk memulihkan luka, stamina dan chakra Godaime Tsuchikage Arakami. Saat ini poin chakra Enenra tersisa 97 poin]
[Ding]
[Status]
¤----------¤----------¤
[Nama : Ryutsuki Akira
Umur : 12 tahun
Chakra: Tidak terbatas
Chakra Enenra: 97/Tidak terbatas
Level : Ryunin 9 (0/100.000.000.000)
[Bloodline : Klan Ryutsuki]
[Doujutsu:
Rinnegan level tomoe: 7 (Max/Max)
Tenseigan level tomoe: 7 (Max/Max)
Ryuzugan level tomoe: 7 (Max/Max)
Jikkukan rank: SSS(Max/Max)
[Ninjutsu: (Terkunci)
Katon rank: SSS(Max/Max)
Suiton rank: SSS(Max/Max)
Doton rank: SSS(Max/Max)
Raiton rank: SSS (Max/Max)
__ADS_1
Futon rank: SSS(Max/Max)
[Skill :
Kenjutsu : Kiri no shinobigatana sichinin shu no jutsu, Senryupo: Tendo no ken Rasen.
Medikal ninjutsu rank : SSS(Max/Max)(Terkunci)
Taijutsu Kagekami rank: SSS(Max/Max)(Terkunci)
Kuchiyose no jutsu:
Nama hewan: Ryudoko
Rank: Ancient
Level: Tenshi (0/10.000.000)]
[Inventori : Ryutaiga, 9 pil Hiringu, 2.009 pil chakra. 100 kristal tetsu]
[Saldo : 0]
[Untuk meningkatkan level host bisa menyerap chakra senjutsu, membunuh nukenin, atau menelan yoru]
¤----------¤----------¤
[Untuk memperoleh poin chakra, tuan bisa melakukan hal-hal yang mesum, makan yang enak dan meciptakan ledakan emosi pada orang lain]
Akira lngsunng tersenyum licik melihat panel hologram merah di depan mukanya, "Ini namanya gurih-gurih nyoi, coy!" teriaknya berapi-api.
Setelah kondisi tubuh Arakami pulih, Akira memapahnya dan bertelportasi ke rumah sakit Iwagakure. Tubuh Arakami direbahkann pada salah satu brangkar dan Akira meninggalkan Arakami begitu saja. Dia kali ini tidak ingin terlalu menonjol seperti sebelumnya dan hanya mengundang banyak masalah.
Akira beralri cepat untuk keluar dari rumah sakit, lalu melompati satu atap gedung ke atap gedung yang lain. Matanya berkeliling dan mendapati banyak kerusakan di setiap sudut wilayah desa Iwa.
"Para Yokai itu lebih mengerikan daripada bijuu. Padahal hanya satu level tetsu, tapi mampu membuat Iwagakure hancur luluh lantak. Aku hatrus bergegas melaporkan keadaan ini ke perserikatan shinobi," gumam Akira sambil terus melompati atap gedung ke gedung yang lain.
Hingga akhirya Akira sampai di depan gedung perserikatan shinobi yang sedang dituntut oleh para petinggi Iwagakure dan bebeapa Anbu Iwagakure.
"Keluar kau sampah!"
"Gara-gara kerja kalian hanya bermalas-malasan dalam menjelajah! Lihat! Iwagakure telah hancur!"
"Dasar mulut bau yang gosok gigi hanya dengan air kencing, kubunuh kalian!"
__ADS_1
Semua oorang ynag berunjuk rasa menghardik dengan teriakan keras. Kepala perserikatan shinobi pun dibuat takut dan tidak berani kelaur gedung perserikatan shinobi.
Akira lewat denngan santai, tanpa adaa rasa takut karena gedung perserikatan shinobi terkepung oleh para pejabat tinggi Iwagakure dan juga para Anbu Iwagakure.
"Tuan-tuan, tenanglah! Tsuchikage sama juga aku dengar sudah berada di rumah sakit dan Tsuchikage samalah yang berhasil mengalahkan Yokai yang telah menghancurkan Iwagakure," jelas Akira dan semua orang menatapnya dengan tatapan seperti manik mata Elang.
Tetua Iwagakure bernama Hisamu mencengkram kerah baju Akira dan menamparnya, "Jangan Bercanda!"
Salah satu Anbu Iwagakure tiba dengan tubuh berkedip dan berlutut satu kaki di depan Hosamu, "Lapor Hosamu sama! Arakami sama sekarang berada di rumah sakit dan tidak tahu siapa yang menyelamatkannya."
Hosamu membulatkan mata dan melepas cengkramannya dari kerah baju Akira, "Cepat antar aku kesana!" katanya dengan nada cepat.
Para tetua, pejabat tinggi dan Anbu Iwagakure hilang dari pandangan mereka menuju rumah sakit Iwagakure.
Akira menyeka darah di sudut bibirnya dan meludah, "Cuih! Hebat juga bisa melukai mulutku."
Miami yang gemetar ketakutan dan berlindung di bawah meja resepsionis segera keluar. Setelah tak lagi mendengar suara ribut-ribut di luar gedung.
Dia hanya melihat seorang pemuda tampan berjalan santai masuk ke dalam gedung dan melebarkan matanya, "Bukankah dia yang beberapa jam yang lalu mengambil misi penjelajahan portal putih? Dia sudah kembali?!"
"Nona, masalah diluar sudah beres dan tak perlu takut. Aku datang untuk melaporkan misi!" teriak Akira sambil berjalan dengan berkacak pinggang.
Mendengar Akira berteriak, Nanoko dan Samuchi turun dari lantai dua dengan menatap sinis ke arahnya.
"Jangan bercanda! Kau pulang tidak membawa bukti apapun!" teriak Miami, Nonoko dan Samuchi serentak.
"Ya, aku memang tidak membawa apapun. Namun aku membawa informasi yang mungkin berguna untuk perserikatan shinobi dan semua shinobi di Iwagakure. Aku rasa informasiku ini mengubah segalanya," balas Akira santai dan terkesan malas menangggapi ketiga orang yang selalu membentaknya.
Mereka selalu ngotot tanpa mau mendengar penjelasan Akira dahulu.
"Ngomong ayam, informasi apa? Omong kosong informasimu itu. Buktinya yang mengalahkan siluman yang menyerang Iwagakure telah dikalahkan Tsuchikage," cibir Samuchi dengan tatapan sinis dan benar-benar merendahkan Akira tidak secara langsung.
"Maaf, ketua perserikatan shinobi. Nama monster itu bukan siluman tapi Yokai dan memiliki tingkatan mulai dari tetsu, buronzu, kin, gin, shirogane dan akaryu." Akira mengeluarkan tiga kristal prisma putih dari inventaris sistem.
Kristal prisma putih tersebut merupakan esensi dari Yokai yang Akira bunuh di dalam dimensi tetsu.
Awalnya, Miami, Nanoko, dan Samuchi meragukan benda yang diperlihatkan oleh Akira. Mereka mengidentifikasinya dengan memegang, menggigit, dan merasakan chakra di dalamnya dengan alat yang sudah disesuaikan dengan gelombang chakra di dalam portal.
"Tidak mungkin?! I-ini benda yang bukan berasal dari bumi?!" Miami, Nanoko, dan Samuchi melebarkan mata.
Mereka bertiga menjatuhkan rahang dan seolah tak percaya dengan Akira yang bisa masuk ke dalam portal dan bisa kembali, dtambah lagi membawa hasil yang sangat gemilang, yakni membawa prisma kristal tetsu.
"Aku rasa demi meningkatkan keamanan dan pamor perserikatan shinobi agar bisa dipercaya oleh para shinobi bayaran, juga pemerintah Iwagakure. Saranku, kita harus berani masuk portal dan menutup portal-portal itu." Akira memberikan saran pada Samuchi selaku kepala perserikatan shinobi.
__ADS_1
"Hmmm ...." Samuchi menopang dagunya di telapak kanan sambil berpikir keras atas saran Akira dan melanjutkan, "Itu terlalu beresiko. Kita hanya empat orang saat ini, ditambah lagi kita tidak tahu kelemahan para Yokai itu."
"Tenang aku tahu. Asal diserang dengan jenis chakra yang sama dan aku menyebutnya chakra Enenra, kita bisa melukai para Yokai, bahkan bisa membunuhnya," tegas Akira dengan penuh percaya diri.