SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 2 : SHINOBI SYSTEM
Chapter 229 Penampiln Baru Akira


__ADS_3

[Ding]


[Evolt telah menghapus semua ingatan semua orang kecuali semua orang yang berada di Hoshigakure, termasuk klan Otsutsuki, Mizukage Kagura dan Mizukage Chojuro]


[Biaya penghapus ingatan untuk semua orang, semua uang di saldo sistem dinolkan, system berkedip, semua ninjutsu elemen, medikal ninjutsu, taijutsu dibekukan selama 1 tahun]


Akira mengernyit melihat panel hologram berwarna merah tersebut. Semua uang, medikal ninjutsu, semua ninjutsu elemen, dan taijutsu andalannya dibekukan sementara, ykni selama satu tahun.


Akira juga merasakan chakra yang sangat aneh di seluruh wilayah dunia shinobi. Chakra yang sangat gelap, daan membbuat semua orang gemetar ketakutan jika merasakannya. Sayangnya chakra tersebut hanya Akira saja yang merasakannya.


Tanpa basa-basi Akira melepaskan topngnya dan berjalan perlahan menuju lobi rumah sakit untuk keluar dari banguna yang sangat ramai tersebut.


Akira terus berjalan dan mendengar desas-desus dari setiap orang yang ia lewati. Jika wilayah Iwagakure telah memunculkan portal-portal yang aneh dann beberapa shinobi level chuunin serta jounn yang dikirim tidakpernah kembali.


Kejadian ini terjadi semenjak Akira koma dan menyulitkan organisasi Yon Kingu untuk mencari informasi dari kemunculan portal-portal yang sangat banyak di wilayah Iwagakure.


"Rambutku terlalu panjang. Aku inngin mmemotong rambut biar selalu terlhhat kece badai," gumam Akira yangg selalu diperhatikan oleh semua orang.


Wajahnya yang tampan berkilau, dengan baju shinobi berwarna putih, membut semua orang terpesona melihatnya.


"Sangat tampan!"


"Luar biasa sekali sampai rahimku hangat, oh tidak!"


"Tampan lirik aku!"


Semua wanita yang dilewati oleh Akira menggodanya dengan gestur dan tatapan penuh minat ingin memiliki Akira. Akan tetapi, pemuda berambut merah tersebut hanya tersenyum tipis menanggapinya.


"Tersenyumlah kalian. Sebentar lagi kalian akan aku hancurkan seperti Konohagakure," batin Akira tersenyum licik.

__ADS_1


suapayy tak dikejar-kejar wanita-wanita itu, tubuh Akira berkedip, menghilang daari pandangan semua wanita-wanita itu.


"Kemana si tampan itu?" Semua wanita yang mau mengejarnya berekspresi menyipitkan mata. Lalu matanya berkelilinng mencari keberadaan Akira yang sudah berada di depan salah satu kedai restoran dan salon.


"Aku datang!" Akira berteriak dengan penuh semangat dan membuka pintu kedai yang bernama Ke-biri.


"Silahkan tuan! Silahkan!" Pelayan wanita menyambut Akira dengan tersenyum ramah. "Mau makan atau potong rambut? Atau keduanya tuan?"


"Aku mau potong rambut saja. Uangku tidak cukup untuk makan," jawab Akira dengan tersenyum ramah dan memegang tangan playan wanita itu untuk menggodanya.


"Ti-tidak apa-apa tuan. A-aku akan memberikannya gratis a-asal tuan bisa membantuku mendapatkan ba-banyak pelanggan," pinta Yukimaru dengan tersenyum ramah dan jantungnya berdetak tak karuan, karena tangannya dipegang pemuda tampan tersebut.


"Baiklah." Akira mengangguk dengan tersenyum ramah pada Yukimaru dan tambah membbuatnya tersipu malu. Bahkan tangannya sampai ergetar tak kuasa menahan keindahan wajah Akira.


Akira dibawa ke salah satu ruangan pelanggan VVIP dan Yukimaru membukakan pintu. Di dalam tersedia meja dan sofa yang memutar dengan kaca jendela menghadap pusat kota Iwagakure.


"Tuan, sepertinya anda baru datang kemari ya? Bolehkah aku tahu nama anda" tanya Yukimaru yang tiba-tiba agresif melihat ketampanan akira.


"Oh, ya. Namaku Ryutuski Akira. Aku hanya seorang shinobi pengelana dan ingin membina karir di Iwagakure. Siapa tahu aku bisa menjadi shinobi sukses di Iwagakure," jawab Akira dan mengulas senyum ke cermin. Senyuma Akira membbua jantung Yukimaru meleleh.


"Oh, tidak. Rahimku sudah hangat," batin Yukimaru dengan kedua pipi merah merona, "Aku hru fokkus dan tak boleh mengecewakan tuan Akira."


"Tuan, mau dipotong gaya rambut apa? Kebetulan aku adalah tuukang cukur yang sangat profesional dan bisa membuat laki-laki maupun perempuan yang datang ke restiran dan salon Ke-biri ini menjadi tampan juga cantik setelah keluar dari kedai kami ini," tanya Yukimaru dengan penuh percaya diri.


"Rambutku teralu panjang seperti Madara Uchiha. Tolong potong saja seperti Yondaime Hokage," jawab Akira dan kembali menngulas ssenyum lebar ke cermin. Raut wajah Yukimaru semakin memerah dan menunduk grogi.


"Aku harus semangat!" teriak Yukimaru di dalam batinnya untuk menguatkan diri oleh godaan-godaan dari Akira.


"Dasar wanita, begitu saja sudah grogi daan tak karu-karuan, cih," batin Akira tersenyum sinis.

__ADS_1


Yukimaru mulai memotong rambut Akira sesai keinginannya. Akira jjuga terus bertanya dengan ramah untuk mengorek informasi mengenai Iwagakure dan dengan senang hati, Yukimaru memberikan semua rincian informasi mengenai Iwagakure saat ini.


Akira benar-benar dilayani bak seorang raja oleh Yukimaru dann tentu saja mengundang iri salah satu anggota laki-laki klan bangsawan di Iwagkure.


Kido Yositsugu merupakan putra pertama dari Kabuki Yoshitsugu, patriark klan Yoshitsugu yang merupakan klan terkaya nomor satu saat ini di Iwagakure.


Kido menendang pintu ruangan pelanggan VVIP dan berteriak, "Bedebah! Berani kau memberikan ruangan ini pada pelanggan lain! Aku bunuh kau perempuan rendahan j*****!"


Kido melesat ke arah Yukimaru yang sudah menyelesaikan potongan gaya rambut Akira dan mencekik tengkuknya, "Doton: Ganchuu ---"


Akira menoleh dengan tatapan tajam ke arah Kido, tensei-rinnegannya diaktifkan. Kido langsung berlutut lemas dengan dada sesak tertekan aura membunuh yang dikeluarkan Akira. Tengkuk Yukimaru dilepaskan oleh cengkraman tangan Kido.


"Ba-ji-ngan! Be-ra-ni k-kau menindasku!" Kido menatap nyalang Akira yang sudah berdiri menghadap Kido.


"Tuan, tidak perlu dipermasalahkan. Aku hanya lewat dan aku meminta maaf, ini semua kesalahanku," kata Akira menegakan badan Kido dan Yukimaru bergantian.


"Ada apa ini?" tanya pemilik restoran Ke-biri yang terburu-buru mendengar suara pintu ditendang.


"Tidak apa-apa, tuan. Ini hanya salah paham." Akira langsung menghilang setelah menjawab pertanyaan dari Hakasan sang pemilik restoran dan salon Ke-biri.


Akira menggunakan teknik shunsin untuk berpindah tempat ke depan sebuah gedung yang baru 3 bulan yang lalu didirikan. Gedung shinobi bayaran atau gedung perserikatan shinobi yang bukan shinobi dari Iwagakure.


Pemerintah Desa Iwa mendirikan gedung perserikatan shinobi, bertujuan busuk dengan mengumpankan shinobi yang bukan dari Iwagakure untuk diberikan misi penjelajahan portal yang bermunculan di Iwagakure.


Akira berjalan perlahan dan tidak ada satu pun shinobi luar Iwagakure yang mengantri untuk menjadi bagian dari perserikatan shinobi.


"Hoaaam ...! Sungguh membosankan. Banyak misi penjelajahan tapi tidak ada satu pun shinobi yang mau mendaftar. Apakah banyak pengecut di Iwagakure?" gerutu Miami bermalas-malasan dengan merebahkan kepalanya di atas permukaan meja resepsionis.


"Permisi!" Akira berjala perlahan lahan ke arah meja resepsionis. Miami masih bermalas-malasan dan tak menghiraukan Akira yang ingin mendaftar.

__ADS_1


__ADS_2