System Of Beauty

System Of Beauty
Bab 21. Skill Dash


__ADS_3

"Ayo menyebar!"


Para preman yang sebabkan kekacauan di sekolah pun menyebar. Mereka melakukan cara ini untuk mencari target yang sedang menjadi target mereka.


"S-iapa... yang mereka cari?" tanya salah satu siswa panik dan cemas.


Tapi pertanyaan tersebut tentu saja tidak ada yang bisa memberikan jawaban. Mereka semua tidak tahu siapa yang sebenarnya mereka cari, kecuali Ryan.


Saat ini, Ryan kebetulan berjalan keluar dari lapangan olahraga. Dia bosan karena penilaian lari tertunda.


'Zee? Apa mereka mencari Zee?' Ryan bertanya dalam hati.


Dengan cepat Ryan kembali berlari menuju ke arah lapangan olahraga. Dia ingin memastikan kebenaran yang terlintas dalam pikirannya barusan.


Tapi pada kenyataannya, situasi di lapangan olahraga sudah berbeda. Terdapat 33 orang yang dipimpin oleh seorang pria yang berambut Mohawk. Para pria tersebut adalah orang-orang Lex Luther, yang bisa diidentifikasi sebagai preman atau orang yang mengancam ketertiban.


Mereka semua tiba-tiba merangsek masuk ke lapangan olahraga, yang membuat seluruh murid yang berada di sana merasa ketakutan.


"Minggir! Dia pasti ada di sini!"


Ketiga pria tersebut sangat yakin bahwa siswi yang mereka cari berada di lapangan sebab tidak ada di manapun mereka tadi mencari.


"Eh, siapa itu?"


"Ihhh, takut..."


Namun, keadaan tiba-tiba berubah ketika Zee menggunakan skill yang telah dia peroleh dari toko System.


Skill tersebut dikenal sebagai "Dash", yang memungkinkan Zee untuk bergerak dengan sangat cepat. Karena skill ini, aksinya tidak akan diketahui oleh siapapun.


Apa yang dilakukan oleh Zee ini sabagt cepat, sehingga tidak disadari oleh siapapun juga.


[Ting]


Nama : Zee


Ras : Manusia


Umur : 17 tahun


STR : 24


AGI : 8


INT : 15


CHARM : 10%


LUCK : 1


Pengaturan wajah : 0


Skill : 0


Toko : 0


PK : 100

__ADS_1


Uang : Rp 4.000.000


Misi hari ini : Menang lari 100 meter


EXP : 100%


Zee menatap penuh perhatian ke layar hologram transparan. Dia meng-klik toko System, tempat di mana dia bisa membeli berbagai skill yang berguna. Dia memiliki sejumlah Poin Kebaikan yang telah dikumpulkannya dari berbagai petualangan sebelumnya. Zee memutuskan untuk menggunakan poin kebaikan tersebut untuk mendapatkan skill Dash yang sangat berguna dalam keadaan seperti sekarang.


Zee masuk ke dalam toko dan memilih skill yang tepat untuk digunakan kali ini. Dia menunjukkan minatnya pada skill Dash


"Aku mau beli Skill Dash. Berapa Poin Kebaikan yang harus digunakan untuk bisa mendapatkan skill ini?"


[Skill Dash memiliki harga 50 poin kebaikan, Nona Zee. Nona bisa mendapatkannya.]


Zee memeriksa saldo Poin Kebaikan dan mengetahui bahwa dia memiliki cukup untuk membeli skill tersebut. Dia memutuskan untuk melanjutkan transaksi.


"Baiklah. Aku menukarnya."


Zee menukar 50 Poin Kebaikan ke toko System sebagai pembayaran untuk mendapatkan skill Dash. Setelah menerima poin kebaikan, System mengeluarkan sebuah item yang berisi skill Dash pada Zee.


[Ting]


Nama : Zee


Ras : Manusia


Umur : 17 tahun


STR : 24


AGI : 8


INT : 15


CHARM : 10%


LUCK : 1


Pengaturan wajah : 0


Skill : Dash


Toko : 1


PK : 50


Uang : Rp 4.000.000


Misi hari ini : Menang lari 100 meter


EXP : 100%


[Ting]


Zee menerima item tersebut dan menggunakannya. Dia mengetahui bahwa untuk mengaktifkan skill Dash, dia perlu mengikuti instruksi yang tertulis di item tersebut.


Setelah mengikuti instruksi dengan seksama, Zee berhasil menguasai skill Dash.

__ADS_1


Sekarang, Zee memiliki kemampuan untuk bergerak dengan cepat menggunakan skill Dash. Dia dapat menggunakan kecepatannya yang baru ditemukan ini dalam pertempuran dan situasi lain yang membutuhkan manuver cepat.


Dengan skill Dash yang berhasil diperolehnya melalui transaksi menggunakan poin kebaikan, Zee merasa lebih percaya diri dan siap untuk menghadapi 33 pria prema yang datang menargetkan dirinya.


Bug dug bag bug


Wusss wusss wusss


"Argh..."


"Awwhhh!"


Sebagai hasil dari penggunaan skill Dash, satu per satu para preman yang dipimpin oleh tiga pria Mohawk roboh. Zee telah menggunakan kecepatan dan kekuatannya untuk menghancurkan para preman dengan cepat dan efektif.


Aksinya yang tiba-tiba dan kemampuannya yang luar biasa membuat para preman tidak dapat melawan atau menghindarinya.


"Ahhhh..."


"Hai, apa ini?"


Situasi ini membuat seluruh murid yang awalnya ketakutan menjadi terkejut. Tapi mereka tidak tahu, siapa yang membuat para preman jatuh dengan sendirinya.


***


Polisi baru saja tiba di lokasi setelah kejadian, dan mereka juga terkejut dengan apa yang terjadi. Mereka tidak mengetahui bahwa Zee adalah orang yang bertanggung jawab atas tumbang dan kalahnya para preman. Namun, karena situasi tersebut perlu ditindaklanjuti, polisi segera mengambil tindakan untuk membawa para preman yang tidak berdaya tersebut ke kantor polisi.


Situasi ini terjadi setelah Zee menggunakan skill Dash untuk mengalahkan para pengacau yang memasuki sekolah, kemudian merangsek ke lapangan olahraga.


Ketika para preman tersebut tergeletak tidak berdaya, semua orang, termasuk murid-murid di sekolah, tercengang melihat kejadian tersebut. Mereka tidak bisa memahami bagaimana para preman bisa jatuh begitu cepat dan tanpa ada yang bisa melawan mereka.


Di sekitar sekolah, keanehan ini menjadi buah bibir dan topik pembicaraan utama. Murid-murid dan guru-guru saling berbisik dan bertanya-tanya tentang bagaimana para preman bisa jatuh begitu cepat tanpa ada yang tahu penyebabnya.


Berbagai spekulasi dan teori pun mulai muncul, mencoba mencari jawaban atas kejadian yang tidak dapat dijelaskan ini.


"Hei, kamu lihat tidak? Tiba-tiba saja para preman itu semua roboh begitu cepat! Apa yang sebenarnya terjadi?"


Sebagian besar penghuni sekolah bertanya-tanya tentang keanehan yang baru saja terjadi.


"Ya. Ini benar-benar aneh! Bagaimana mereka bisa jatuh begitu mudah? Apakah ada malaikat yang tiba-tiba datang memberikan pelajaran pada mereka?"


"Aku tidak tahu. Mungkin saja ada salah satu penghuni sekolah yang memiliki kemampuan di atas rata-rata, kemampuan yang tidak mungkin bisa dimiliki oleh orang-orang biasa."


Mereka mengangguk paham dengan penjelasan yang diberikan oleh temannya kali ini. Tapi, untuk mengetahui siapa orang tersebut, tentu saja mereka tidak pernah tahu.


"Siapa tahu, mungkin orang itu memiliki keahlian rahasia atau sesuatu yang tidak kita ketahui."


Di kantor, guru-guru juga membicarakan hal ini.


"Saya juga terkejut dengan kejadian ini. Semoga polisi dapat menyelidiki dan memberikan penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi."


"Iya. Bahkan mereka mencari target yang katanya adalah murid di sekolah ini. Tapi siapa, ya?"


Mereka semua tidak ada yang pernah menyangka, jika kemampuan yang luar biasa ini dimiliki oleh salah satu muridnya yang tidak pernah terlihat menonjol.


Di tempat parkir, yang letaknya tidak jauh dari lapangan olahraga, Ryan melayangkan pandangannya ke arah lapangan tersebut. Dia mulai menebak-nebak, seperti yang kemarin dia lihat.


"Apa ini ulah, Zee?"

__ADS_1


"Tapi, mana mungkin?"


__ADS_2