
keesokan harinya karena ini hari Minggu dan sekolah pun libur Elena berencana untuk mencari udara segar di pagi hari dia berencana untuk jalan jalan menyusuri taman di dekat kompleks rumahnya di taman yang sama saat Elena sedang joging dan bertemu dengan pak Andi .
"Ibu Elena mau jalan jalan dulu ya Bu cari udara segar" pamit elena pada ibunya
" iya sayang hati hati ya kamu " jawab sang ibu yang berasa di dapur seperti biasa sedang membuat roti untuk di jual di tokonya tersebut
" waah indahnya , segarnya .. udara pagi ini sangat dingin tapi membuat frees hari gue " batin elena sambil berjalan menikmati pemandangan juga silir angin yang berhembus , walaupun dingin Elena tetap menikmatinya sambil tersenyum .
Di lain tempat pak Andi yang setiap hari Minggu pagi yang joging di taman tersebut sedang berlari memutari taman , saat dilihatnya ada elena juga di sana pak Andi pun menghampiri Elena yang sedang berjalan sendirian sambil tersenyum saat diterpa angin yang berhembus
" Elena kan itu " ucap pak Andi dalam hatinya dan langsung berlari menuju ke arah Elena
" Elenaaa" teriak pak Andi yang memanggil nama Elena , dan elena yang menyadari bahwa dia di panggil pun langsung menoleh kebelakang , saat di dapati yang memanggilnya adalah pak Andi elena pun tidak menghiraukan dan langsung berlari kecil untuk menghindari bertemu dengan pak Andi
" duh ngapain sih , kenapa harus ketemu sama pak Andi sih , duh kesini lagi, ah bodo gue lari aja " gumam elena pelan yang mencoba untuk menghindari pak Andi dan berlari
" kok dia lari sih " gumam pak Andi pada dirinya sendiri , tetapi pak Andi tetapi memanggilnya dan berteriak memanggil Elena juga mengikuti elena yang sedang berlari, namun elena tak kunjung mendengarkan dan berhenti malah lari semakin kencang
kerena tenaga Elena yang terkuras elena pun sudah kelelahan berlari memutari taman agar tidak bertemu dengan pak Andi , dirasa sudah aman elena pun duduk di bangku taman untuk istirahat sebentar karena capek terus berlari.
pak Andi yang masih mengikuti elena berlari pun menyadari saat elena duduk di bangku taman tersebut , dengan senyuman pak Andi langsung berlari menuju warung yang menjual minuman dan kembali berlari ke arah Elena duduk
" hmm akhirnya duduk juga , aman kan ya gk ngikutin gue kan pak Andi , duh mending jangan deh , asli gue capek banget lari lari " ucap dan fikir Elena saat dia duduk di bangku taman sambil mengatur nafas nya yang tak beraturan karena berlari lari .
" elena ini minum" ucap pak Andi tiba tiba pada Elena yang belum sempat menyadari kedatangan nya dan elena pun terkejut lalu hendak pergi lagi
" ahh pak Andi , salam pak " kata Elena sambil beranjak dari duduknya , tetapi sebelum elena melangkah pergi tangan elena di tarik oleh pak Andi dan Elena pun terduduk pangkuan pak Andi
"sreeet..." pak Andi menarik elena yang berdiri dan membuatnya duduk di pangkuannya karena dengan cepat pak Andi duduk dan menarik pergelangan tangan elena .
__ADS_1
" ahh pak ..., ee le.. lepaskan saya pak, saya mau pergi" ucap Elena kemudian
tetapi pak Andi malah memeluknya dengan erat agar elena tak pergi lagi
" mau menghindar Elena, kamu mau pergi" ucap pak Andi sambil mengeratkan rangkulannya pada Elena yang masih duduk di pangkuan nya
" ti.. tidak pak saya emeng mau pergi " ucap Elena lagi yang merasa sesak dan nafasnya tak beraturan dan jantung yang berdebar debar , serta merasa sangat gugup apalagi elena sedang berada di pangkuannya
" jangan bohong kamu elena saya tahu kamu ingin menghindari saya , " ucap pak Andi dalam hati karena bagaimanapun juga elena pasti tahu apa yang di fikirkan nya dan di rasakan nya
" emm pak boleh lepasin saya dulu, saya akan duduk di bangku samping bapak aja " ucap Elena yang pasrah dan elena mengetahui apa yang pak Andi ucapkan di dalam hati nya dan apa yang pak Andi fikir kan.
Dengan segera pak Andi pun langsung melepaskan pelukannya dan membiarkan Elena duduk di sampingnya dan memberikan air minumnya tadi
" ini minum nya kamu pasti haus " ucap pak Andi yang sudah melepaskan elena dari pangkuannya
" trimakasih pak" jawab elena dan menerima minuman yang di berikan oleh pak Andi , lalu langsung di minum nya hingga setengah botol
" sudah saya bilang jangan panggil bapak jika di luar sekolah Elena" kata pak Andi yang mengingatkan elena jika di luar sekolah tak perlu memanggilnya dengan sebutan embel embel bapak atau pak dan lain sebagainya
" hmm Abang " ucap Elena yang mengerti akan hal tersebut
" saya bukan Abang kamu Elena, " kata pak Andi pada Elena
" kalo gitu bapak mau saya panggil apa pak??" ucap Elena pada pak Andi lagi
" terserah kamu Elena" jawab pak Andi
" ya sudah saya panggil mas Andi aja gimana " ucap Elena yang sudah kehilangan akal karena hanya sebutan nama saja jadi ribut
__ADS_1
" bagus kamu panggil saya mas aja , saya suka kok" kata pak Andi yang tersenyum saat di panggil mas oleh Elena
" katanya kamu mau tanya , tanya apa Elena " kata pak Andi yang katanya elena ingin bertanya padanya
" gak jadi pak ehh mas " ucap elena yang tak jadi menanyakan sesuatu yang ingi di tanyakan pada pak Andi
" oohh "
" kenapa ni jantung gue udah kayak lari maraton aja saat di dekat pak Andi , gue gk pernah merasakan hal kayak gini sebelumnya, katanya Alina sama Alexa kalo berdebar debar kayak gini terus gugup ngerasa seneng banget atau nyaman gitu namanya jatuh cinta , apakah gue jatuh cinta sama pak Andi , apakah ini cinta , apakah ini yang namanya jatuh cinta..." batin elena yang diam duduk di samping pak Andi sambil memikirkan tentang perasaannya
begitu pula dengan pak Andi yang merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Elena .
Tidak terasa hari sudah semakin panas lalu pak Andi dan Elena berencana untuk pulang dan mengakhiri suasana hening tersebut
"mas"
" Elena"
ucap pak Andi dan Elena bersamaan
" kamu duluan elena" kata pak Andi pada Elena
" saya mau pulang mas udah panas " ucap Elena
" saya juga mau pulang , kamu hati hati di jalan , besok saat di sekolah tolong kamu bawakan saya kue lagi ya elena " ucap pak Andi yang ingin memakan kue buatan Elena lagi besok saat di sekolah , kemudian pak Andi berjalan dan pergi dari bangku yang mereka duduki tersebut
" hmm capek banget dah gue , acara mo nenangin diri gue , gagal lagi , malah gue tambah kepikiran lagi sama mas Adi " batin elena yang masih memanggil pak Andi dengan sebutan mas saat sudah sampai di rumahnya
" hah capek , ibu dah berangkat ya , ya udah lah gue mo dengerin musik aja biar gk terlalu ke fikiran ama kejadian tadi di taman , sungguh memalukan masak gue duduk di pangkuan pak Andi sihh " gumam elena yang duduk di sofa ruang keluarga sambil mengeluarkan hp nya dan menyalakan musik di hp nya .
__ADS_1
karena terlalu menghayati lagu tersebut elena pun menjadi mengantuk mendengarkannya , akhirnya tanpa sadar elena pun tertidur di sofa sambil mendengarkan musik dan dia lupa belum bersih bersih karena terlalu capek , tak lama elena sudah masuk ke alam mimpinya tersebut Dangan iringan musik yang membuat elena semakin lelap dalam tidur nya.