Tak Seperti Yang Terlihat

Tak Seperti Yang Terlihat
bab 4


__ADS_3

Drttttttt…….


Drttttttt……..


‘’Bentar ya Bik, Zahra


akan angkat telpon dulu?’’. Serga Zahra.


‘’Halo, ya ada apa?’’.


Tanya Zahra.


‘’Klaen kita sudah


sampai mbak, mbak kok belum kesini – kesini?’’. Tanya Kiran.


‘’Maaf mbak, di


apartemen saya ada Bibik saya jadi, Mbak Rani aja yang  menjelaskan ke klaen kita nanti kalau sudah


selesai langsung hubungi saya lagi!’’. Jawab Zahra.


‘’Maafkan Bibik Zahra?’’.


Ucap Bibik.


‘’Kenapa Bibik harus


minta maaf sama Zahra?’’. Zahra Tanya balik.


‘’Karna Bibik tidak mau


menampung kamu di rumah Bibik malah sekarang Bibik tidak punya rumah!’’.jawab


Bibik.


‘’Kok bisa Bik, ada apa


dengan rumah Bibik?’’. Jawab Zahra.


‘’Rumah Bibik di sita


sama bank dan Paman kamu juga meninggal bunuh diri karna frustrasi tidak bisa


melunasi hutanggya!’’. Ucap Bibik.


‘’Innalillahi


wainnalillahi rojiun. Lah Kak Bagas sekarang gimana kabarnya Bik?’’. Respon


Zahra.


‘’Kak Bagas pergi


merantau untuk mencari pekerjaan!’’. Jawab Bibik.


‘’Apa dia sering


menelpon Bibik disana?’’. Tanya Zahra.


‘’Alhamdulillah sering’’.


Jawab Bibik.


‘’Maksud ke datangan


Bibik disini ,Bibik bisa tidak tinggal bersama kamu disini?’’. Penjelasan


Bibik.


‘’Boleh – boleh aja


Bik’’. Respon Zahra.


‘’Tapi kamu benarkan


sudah memaafkan Bibik ?’’. Tanya Bibik.


‘’Ya Bik sudah, dari


mana Bibik tau temapt tingggal aku?’’jawab Zahra.


‘’Dari teman kamu kalau


gak salah namanya Lintang! Awalnya Bibik mencarimu di rumahmu tapi ternyata


orangnya beda saat Bibik ke temui kata sang pemilik rumah sekarang kamu sudah


tidak tinggal disini dan dia tidak tau keberadaan kamu ,Bibik ingant dengan


sekolah kamu Bibik kesana dan Bibik bertemu denga anak itu’’. Penjelasan Bibik.


Saat Lintang sedang


bercanda dengan teman – temannya aku menuju bangku itu dan memberikan surat


kepadanya.


‘’Cieee Lintang di


kasih surat cinta sama cewek es!’’ Ucap

__ADS_1


Darwin .


‘’Bentar bro gue cabut


duluan ya!’’.ucap Lintang.’


‘’Sono udah ditungguin


lo di sana’’. Goda Aldi.


‘’udah buruan sana ‘’.


Ucap Aldi dan Darwin.


Ehmmmm


Aku menoleh ke


belakang.


‘’Ada apa lo nyuruh gue


kesini?’’. Tanya Lintang.


‘’Aku mau nanya sesuatu


sama kamu?’’. Jawab Zahra.


‘’Tanya aja’’.serga


Lintang.


‘’Apa benar kamu yang


menunjukkan dimana tempat tinggalku kepada Bibiku?’’. Tanya Zahra.


‘’Ya, aku yang memberi


taukannya. Sebelumya gue minta maaf, gue sebenarnya pas waktu bantuin lo nyari


bengkel gue ngikutin lo dari belakang dan gue juga tau lo yang punya perusahan


yang terkenal itukan yang bernama Fashion


Beuty’’.jawab Lintang.


Aku pun menoleh sambil


melotot kepadanya.


‘’Tenang aku tidak akan


kasih tau siapa – siapa kok !’’. serga Lintang.


kamu’’. Respon Zahra.


Drttttttt………


drtttttttt………


‘’Ya halo?’’.suara


Zahra.


‘’Maaf mbak saya baru


menghubungi, mbak?’’. Sura Kiran.


‘’Ya, gak papa.kelain


kita menyukai hasil rancangan mbak kita tinggal menjahitnya!’’.ucap Kiran.


‘’Kamu serahkan


rancangan aku ke para penjahit di kantor nanti sore saya akan kesana!’’. Jawab


Zahra.


‘’Mbak Kiran gimana


sudah kamu serahkan ke para penjahit?’’. Tanya Zahra.


‘’Sudah mbak’’. Jawab


Kiran.


Aku mengecek ke ruangan


para penjahit.bagaimana pekerjaan kalian ?’’tanyaku kepada para penjahit.


‘’Baik Mbak! Kita Cuma


kurang kainnya mbak?’’.ucap salah satu penjahit.


‘’Baik , Kiran kamu


besok saya tugaskan membeli apa saja yang kurang untuk menjahit bajunya?’’.


Peritah Zahra.


‘’Ya , Mbak’’. Jawab

__ADS_1


Kiran.


…….


‘’Kamu jam segini kok


baru pulang Zahra, kamu habis ngapain pakai baju begituan juga’’?ucap Bibik


Sinta sambil membawa air.


‘’Hmmm sebenarnya Zahra


kerja Bik, dan Zahra juga yang punya perusahaannya!’’.jawab Zahra.


‘’Sejak kapan ?’’.


Tanya Bibik.


‘’Udah lama Bik’’.


Jawab Zahra.


‘’Yaudah sekarang kamu


tidur , besok kamu sekolah!’’. Serga Bibik.


‘’Ya ,Bik’’. Jawab


Zahra.


‘’Oh ya ampun sepedaku


belum aku ambil dari kemarin!’’.Zahra bergumam.


Sekarang sekolah


waktunya olahraga.


Aku ganti baju olahraga


di toilet.


‘’Ayo cepat, ayo semua


segera kumpul ke lapangan’’.ucap Pak Handoko.


‘’Sekarang waktunya


basket. Sekarang Bapak bentuk kelompoknya dulu!’’.ucap Pak Handoko.


Kiran, Zahra, Hani,


Tara, dan Yana.


Lintang, Darwin, Aldi,


Angga, dan Bian.


‘’Semua sudah


kebagiankan kelompoknyakan?’’.ucap Pak Handoko.


‘’Ya, sudah Pak’’.


Jawab semua murid.


‘’Sekarang yang cewek


dulu yang main dua kubu cewek maju?’’. Perintah Pak Handoko.


‘’Kamu aja Ran, yang


jadi kapten’’.usul Hani.


Pritttttt…… suara pluit


Pak Handako!


‘’Ayo, Zahra tanggkap


bolanya?’’.ucap Tara.


Aku pun menangkapnya


aku lempar ke Rani kemudian Kiran yang memasukkan bola ke gawang.


‘’Ayo semangat lagi


guys!’’ucap sang kapten.


Zar, bisik Yana di


samping Zahra sambil mendribling bolanya.’’dilihatin terus tu sama Lintang!


Akupun menoleh sebentar


ke arah cowok.


Priiiit……


‘’Sekarang yang cowok

__ADS_1


yang main?’’.ucap Pak Handoko.


__ADS_2