
Paginya elena bangun lebih dulu dan di lihatnya pak Andi masih tidur , elena beranjak turun dari tempat tidurnya , lalu melakukan ritual paginya , setelah selesai Elena pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan bagi mereka ,
Di dalam kamar pak Andi terbangun lalu melihat ke samping , tetapi di lihatnya elena tidak ada di sana
" sudah bangun kah dia " batin pak Andi , lalu turun dan menuju ke kamar mandi , setelah itu Elena masuk ke dalam kamar dan ingin membangunkan pak Andi
" ohh pak Andi udah gk ada , di kamar mandi kah "
akhirnya Elena menulis sebuah note di kertas kecil ynag bertuliskan " jika susah selesai mas turun ke bawah aja udah ku siapkan makanannya, baju ganti mas ada di almari ku paling atas di sana ada baju bapak yang ku simpan , semoga mas suka"
Selang beberapa menit setelah elena keluar dari kamar , pak Andi pun keluar dari kamar mandi dan ingin berganti pakaian dengan pakaian kemarin tetapi ada secarik kertas , lalu di bacanya .
Setelah membaca surat tersebut pak Andi tersenyum dan langsung berjalan menuju lemari elena dan mengambil baju yang di katakan elena , saat sudah selesai pak Andi pun keluar dari kamar, dan berjalan menuju ke ruang makan yang berada di dapur Elena
" mas udah bangun , duduk dulu akan ku siapkan sarapannya ,"
" biar saya bantu Elena"
Akhirnya pak Andi pun membantu Elena menyiapkan sarapannya yaitu nasi goreng telur dan susu
setelah mereka menyiapkannya di meja makan , lalu mereka pun duduk dan memakan sarapannya .
" saya susah selesai mas , mas gak pulang duluan nanti ngajar kan " ucap Elena saat sudah selesai memakan sarapannya dan meminum susu yang di buatnya
" ehmm tidak langsung berangkat ke sekolah saja , tas saya dan barang barangnya juga sudah saya siapkan kemarin saat mengantar mu pulang "
" baik lah mas , mari berangkat , nanti kesiangan" jawab Elena pada pak Andi
Mereka berdua pun berangkat ke sekolah bersama , dengan menggunakan mobil pak Andi
" mas berhenti di sini aja ,aku gk mau di lihatin orang " ucap Elena pada pak Andi ketika mereka memasuki gang yang akan menuju ke gerbang sekolahnya
Lalu pak Andi pun mengentikan mobilnya dan jalan , gang dekat gerbang sekolah , dan Elena pun turun dari mobil, selanjutnya pak Andi menjalankan mobilnya kembali ke sekolah.
" hah akhirnya sampai juga di sekolah , " ucap Elena pada dirinya sendiri ketika sudah sampai di sekolah dan masuk , lalu duduk di dalam kelas
" heii Lo ngapin sendirian di sini hmm" kata Shifa yang baru sampai dan langsung duduk di sebelah Elena
" elo lagi gue capek banget tahu gk kayak ada sesuatu yang mungkin akan terjadi, perasaan ku gak enak banget tahu gak sih Fa"
__ADS_1
" oohh ya udah Lo tenangin diri Lo dulu aja
gk usah mikir yang macem macem Oky "
"hmm"
Setelah itu kedua teman Elena Alina dan Alexa pun datang .
" hai kalian berdua bengong sih pagi juga"
" iya nih pada suka bengong apa yak Lin mereka tuh"
".ehh ehh kalian maaf kagak denger gue "
" dasar Shifa Lo sih bengong sama Elena"
" kenapa jadi gue , gue dah tahu kalian dari tadi kli , pasalnya gue lagi dengerin musik ini"
" duhh kalian nih kebiasaan banget pagi pagi klo gk bengong sendiri , ya dengerin musik "
" hehehe" kekeh Shifa dan Elena secara bersamaan membuat kedua teman mereka hanya mampu menggelengkan kepala.
sudah dua jam terlewati akhirnya bel istirahat berbunyi .
Kriiing... kriiing... bel istirahat sekolah pun berbunyi dan semua murid pun keluar kelas untuk istirahat ,
" Fa Lo kantin aja sama yang lain , gue mau nenangin diri gue dulu " ucap Elena sebelum Shifa mengajaknya pergi ke kakntin
Dan Shifa beserta yang lainnya pun pergi ke kantin tanpa Elena ,
Di dalam kelas Elena mendengarkan musik melalui aerphon nya dan memejamkan matanya sebentar, tetapi fokusnya hilang saat ada tangan yang memegang pundaknya
" ssstttt" desisan terdengar sangat jelas di telinga Elena walaupun elena sedang menggunakannya aerphon nya
" ahh apaan sih " teriak Elena uang sedikit keras , lalu berdiri dan menghadap ke belakang
" hmm si hantu merah ternyata , pergi gk Lo atau mau gue lempar Lo kelaut hah" teriak Elena di dalam hati agar tidak ada yang mendengarnya berbicara sendiri dengan hantu di depannya
Ternyata Elena di ganggu oleh hantu kuntilanak merah yabg jahil di dalam kelas nya , setelah Elena mengatakan hal tersebut , beberapa menit kemudian hantu merah itu pun pergi dan Elena duduk kembali , namun saat elena hendak duduk hp nya pun berbunyi .
__ADS_1
dreet...dreet...dreet... hp elena berbunyi menandakan ada panggilan masuk .., lalu elena mengangkat panggilan tersebut
" halo mah a, ada apa apakah ibu baik baik aja " kata Elena di telfon saat melihat yang menelfon adalah mamah dari pak Andi dan Elena langsung menanyakan kabar ibunya
" Elena , sayang keadaan ibumu dari semalam kamu pulang , keaadaan nya drop nak sekarang kritis , kami sedang di rumah sakit , kamu Sam Andi cepatlah datang kemari ya " ucap mamah nya pak Andi di seberang telfon yang memberitahukan tentang ke adaan ibu elena yang kondisinya sedang kritis di rumah sakit ,
Setelah mendengar penjelasan dari mamah nya pak Andi Elena pun langsung duduk lemas , dan hp nya pun di matikan , air matanya pun sudah menetes entah sejak kapan .
Tak lama teman teman elena pun datang dari kantin dan langsung menghampiri elena tang sedang menangis di bangkunya dengan diam .
" Elena ...." teriak Shifa saat melihat elena menangis , lalu Alina dan Alexa pun terkejut dengan teriakan Shifa , kemudian mereka bertiga menghampiri Elena,
" El lo gk papa"
" El jawab kita "
" Elena..."
teriak teman teman Elena karena tak tahu apa yang terjadi pada sahabatnya itu
kemudian elena menengok sahabatnya tersebut , lalu langsung memeluk mereka bertiga sambil menangis dan menceritakan semuanya,
" hiks.. hiks... kalian , aku ,aku ,akan izin pulang , ibu , ibu di rumah sakit , nanti ku ceritakan semua"
ungkap Elena sambil memeluk para sahabatnya dan menagis , setelah itu ketiga sahabat Elena pun diam tanpa berkata apapun karena tahu jika kondisi elena sekarang sangat kacau karena ibunya sedang sakit di rumah sakit , setelah mengatakan hal tersebut elena melepaskan pelukannya dan langsung menata buku bukunya ke dalam tas ,
kemudian Elena beranjak pergi keluar dan berjalan menuju ke ruang guru untuk mencari wali kelas nya , untuk berpamitan pulang ,
dan ternyata wali kelasnya rak masuk hari itu , yang ada di dalam hanya pak Andi karena semua guru sudah masuk dan mengajar di kelas yang lain nya ada beberapa tetapi sibuk dengan urusannya masing masing
"hmm pak Andi guru yang lain tak ada pak "tanya Elena dengan suara yang agak sedikit parau karena habis menagis
" tidak ada , Elena kamu ..."
" ibu di rumah sakit mas " bilang elena sebelum pak Andi melanjutkan kata katanya , dan elena rak kuat lagi dan akhirnya air mata Elena pun kembali menetes ,
Dengan cepat pak Andi merapikan berkas berkasnya dan memasukkannya dalam tas kerjanya, kemudian langsung menarik Elena berjalan keluar dari kantor guru menuju parkiran , sambil pak Andi mencoba menghubungi guru lain untuk meminta izin setelah dapat izin pak Andi langsung membukakan pintu mobilnya agar elena dapat masuk ke dalam mobi tersebut.
Elena pun dengan pasrah di tarik oleh pak Andi karena dirinya sudah tak bisa menahan semua air mata yang keluar dan kesedihan Elena yang terlihat dari matanya , elena pun hanya menurut ketika pak Andi menyuruhnya masuk ke dalam mobil , di sepanjang jalan pun tak banyak orang yang melihat adegan tersebut tetapi tak dihiraukannya , elena hanya memikirkan kondisi ibunya sekarang .
__ADS_1
Setelah masuk kedalam mobi , pak Andi langsung menyalakan mesin mobilnya dan mengendari dengan cepat keluar dari gerbang sekolah menuju rumah sakit tempat ibu Elena berada .