
Kini aku sudah sudah
selesai kuliah dan aku kembali meneruskan pekerjaanku dan untuk S2 aku tidak
focus itu dulu aku fokus ke pekerjaanku dulu.
‘’Zar kamu kan sudah
lulu kamu gak berfikir untu nikah atau kamu sudah punya pacar gitu saat kamu
kuliah’’ Tanya Bibik.
‘’Zahra tidak punya
pacar dan Zahra juga tidak ada niatan untuk pacaran kalau jodoh pasti akan
datang ke rumah dan akan melamar langsung’’.jawab Zahra.
‘’Bibik ada teman dia
punya anak laki –laki dia bekerja sebagai pilot dia anak yang baik ,gimana
kalau Bibik kamu jodohkan dengan dia’’.ucap Bibik.
‘’terserah Bibik
saja’’.jawab Zahra.
‘’kalau gitu Bibik
telpon dulu teman Bibik untuk kasih kabar ini!’’.ucap Bibik.
Hari mulai sore aku
memutuskan untuk makan siang .dan Bibik ternyata meberitahuku bahwa keluarga
mereka akan mengadakan pertemuan dengan keluargaku minggu depan.
‘’Hi’’,sapa Bibik
kepada keluarga yang akan kami ketemui restoran tersebut.
‘’hi juga duduk dulu,
anak saya sedang pergi ke toilet !’’ucap orang yang di sapa Bibik.
‘’ini dia , ayo duduk
nak.’’ucap orang yang di sapa Bibik.
aku sedang fokus dengan
hpku aku karna aku sedang bahas kerjaan dengan Rani sekretarisku. saat aku
menengok ke depan .
‘’kamu’’.ucap Lintang
dan Zahra bersamaan.
‘’ternyata kalian udah
saling kenal !’’.ucap mama Lintang.
‘’kamu kenal Lintang
sejak kapan nak?’’. Tanya mama Lintang.
‘’aku sam Lintang dulu
satu sekolah saat SMA’’. Jawab Zahra.
‘’bagus dong berarti
kita gak usah lama – lama 2 bulan lagi kita langsungkan saja
pernikahannya’’.jawab Bibik dan mama Lintang.
Kini aku dan Lintang
sering chatingan di hp ala – ala pendekatan sebentar lagi kita akan menikah dan tiap malem cahtingan kita
__ADS_1
juga sering ketemuan beberapa hari ini.
Dan kini adalah saat
yang aku nanti – nanti antara aku dan Lintang. Hari ini kita menikah dan istri
Kak Bagas sudah melahirkan dan masih kecil dia sangat imut.dia juga ikut
meramaikan acara pernikahanku.
‘’saya terima dan
kawinnya Zahra binti Tiara dengan seperangkat alat sholat di bayar
tunai’’.ucap Lintang.
‘’alhamdulilah akhirnya
kalian sudah sah untuk menjadi suami istri’’.ucap Bibik dan mama Lintang.
Aku dan Lintang tinggal
di apartement kita sudah memutuskan di jauh – jauh hari.dan untuk membelinya
kita pakai uang kita sendiri.
‘’nanti malam aku ajak
kamu ke suatu tempat !’’.ucap Lintang.
‘’dimana itu?’’. Tanya
Zahra.
‘’nanti juga kamu
tau!’’.jawab Lintang.
Sejak aku menikah
dengan Lintang aku sudah agak mulai bicara awalnya aku agak gimana gitu!.
Berhubung aku kini adalah istrinya Lintang aku harus menjalin komunikasi
Kini mataku ditutup
oleh Lintang dan aku tidak bisa melihat keberadaanku sekarang.tapi aku
mendengar suara ombak .
‘’sekarang kamu boleh
buka penutup matamu?’’.perintah Lintang.
Dan benar dugaanku aku
kini sedang berada di pantai di sore hari sambil menikmati senja dan di depanku
ada makanan yang dihias dengan begitu cantiknya.
‘’apa hari ini adalah
hari special Lintang?’’.tanya Zahra.
‘’kamu lupa ini hari
ulang tahun kamu,saying?’’.jawab Lintang.
Pipi Zahra langsung
merona karena untuk pertama kalinya Lintang memanggilnya dengan sebutan sayang padahal dia tidak melakukan itu
padaku.
‘’aduh pipinya sampai
merah gitu aku bilang sayang’’. Goda Lintang ke istrinya.
Kemudian aku memegang
pipi aku karna malu tanpa aba – aba Lintang membuka kedua tanganku yang
__ADS_1
menghalangi pipiku kemudian dia mencium kedua pipiku yang sedang memerah itu.
‘’jujur aku dulu waktu
SMA aku sudah menyukai kamu, api aku malu mengungkap kannya padamu sampai
akhirnya aku bekerja sebagai pilot aku juga pernah berpacaran dengan pramugari
tapi itu bukan aku yang nembak tapi dia, aku menerimanya karna kasian kepadanya
tapi akhirnya aku memutuskanya karna aku takut nanti dia malah sakit hati
nanti’’.ucap Lintang.
Tiba – tiba air mata
Zahra mengalir.
‘’eh kamu ngapin
nangis?’’. Tanya Lintang.
‘’ternyata sebegitu
dalamnya cintamu kepadaku sampai akhirnya tidak disangka kita telah menjadi
pasangan’’. Ucap Zahra.
‘’Ehmmmm,ada yang lagi
saying – sayangan ini’’.ucap Bibik.
‘’heee’’. Jawab
Lintang.
‘’Lintang Bibikmu ingin
berbicara dulu sama Zahra sebentar?’’.ucap Bibik.
‘’ya Bik , gak
papa’’.jawab Lintang.
‘’kini sudah saatnya
kamu tau maaf Bibik baru cerita padamu semalam Bibik bermimpi disuruh ibumu
menjelaskan perihal tentang ayahmu’’.ucap Bibik .
‘’Bagaimana itu
Bik?’’.tanaya Zahra.
‘’jadi dulu Ayah dan
Ibumu itu saling mencintai tapi mereka tidak di restui awalnya akhirnya mereka
di restui dan menikah ,waktu Ibumu mengandungmu ternyata Ayahnya dan Ibunya
telah berkhianat padanya saat Ayahmu sedang diperjalan pulang ternyata remnya
blong dan semua itu adalah rencana dari mereka akhirnya mereka di penjara sampai
mati , tapi kasian Ibumu tidak diterima lagi di keluarga Ayahmu.dan untuk kedua
orangtua ayahmu mereka menghilang entah kemana.’’ucap Bibik.
‘’jadi gitu Bik’’.serga
Zahra.
Aku dan Lintang
menikmati kembang api sambil bernostalgia masa – masa SMA dengan saling pandang
satu sama lain.
Kini aku mempunyai bayi
kembar perempuan dua dan kami hidup bahagia meski aku harus mengalah karna
__ADS_1
pekerjaan Lintang yang sebai pilot.