
Sudah satu bulan lamanya , dan tepat pada hari ini adalah dimana semua murid yang ada di SMA XX melaksanakan ujian sekolah , semua ujian di kerjakan melalui komputer karena sekarang ujiannya berbasis komputer ,tetapi ada lima soal uraian dan mereka mengerjakannya di lembar jawaban.
Elena duduk di depan bersama Shifa ,sedangkan Alina dan Alexa duduk di belakang , mereka mengerjakan soal soal ujian dengan serius .
" Fa Lo tahu gak jawaban nomer sebelas pilihan ganda itu " tanya Elena pada Shifa , karena dirinya sama sekali tidak faham dengan soal yang ada di depan komputer nya tersebut
" soal Lo itu apa ?" tanya Shifa kemudian pada Elena
" soal gue tentang perbandingan ,suer ini gue gak mudeng dengan soal nya " jawab Elena pada Shifa yang sedang memperhatikan soal nya itu
" perbandingan , sedangkan gue soalnya soal cerita El , gue belum Nemu Sola perbandingan , padahal nomernya udah Sampek dua puluh lima ini " ungkap Shifa yang juga tidak tahu , karena soalnya dengan Elena tak sama dengan soal dirinya .
" Al Lo tahu gak jawaban nomer sebelas yang soalnya perbandingan" tanya Elena pada Alina sambil menghadap kebelakang , shyukurlah saat Elena bertanya , pengawas tersebut sedang keluar , sebab ada telefon dari handphone nya
" hmmm klo gue tadi jawabnya, B , El gue ingat soal perbandingan nya " jawab Alina yang memberikan jawaban nya pada Elena
" Oky thanks , Alina" ucap Elena senang , lalu Elena pun menjawab soal tersebut dengan jawaban yang di berikan oleh Alina , tadi
Kemudian ujian pun berlangsung lagi selama kurang lebih empat puluh lima menit ,dan sekarang waktu yang mereka punya hanya tersisa dua puluh lima menit lagi...
dan sekarang semuanya pun sedang mengerjakan soal urain nya , meskipun sudah asa beberapa anak yang sudah selesai , tetapi kelompok Elena dan teman temannya tersebut belum selesai dan masih mengerjakan soal uraian nya yang berjumlah lima soal .
" anak anak waktu tinggal lima belas menit lagi , yang belum selesai ayo cepat selesaikan , yang sudah selesai kalian boleh lougout atau keluar dari soal ya ..." ucap pengawas kepada mereka semua yang ada di ruangan tersebut .
" waduh lima belas menit lagi , duhh Giman nih , ahh sudahlah jawab sebisa gue aja yang penting ke jawab semua tinggal satu ini aduh susah banget lagi , " gumam Alexa yang kebingungan dengan jawaban dari soalnya tersebut , hanya kurang satu dia pun tidak mempunyai fikiran apapun lagi karena otaknya sudah blenk , dengan waktu yang tinggal sedikit tersebut .
" Semuanya waktu sudah habis , silahkan di kumpulkan lembar jawaban nya ," ucap sang pengawas lagi
" ahh syukurlah gue dah selesai , mana lembar jawaban kalian biar ku kumpulkan sekalian ke depan , ucap Shifa yang kebetulan duduknya ada di pinggir jadi mudah untuk keluar dari bangku
__ADS_1
" ehhh gue belum belum gimana nih Fa " ucap Alexa yang masih belum bisa menjawab ,
" nih salin jawaban gue , cepetan " ucap Alina , lalu Alexa pun dengan cepat mengambil dan menyalin lembar jawaban yang di berikan Alina .
Setelah selesai Shifa mengumpulkan lembar jawaban nya beserta teman-temannya sekalian , ke depan dan mengambil lembar jawaban baru untuk dirinya sendiri juga para sahabatnya tersebut , lalu kembali duduk lagi di bangkunya , juga membagikan lembar jawaban tersebut pada teman-teman nya sekalian.
" waktu sudah boleh masuk , sekarang isi nama dan kelas kalian , " ucap pengawas tersebut memberikan penjelasan kepada semua murid yang ada di dalam ruangan tersebut,
Lalu setelah mereka mengisi semua datanya , mereka tinggal menunggu sandi password nya . Tak lama kode nya pun keluar
" untuk sandinya ini ya, ibu sudah tulis di papan tulis , silahkan di masukkan , dan selamat mengerjakan." ucap ibu pengawas ujian mereka .
Kemudian mereka semua pun memasukkan sandinya dan mengerjakan soal ujian lagi , dengan waktu empat puluh lima menit lagi , sama seperti sebelumnya, bedanya kali ini semua dapat mengerjakan dengan mudah , dan cepat karena soal yang ada sangat mudah mudah untuk di jawab.
" waktu habis , silahkan kumpulkan lembar jawaban kalian dan kalian boleh keluar , pulang atau ke kantin terserah kalian "
ucap ibu pengawas tersebut ,
Elena mengumpulkan lembar jawaban nya beserta lembar jawaban teman temannya itu ke depan , setelah itu pun keluar dari ruangan.
Dan sepertinya mereka semua kelaparan dan akhirnya mereka pun memutuskan untuk pergi ke kantin untuk makan dan mengisi perut mereka yang sejak tadi sudah keroncongan minta diisi makanan .
" Kui , kantin udah laper nih "
" yuk... yuk... yuk..."
ucap mereka bertiga , setelah Shifa mengatakan untuk pergi ke kantin ,
Selang beberapa menit mereka pun sudah di kantin dengan pesanan mereka , karena suasana kantin yang tidak terlalu ramai dan hanya ada beberapa anak saja yang makan di sana , lainnya memilih untuk pulang kerumah mereka.
__ADS_1
" Elena , Lo tahu gak kafe restoran yang baru buka itu Lo yang katanya lagi promo biar rame " ucap Shifa sambil memakan makanan nya
" iya gue tahu , beberapa hari lalu sebelum ujian gue pernah ke sana sama pak Andi , kenapa.... Lo pernah kesana juga kah Fa....??" jawab Elena dan tanya Elena pada Shifa , karena Shifa bertanya tentang restoran yang pernah di datangi olehnya dan juga pak Andi suaminya itu.
" hehehe tahu aja , iya gue pernah trs gue lihat itu si hantu permen " jawab Shifa kemudian
" oohh jadi Lo juga lihat dong itu hantu permen hanya ngikutin di belakang pelayan yang nganterin makanan aja , cuman satu kan itu hantu permen nya cuman di pelayan itu doang yang lain kagak ada" ungkap Elena yang sudah membaca fikiran Shifa , lalu kedua temannya Alexa dan Alina hanya menyimak dan mendengarkan percakapan Elena juga Shifa , karena mereka berdua belum tahu tentang hantu permen tersebut.
" iya , El aneh kan gue aja bingung , tapi itu restoran enggak di buat pesugihan aneh aneh juga , gue gk ngerasain itu , dan makannya juga gue bungkus , gue makan di rumah pun rasanya tetep enak gak berubah " ungkap Shifa yang masih penasaran tentang kafe restoran itu.
" hmmm gue juga gk ngerasain hawa yang negatif dari tempat itu juga Shifa, tapi menurut gue nih ya itu hantunya emang suka ngikutin si pelayan satu itu doang yang lain enggak , dan gue juga ngerasa aura si pelayan itu sungguh menarik perhatian si permen , dan juga ternyata si permen itu penunggu tempat itu , tahu tapi dia gak ganggu kok cuman suka ngikutin itu pelayan satu itu doang kayaknya " jelas Elena, lalu tiba tiba kedua temannya pun bertanya pada mereka tentang hantu permen yang di bicarakan tersebut.
" hmm kalo boleh tahu hantu permen itu apaan ya"
" iya hantu apaan itu kok kayaknya gk asing banget, nama sama hantunya "
ucap Alexa dan Alina tentang ha tu permen yang sedang mereka bicarakan
" itu hantu pocong Lexa , Lina , klo gk tahu permen maka lemper deh " ucap Shifa dan Elena secara bersamaan
" ihh kalian berdua nih ya , ngomong pocong na gk usang ngegas bisa , barengan lagi " ucap Alexa yang sedikit terkejut dengan perkataan pocong saat Shifa dan Elena berkata pocong
" nah klo lemper gue faham , jadi yabg kalian bicarain tadi hantu pocong yang kalian sebut dengan hantu permen , lah gue tahu nya hantu pocong itu hantu lemper " ucap Alina yang baru faham dengan hantu permen yang mereka maksud .
" hmm dah selesai kan kalian makannya , kita pulang yuk , udah siang banget ini "
" nah tuh bener banget kata Lexa"
" ya sudah kalian pulang duluan aja gue juga pulang , seperti biasa " ucap Elena
__ADS_1
Lalu mereka bertiga , Shifa, Alina dan Alexa pun pergi berjalan menuju gerbang untuk menuju jemputan mereka , sedangkan Elena berjalan sendiri menuju parkiran untuk pulang bersama sang suaminya tersebut.