Tak Seperti Yang Terlihat

Tak Seperti Yang Terlihat
Ke bahagian Keluarga Kecil


__ADS_3

Tiga tahun kemudian , waktu berlalu begitu cepat tak terasa sudah Tiga tahun lamanya mereka menikah , bahwasannya Elena menjadi istri dari pak Andi , dan menginjak tiga tahun ini , kebahagiaan mereka pun akhirnya datang , Elena telah mengandung dan pak Andi masih menjadi guru di sekolah Elena, lalu mereka juga bekerja di rumah membuat pesanan berbagai macam kue yang di jual online untuk menambah penghasilan mereka , dan hasilnya pun lumayan , cukup untuk kebutuhan mereka sehari hari dan biaya hidup mereka .


Walaupun hidup sederhana tetapi mereka memiliki kebahagiaan yang tiada Tara . Kehamilan Elena sudah menginjak usia sembilan bulan dan akan segera melahirkan .


" mas , sakit mas aduhh maass....." teriak Elena kesakitan karena akan melahirkan anak pertama mereka


" sayang. , Elena tahan sebentar ya kita sedikit lagi sampai di rumah sakit " ucap pak Andi menenangkan Elena karena saat ini mereka berada di dalam mobil taksi karena tak sempat mengeluarkan mobil dari garasi , dan akhirnya mereka memutuskan untuk naik taksi saja .


Setelah sampai di rumah sakit Elena di bawa ke ruang persalinan dan pak Andi pun menunggu di luar ruang persalinan tersebut.


Tak beberapa lama kemudian suara tangis bayi pun keluar


dari dalam


" oeekk..... oeekk....oeekk..." suara tangis bayi tersebut dari dalam ruangan itu dan seketika pak Andi beserta ayah dan mamahnya pun mendekat ke arah ruangan itu.


" dik anak saya , dok , sehat kan dok" tanya pak Andi pada sang dokter yang baru saja keluar dari dalam , sambil membawa sang bayi


" iya pak anak anda sehat , dan selamat anak kalian laki laki" ucap dokter tersebut , kemudian bayi mungil itu berpindah tempat ke gendongan pak Andi , lalu pak Andi pun melafalkan doa doa di dekat telinga sang bayi ,


" Andi ini cucu mamah sayang , sangat mungil " ucap mamah pak Andi


" iya nak wajahnya mirip dengan ibunya , tapi matanya serta bibirnya mirip dengan mu Andi" ucap sang ayah


" iya mah , yah dia memang mirip dengan ibunya , sangat manis, " jawab Andi


Lalu batu tersebut pun tertidur , kemudian pak Andi pun meletakkan si bayi di tempat khusus bayi yang ada di dalam kamar rawat ibunya di dekat tempat tidurnya , tak lama Elena pun bangun dari tidurnya .

__ADS_1


" mas ini anak kita mas" kata Elena pada pak Andi sambil tersenyum memandang bayi mungil itu yang sedang tidur pulas


" iya sayang ini anak kita , dia sangat mirip dengan mu , apa kau haus akan aku ambilkan minum Elena sayang" jawab pak Andi dengan senang hati dan penuh perhatian terhadap Elena ibu dari anak nya tersebut


" boleh " jawab Elena pada suaminya itu , kemudian pak Andi pun kembali dengan membawa minuman di tangannya , dan langsung saja di ambil dan diminum oleh Elena ,


Sore harinya Elena sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah , dan malam harinya ayah serta mamahnya pun ke rumah mereka untuk melihat cucu mereka .


" mamah , ayah kalian datang ke rumah "


"iya Andi kita mau melihat cucu kami nak " ucap sang ayah


" Elena sayang di mana cucu mamah nak " tanya Sanga mamah pada Elena yang mencari cucu mereka


" dia sedang tidur mah , yah "


" mas Andi lagi keluar sebentar , ayah buat beli susu untuk si kecil " jawab Elena yang sedang duduk bersandar di kamarnya , dan bayinya berada di keranjang bayi , yang sedang tidur


" apakah kalian sudah menyiapkan nama untuk anak kalian sayang " tanya mamahnya yang penasaran akan nama si bayi mungil tersebut.


" sayang susunya aku taruh di dapur ya , ehh mamah , ayah " ucap pak Andi yang terkejut ketika melihat orang tuanya masih berada di rumah mereka , pasalnya hari ini sudah sangat malam dan larut


" itu mas Andi mah , dia baru selesai beli susu nya " jawab Elena


" ohh iya Andi , kalian udah ada nama buat anakmu ini " tanya sang ayah pada Andi anaknya


" sudah yah " jawab pak Andi sambil berjalan ke arah si bayi anaknya tersebut dan menggendong nya

__ADS_1


" lalu siapa namanya sayang ? " ucap sang mamah yang penasaran akan nama dari cucu pertama itu


" namanya Rafael Afghani" yah mah ucap pak Andi dan Elena pun hanya tersenyum melihat suaminya tersebut karena nama yang di berikan oleh suaminya itu sangatlah bagus


" oohh jadi dia adalah baby Rafa , lihatlah yah dia sangat tenang dengan tidurnya " ucap mamah nya pak Andi yang merasa senang dengan kehadiran cucu mereka , juga sang ayah yang tersenyum karena mereka bisa melihat cucu mereka tersebut


"karena hari sudah mulai larut mamah sama ayah pulang duluan ya Elena , Andi jaga istrimu , besok kami akan kesini lagi u tuk bermain bersama cucu kami " ucap mamah nya yang pamit undur diri untuk pulang ke rumah


Setelah ayah dan mamah pulang pak Andi dan Elena pun pergi tidur setelah menidurkan bayi nya yang tadi menagis dan sekarang sudah tenang dan tidur , mereka pun juga tidur .


Keesokan harinya semua teman teman Elena , Shifa, Alina dan Alexa pun datang ke rumah Elena untuk melihat bayi Elena dan juga teman guru guru pak Andi pun ikut ke rumah mereka juga untuk melihat bayi Elena , karena semenjak kelulusan Elena , guru guru serta semua yang ada di sekolah mereka pun juga baru mengetahui kalau elena dan pak Andi pun susah menikah ketika pengambilan rapot milik Elena , juga ijazah nya . saat itulah mereka semua mengetahuinya


" El anak ku ucul banget , unyuk unyuk , gemes tahu gak gue"


" iya Elena dia manis banget kayak Lo , plus wajahnya juga mirip kayak Lo El "


" tapi mata , mulut sama hidung nya mirip ayahnya itu Lina Lexa, " ucap teman teman Elena yang sangat gemesh saat melihat baby Rafa


" namanya siapa Elena kita belum tahu nih " tanya Shifa pada sahabatnya Elena yang juga di angguki oleh kedua sahabatnya juga yaitu Alina dan Alexa


" namanya Rafael Afghani , panggil aja Rafael atau Rafa juga bisa kali , " jawab Elena dengan semua pertanyaan yang ada di otak mereka serta pertanyaan mereka yang menanyakan siapa nama dari anaknya tersebut


" waah pak Andi jadi ini anak anda pak , dia sangat lucu pak Andi " ucap teman guru pak Andi yang melihat betapa lucunya anak pak Andi serta elena sang murid nya dulu


" hehe terimalah pak Hariz " jawab pak Andi yang hanya bisa tersenyum saat semua orang bilang bahwa anaknya itu sangat manis dan lucu


jadi sudah lengkap kelurga mereka , Elena dan pak Andi juga anak mereka baby Rafael yang melengkapi kebahagiaan mereka berdua , orang tua pak Andi yang sangat menyayangi menantu mereka juga cucu mereka dan anak mereka ,

__ADS_1


kebahagiaan kelurga kecil mereka kini sudah lengkap dengan kedatangan bayi mungil , manis , dan lucu itu , semuanya di kelilingi oleh kasih sayang dan cinta mereka , namun tak lupa mereka juga bersyukur dengan semua yang di berikan oleh yang Maha Kuasa kepada mereka selama ini dengan bersyukur mereka juga bisa mendapatkan semua kebahagiaan yang mereka inginkan kini.


__ADS_2