Tak Seperti Yang Terlihat

Tak Seperti Yang Terlihat
Makan Malam


__ADS_3

Malam harinya elena sudah siap dengan pakaian yang dia kenakan elena sangat cantik dengan dress panjang juga lengan panjang yang berwarna putih ada degan tali sabun yang terdapat di pinggangnya yang menambah body elena semakin berisi dan mempesona


" sudah siap sayang , waah kamu cantik sekali nak pakai baju itu " ucap ibunya elena


" hehehe iya Bu , aku udah siap " kalou gitu yuk kita berangkat " iya Bu


lalu Elena dan ibunya pun berangkat naik taksi yang dipesannya dan pergi ke restoran tempat mereka mengadakan acara makan malam


sesampainya di sana ternyata teman ibu elena pun belum datang


" permisi tempat dengan Bu Marisa mana " tanya ibu elena kepada pelayan yang ada " ohh mari Bu saya antar , ini Bu silahkan duduk dulu " baik terimakasih"


" ibu mereka belum datang ya" tanya elena pada ibunya


" mungkin sebentar lagi sayang " kalau gitu elena mau ke toilet sebentar dulu ya Bu " pamit elena pada ibunya yang hendak pergi ke toilet


" iya jangan lama-lama ya "


setelah elena pergi ke toilet kelurga dari teman lama ibu elena pun datang beserta anaknya di belakangnya


" hai jeng udah lama ya kita gk ketemu" sapa ibu pak Andi yang ternyata adalah teman lama ibu elena dan pak Andi adalah anaknya


" iya jeng uhh ini ya putra kalian , tampan , sekali kamu nak" ucap ibu elena pada pak Andi


" makasih Tante , " jawab pak Andi


" ehh jeng putrimu mana kok gk kelihatan" dia lagi di toilet, udah dari tadi kok balik balik ya " ucap ibu elena yang resah karena elena tak kunjung kembali dari toilet


" ya sudah kamu tenang aja buat anak aku yang nyusul , Andi kamu susul ya anak dari temen mama di toilet" ucap mamanya pak Andi


" iya ma " setelah itu pak Andi pun pergi dari mereka menuju toilet untuk mencari anak dari teman mamanya itu


dan di teman makan tersebut kedua ibu dan satu laki laki ya itu ayahnya pak Andi duduk dan berbincang mengenai pernikahan mereka .


Di tempat lain Elena sedang menunggu antrian setelah dapat elena langsung masuk ke kamar mandi dan mencuci mukanya lalu keluar , tetapi saat ingin keluar elena sempat melihat hantu kepala di tempat air tersebut dengan sekilas dan elena pun langsung keluar setelah melihatnya


" ahh segarnya , udah keluar " tetapi Elena melihat kembali ke arah tempat air tersebut sebelum benar benar keluar


" apa itu , lihat gk ya , liat aja deh "


ucap elena dalam hatinya kemudian berbalik badan untuk melihatnya sekilas


" ahhh ehh setan kepala muncul di sini lagi " udah ah gue keluar Aja "


setelah itu elena pun keluar kamar mandi dan tidak sengaja menabrak seseorang di depannya


". bruukk" elena dan pak Andi pun menabrak satu sama lain

__ADS_1


" aduh pala gue" ucap elena sambil mengelus kepalanya yang terbentur dada bidang milik pak Andi


" elena kamu disini" pak Andi pun berkata pada Elena


" loh Pak Andi ngapain pak di...." ucapan Elena menggantung karena mengetahui pak Andi di sini karena perjodohan dari fikiran pak Andi


" ahh kamu sudah tahu ya saya di sini karena..." perjodohan pak , saya juga ," ucap elena memotong pembicaraan pak Andi


" ee gak ada orang lain kah di sini " tanya pak Andi karena memang tak ada orang lain lagi selain dia dan elena yang ada di depan toilet wanita tersebut


" gk ada orang pak , ee balik aja dulu pak mungkin semua orang udah nungguin


" ahh iya kamu benar mungkin dia udah kembali dari toilet"


Kemudian pak Andi dan elena pun berjalan bersama kembali menuju tempat makan mereka


" ibu.."


" mah, yah.."


ucap mereka bersamaan


" ohh kalian udah kembali ternyata" ucap ayah dari pak Andi , lalu pak Andi dan elena pun bertatapan


dan Elena pun langsung menatap ibunya seta teman lama ibunya dan juga pak Andi secara bergantian


" ah iya Tante om maafin elena ya elena lama di toilet nya " ucap elena pada mamah dan ayahnya pak Andi sambil bersalaman dan mencium tangannya


" tidak papa sayang yuk Dudu dulu" ucap mamahnya pak Andi


" jadi kalian udah saling kenal ya" kata ayahnya pak Andi


" dia murid ku yang waktu itu ku ceritain yah " ucap pak Andi pada ayahnya


" bener itu elena " tanya ayahnya pada Elena


" iya mom pak Andi adalah guru saya di sekolah , dan juga ibu .. , ibu kab udah tahu pak Andi Bu, pak Andi adalah guru elena yang waktu itu Elena cerita in Bu.. dianjuga pernah beli kue di toko ibu , ibu lupa kah " ucap elena panjang kali lebar


" ohh beneran elena dia guru yang kamu ceritain , jadi yang di ceritakan anak ku itu anak mu ya Marisa " ucap ibu nya elena


" karena kalian sudah datang kita makan aja dulu baru bicara in masalahnya" ucap ayahnya pak Andi.


Kemudian mereka pun makan bersama tanpa adanya suara dan hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu saja


dan setelah selesai mereka pun membicarakan masalah perjodohan mereka yang mereka janjikan sewaktu dulu


" anak anak sehubung kalian udah saling kenal kami orang tua menginginkan yang terbaik untuk kalian , kamu berencana untuk menjodohkan kalian , apakah kalian setuju" ucap ayahnya pak Andi pada kedua nya, yaitu elena dan juga pak Andi

__ADS_1


" gimana kamu sayang mau kan ibu jodohin sama anak temen ibu " ucap sang ibu pada Elena anaknya


" hmm aku ... ee i.. iya Bu Elena mau " jawab Elena pada semuanya


" kamu Andi gimana sayang" kata ayah dan mamah nya


" Andi mau Bu " jawab pak Andi pada mereka semua


" akhirnya , kalau gitu pernikahannya di percepat aja jeng " ucap mamah nya pak Andi


" ya mo gimana lagi kalo mereka udah setuju , aku juga setuju tapi itu..." gak usah khawatir jeng setahun aja sama aku pasti beres dan kamu tinggal antar ank kamu aja waktu ijab nya


" gak enak tapi mar aku sama kamu masak nikahan anak aku semuanya kamu yang urus" itu gk masalah kan kita besanan jeng aku senang kok " Yau dah maksih ya mar "


" eee Andi kamu anterin elena ya kayaknya elena kecapean deh " ucap ibu Marisa


" iya mah , pah , Tante , Andi anterin elena pulang dulu ya , ayok elena saya antar kamu pulang" ibu , tante , om elena pergi dulu" iya sayang"


pamit elena dan oak Andi lalu bersalaman dan mencium tangan mereka dan mereka pun pergi keluar restoran tersebut dan menuju ke area mobil pak Andi yang terparkir di depan restoran


" masuk elena saya antar kamu pulang " ee ii.. iya pak " kok pak lagi sih panggilnya ..." ucap pak Andi pada Elena dan membukakan pintu mobilnya agar elena bisa masuk ke dalam mobilnya


" hehe iya mas Andi" ucap Elena dengan malu malu dan masuk ke dalam mobil milik pak Andi


" ternyata kamu yang mau di jodohkan sama saya elena " ucap pak Andi di dalam mobilnya sambil mengemudi menuju rumah Elena


" hmm pak Andi bapak ehhh maksud saya mas Andi , mas kenapa mau sama saya " ya kamu sendiri kenapa mau Sama saya " tanya kembali pak Andi pada Elena


" mas kok balik tanya sih" ucap elena sedikit kesal pada pak Andi


" ya soalnya saya suka sama kamu elena dan gk ada alasan buat saya menolak perjodohan tersebut sedangkan sebelum saya tahu kalo saya di jodohkan sama kamu saya udah suka sama kamu Elena" ucap pak Andi panjang pada Elena


" mas Andi cerewet juga ya ternyata"


" hahaha" kok ketawa sih mas " lucu sih kamu , oh ya jln rumah kamu" di jalan mawar nomer 5 " ohh "


setelah itu tidak ada percakapan lagi di dalam mobil


dan tak lama kemudian pak Andi sampai di depan rumah elena


" elena kita sudah sampai rumah kamu" ucap pak Andi membangunkan elena yang tertidur di dalam mobilnya


" udah sampai ya , makasih mas udah anterin pulang , mas juga pulang , hati hati di jalan saya keluar ya masuk rumah " ucap Elena yang bangun dari karena merasa mobilnya berhenti dan mendengar pak Andi berbicara


setelah mengatakan hal tersebut elena pun keluar mobil dan masuk ke dalam rumah .


Sementara pak Andi masih menunggu elena sampai elena masuk kedalam rumah dan menutup pintu rumahnya , lalu setelah pak Andi melihat pintu rumah Elena tertutup , kemudian pak Andi menyalakan mobil nya dan mengendarai nya pulang ke rumah

__ADS_1


tak lama setelah itu ibu elena pun pulang dengan baik taksi dan masuk ke dalam rumah di lihatnya ank satu satunya itu sudah tidur di kamarnya karena kecapean .


__ADS_2