
Saat pulang sekolah Elena tidak pulang bersama pak Andi seperi sebelumnya , karena elena tidak mau menjadi masalah nantinya di sekolahnya,
saat elena memasuki angkot ada siswi yang melihatnya dan itu ternyata Siska , karena tadi dia gagal untuk mempermalukan Elena dia mencoba untuk mengikuti Elena pulang
" perasaan gue ada yang ikutin deh saat gue masuk ke angkot , apakah dia juga masuk ke angkot ini juga??" ucap elena di dalam hatinya karena merasa dirinya di ikuti oleh seseorang .
lalu hp elena pun berdering , Drrtt... drrtt...
" hp gue , siap sih "
elena membuka hp nya untuk mengetahui siapa yang menelfon nya
" hah mas Andi ngapin telfon" ternyata saat dilihat pak Andi lah yang menelfonnya
lalu Elena pun mengangkat telfonnya
" halo bang ada apa telfon" Elena sengaja memanggil pak Andi dengan sebutan Abang dan bukan mas , karena Elena merasa ada yang ingin mencurigainya dan mengikutinya
" kok , kamu manggilnya Abang sih Elena??" pak Andi yang di sebrang telfon sana bertanya pada Elena mengapa elena memanggilnya dengan Abang dan bukannya mas seperti biasanya
" oohh iy nanti aku turun di depan Abang jemput aku ya di depan restoran Deket sekolah aja , lapar belum makan , " elena berkata untuk memberikan kode pada pak Andi agar menjemputnya di depan restoran dekat sekolah
" Elena,... hmmm baiklah kamu hati hati, kamu hutang penjelasan ke saya nanti "
Tut.. Tut..setelah berkata seperti itu pak Andi yang faham dengan maksud Elena langsung mematikan telfonnya.
Didalam angkot Siska tetap memperhatikan gerak gerik elena tetapi dengan memakai topi dan masker agar tidak ketahuan
" bang saya mau ke restoran depan sana " ucap elena pada sopir angkot tersebut,
lalu Elena mengirim pesan ke pak Andi
to: mas Andi
" mas, mas kalo njemput nanti pakek masker ya sama topi biar gk ada yang tahu , soalnya ada orang yang ikutin"
di sis lain pak Andi yang sudah berada di depan restoran pun melihat hpnya yang berbunyi dan melihat isi pesan tersebut.
__ADS_1
tanpa membalas pesan dari elena pak Andi keluar memakai topi dan masker lalu masuk ke dama restoran .
" bang berhenti di sini ya saya mau ke sana " ucap elena pada sopir angkot agar berhenti di depan restoran tersebut, setelah berhenti elena memberikan uang kepada sopir angkot tersebut dan kemudian turun , lalu langsung masuk ke dalam restoran .
Begitu pula dengan Siska yang masih mengikuti elena yang masuk dari belakang .
Di carinya pak Andi , di dalam restoran , lalu ada orang dengan topi hitam dan masker putih yang sedang melambaikan tangan pada Elena, setelah memastikan jika dia adalah pak Andi karena tidak ada yang menggunakan topi dan masker itu selain pak Andi di sana , langsung saja elena berjalan ke arah meja yang sudah ada pak Andi yang duduk di sana
" bang " ucap Elena pada pak Andi
" iya udah sampai kamu , duduk dulu tadi udah saya pesenin makanan nasi goreng sama minuman jus jeruk" ucap pak Andi pada Elena .
kemudian Elena pun duduk di hadapan pak Andi, Siska yang melihatnya juga penasaran siapa laki laki itu akhirnya dia duduk tak jauh dari tempat duduk Elena dan pak Andi , dengan cepat susila memotret nya .
Tidak lama pesanan yang di pesan pak Andi pun datang
" bang kok cuman satu , Abang gak makan "
tanya elena pada pak Andi, pasalnya pak Andi hanya memesan satu nasi goreng dan satu minuman untuk Elena,
" kami saja yang makan , saya sudah kenyang , lalu bagaiman saya makan jika menggunakan masker , katanya kamu tadi ada yang ikutin siapa??" jawab pak Andi pada Elena , dan pak Andi pun bertanya pada Elena siapa orang yang mengikutinya
setelah selesai memakan makanannya Elena pun meminum jus jeruk nya sampai habis , setelah itu mereka pergi ke kasir untuk membayarnya dan pak Andi , maupun elena dengan cepat keluar dari restoran tersebut, lalu masuk ke mobil milik pak Andi
di tempat lain Siska yang memotret elena bersama pak Andi pun sangat senang karena dia mempunyai foto jika elena bertemu dengan laki laki di luar sekolahnya dan dia mempunyai rencana untuk besok .
Di dalam mobil yang sudah berjalan pak Andi melepas masker dan topinya lalu meminta elena untuk menjelaskan semuanya
"Elena.." ucap pak Andi pada Elena yang masih melihat ke arah luar melalui jendela mobil
" iya mas , mas udah lepas semua " ucap elena yang menatap pak Andi karena panggilan pak Andi tadi, juga elena sudah mengganti sebutannya Seperti biasanya lagi
" sudah , coba kamu jelaskan semuanya" pinta pak Andi yang meminta penjelasan pada Elena
" jadi tadi di sekolah ada gosip tentang kita saat di taman belakang kemaren , lalu ada teman saya yang mencoba membuat saya malu , tapi dia gagal , karena gagal dia mencoba ikutin saya , dan saya mengikuti permainan nya , mas , dengan mas Andi tadi yang memakai masker dan topi , wajah mas gk kelihatan , dia juga sempat memotret kita tadi , dan besok mungkin masih ada kejutan dari dia , tapi akan gagal karena wajah mas gk kelihatan juga permainannya akan selesai " jelas elena panjang lebar pada pak Andi yang sedang menyetir mobilnya untuk mengantar elena pulang
" oohh gitu lalu kamu sudah punya rencananya" tanya pak Andi lagi pada Elena , dengan pak Andi sudah tahu situasi nya
__ADS_1
" sudah , tinggal tunggu besok saja" jawab Elena
" sudah sampai, Elena, kamu hati hati ," ucap pak Andi ketika sudah sampai di depan rumah Elena dan pesan pak Andi ketika elena ingin keluar mobilnya dan di angguki oleh Elena,
kemudian elena turun dari mobil dan memasuki rumahnya , setelah elena masuk, dan menutup pintunya, pak Andi pun melajukan mobilnya lagi untuk pulang ke rumah
" ibu Elena pulang" ucap Elena pada ibunya yang sudah berada di rumah
" sudah pulang , sayang ... " ucap sang ibu pada Elena
" sudah Bu , ibu lagi masak apa , baunya enak sekali Bu" tanya elena yang mencium bau masakan yang ibunya buat
" ibu masak sayur lodeh , kamu cepat mandi dan bersih bersih dulu , lalu turun kita makan " ucap ibunya Elena yang melanjutkan masaknya di dapur
setelah itu Elena langsung menuju kekamarnya dan meletakkan tas ransel nya , lalu elena melepas sepatu dan kaos kakinya ,
setelah semua sudah di lepaskan elena mengambil handuk dan baju ganti , lalu Elena pergi ke kamar mandi , untuk mandi dan membersihkan dirinya yang lengket karena keringat,
setelah selesai Elena mengganti bajunya dan menyisir rambutnya, kemudian elena pun turun untuk makan lagi bersama ibunya di ruang makan .
selesai makan elena langsung menuju kekamarnya dan merebahkan dirinya di kasur yang empuk
tidak lama hp nya berdering
drrtt... Drrtt...
" ahh apa ini" ucap elena , lalu melihat pesan di hp nya , yang pesan tersebut berasal dari group nya bersama teman temannya
Lexa: " Elena Lo punya pacar ya ..."
Lina: " kok Lo gak bilang bilang sih sama kita???"
Elena:" bukan pacar, itu pak Andi , kalian ini tahu dari mana sih "
Lexa:" dari info yang ada di Ig punya Siska nenek robeng itu ,,,"
Elena: "nenek rombeng , Siska , ohh jadi yang yang ikutin gue si Siska , jangan bilang kalian minta gue jelasin , gue akan cerita besok , sekarang gue capek banget mo tidur dahh semua..."
__ADS_1
balasan elena pada teman temannya yang ada di group tersebut lalu elena mematikan hp nya .
Kemudian elena memejamkan matanya sambil menyusun rencana untuk besok , agar bisa melawan Siska di saat dia memainkan permainannya , dengan tersenyum karena sudah memiliki rencana nya yang matang , kemudian elena pun tertidur karena kecapean , dan pergi ke alam mimpinya.