
Ketika pak Andi dan Elena sampai di kamar niatnya ingin tidur siang tetapi tidak jadi gara gara Elena berteriak ada kecoak di kamar mandi saat Elena ingin mencuci kaki dan tangannya ,
" aaaaa..... mas Andiiiii... ada kecoak....ihhhh" teriak Elena pada pak Andi yang berada di ambang pintu kamar mandi untuk menunggu Elena keluar , karena teriakan Elena pak Andi pun langsung membuka pintu kamar mandi yang tidak di kunci oleh Elena,
" mana kecoaknya " tanya pak Andi begitu masuk ke dalam kamar mandi
" itu tadi disana ada kecoak.. " ucap Elena sambil menunjuk tempat pojok kamar mandi yang ada kecoak nya
" mana gak ada Elena , kamu dah selesai belum itu cuci kaki sama tangannya" ucap pak Andi kembali yang melihat tempat yang di tunjuk Elena dan mencari cari ke sekeliling kamar mandi tapi tak di temukan ya kecoak di sana
" udah.." jawab Elena singkat
" ya udah kamu keluar gih biar ku usir kecoaknya " ucap pak Andi pada Elena
Kemudian Elena pun keluar dari kamar mandi dan keluar lagi dari kamar untuk mengambil air minum , saking terkejutnya Elena ada kecoak di kamar mandi, tak sengaja tersandung dan menatap kaki meja yang ada di dapur selepas ia selesai minum dan hendak kembali .
" aduhh" ucap Elena yang kesakitan akibat tersandung dan ayah pak Andi pun mendengar suara elena yang terdengar kesakitan pun berjalan mendekat dan menghampiri Elena di dapur,
" lhohh Elena , kamu kenapa nak , ada yang sakit , ayah tadi dengar suara kamu" bilang ayah mertuanya
" enggak kok yah , gak papa cuman ke sandung natap kaki meja itu yang kaki elena sakit , tapi udah gak papa kok " jelas elena pada ayah mertuanya tersebut
" ya baiklah , lain kali hati hati ,ya sayang , ayah tinggal ke depan dulu " ucap ayah mertuanya
" i.. iya yah " jawab Elena yang masih sedikit merasa sakit
Lalu selepas ayahnya pergi Elena pun berjalan kembali ke kamarnya , namun saat berada di tangga Elena pun tak sengaja melihat hantu kepala buntung menggelinding dan karena Elena terkejut dengan hantu tersebut Elena pun berteriak kembali dan langsung berlari menuju kamarnya.
" uwaaaa..., " teriak Elena dan berlari ke kamarnya sesampai di kamarnya elena pun mengatur nafasnya , karena terkejut nafas elena pun tak teratur
__ADS_1
" hah.. hah... huuuhh.. huuuh..fyuhh" atur nafas Elena , setelah selesai mengatur nafas Elena pun beranjak untuk membaringkan dirinya di ranjang kasur empuknya dan memejamkan matanya , Elena pun tahu ada pak Andi di samping nya dan lagi rebahan disana , juga tahu kalau pak Andi tadi sempat terkejut karena ia berteriak kembali sambil menatap elena yang memejamkan matanya dan berbaring di sampingnya,
karena tak sengaja Elena saat masuk tadi sempat mengetahui isi fikiran pak Andi yang melihatnya berteriak dan melihat ke arah pak Andi sekilas .
" Elena ,sayang kamu kenapa teriak teriak kecoak nya udah gk ada " ucap pak Andi yang sempat terkejut dan bingung pasalnya ia mendengar teriakan Elena yang ketakutan
" hah apa mas. kecoaknya udah pergi , " ucap Elena yang membuka matanya dan menatap pak Andi dari samping tempat ia tidur
" iya udah pergi trs kenapa kamu teriak lagi tadi ?" sambung pak Andi
" ahh itu aku liat hantu kepala buntung menggelinding , ya aku terkejut karena menggelindingnya tiba tiba saat di tangga ya aku teriak lah mas " jelas Elena pada pak Andi , kemudian Elena pun memejamkan matanya kembali
" Elena.. Elena , kamu itu sama kecoak aja takut , sama hantu gak takut malah di ajak bicara " ucap pak Andi heran sambil menggelengkan kepalanya , dan memainkan permainan nya yang ada di handphone nya tadi , karena selesai dari kamar mandi pak Andi merebahkan dirinya sambil bermain hp
" hmmm " jawab Elena seadanya lalu Elena pun mengambil hp nya untuk mendengarkan musik untuk membuat lebih tenang sedikit .
" kamu suka denger musik klasik kayak gini ya" tanya pak Andi pada Elena yang merasa sedikit risih dengan musik klasik yang di bunyikan oleh Elena,
tak lama setelah Elena merasa sedikit tenang elena pun mengganti lagunya dengan lagu pop,dangdut , KPop , barat , dan lain lain yang mungkin asyik untuk di dengarkan , hingga membuat tertidur dan pak Andi pun menjadi mengantuk saat musik elena berganti dengan musik klasik yang menenangkan , seperti suara alam ,
di lihatnya Elena sudah tertidur di sampingnya , pak Andi pun mengentikan permainan hp nya lalu menyusul Elena untuk tidur , dan timer hp elena yang Elena nyalakan selama kurang lebih lima puluh delapan menit pun habis dan lagu pun sudah tak terdengar lagi , dan juga pak Andi , dan Elena sudah tertidur pulas akibat mendengarkan alunan musik yang berbunyi dari hp Elena di samping Elena tertidur .
Malam harinya mereka pun mengadakan acara kumpul keluarga , dan banyak bercerita , setelah malam mulai larut mereka menghentikan ceritanya dan menuju kamar masing masing dan tidur lalu terbang ke alam mimpinya.
Sudah seminggu semenjak ibu Elena meninggal dan Elena menikah dengan pak Andi , tetapi Elena belum sempat menceritakan apa yang sebenarnya terjadi ke pada sahabat sahabatnya tersebut , Elena hanya menceritakan tentang ibunya yang sudah meninggal pada sahabatnya itu ,
Kebetulan hari ini semua guru lagi rapat hingga nanti istirahat , dan semua pelajaran kosong , Elena berencana mengajak sahabat nya ke rooftoop dan menceritakan semuanya ,
" Shifa , Alina, Alexa , ikut gue yuk ke rooftoop , ada yang mau gue bicarain sama kalian " ucap Elena , lalu Elena berjalan keluar dari kelas menuju ke rooftoop ,
__ADS_1
Shifa , Alina, dan Alexa yang bingung pun hanya mengikuti Elena dari belakang.
Sesampainya di rooftoop elena pun langsung memberitahukan pada mereka sial pernikahannya dengan pak Andi
" ngapain Lo ajak kita kesini hmm " tanya Shifa begitu mereka sampai di rooftoop
" langsung aje ye , gue mau bilang kalo gue udah nikah sama pak Andi " ucap Elena langsung to the poin
" what .... Elena Lo .." ucap Shifa kaget dan Alina juga Alexa yang terkejut sampai tak bisa berkata apapun
" hehe maaf gue baru bilang , soalanya gak ada waktu yang tepat buat bilang, kebetulan hari ini waktu kita banyak gue mo ceritain semuanya "
jelas Elena pada mereka bertiga yang terkejut ketika mendengar perkataan Elena.
" ya ceritain , kita mau tahu El" ucap Alina dan di angguki oleh kedua temannya
" waktu itu gue pernah cerita kan soal i u gue yang meninggal dan gue sedih banget " ucap Elena pada mereka
" iye Kita tahu yang itu " ucap Shifa
" nah waktu gue sedih banget karena mengetahui isi fikiran ibu gue , tiba tiba ibu gue bilang permintaan terakhir nya yaitu mau lihat gue nikah saat itu juga sama pak Andi dan jadilah gue nikah , setelah itu ibu gue meninggal , " jelas Elena pada mereka semua
" jadi saat itu Lo nikah dalam posisi sedih , karena ibu Lo mau meninggal ,dan kesedihan Lo bertambah saat Lo udah nikah dan ibu Lo meninggal , tapi Lo gak nangis kan saat Lo tahu fikiran ibu Lo yang waktu itu gk ngebolehin Lo nangis " ucap Shifa yang sangat ingat dengan cerita Elena sebelumnya dan di angguki oleh Elena , lalu kedua teman Elena Alina dan Alexa pun turut sedih juga dengan semua penjelasan Elena sekarang tapi di sisi lain ada kebahagiaan bagi mereka
" tapi besoknya gue udah gk sedih lagi , kasihan mamah , ayah , sama pak Andi ngehibur gue , gue berusaha tegar dan kuat walau setiap malam gue nangis karena sedih dan gk ada yang tahu itu " ucap Elena kembali saat mengingat bagaimana ia mencoba untuk tidak menangis lagi dan berusaha untuk bahagia dan tidak berlarut larut dalam kesedihannya dengan mencoba tersenyum dan mengalihkan perhatian dengan yang lain
" hebat Lo El , trs di samping itu kan Lo juga seneng tuh udah ada yang punya itu gue lihat nya "
ucap Alina dan di ikuti anggukan oleh Shifa dan Alexa sambil tersenyum
__ADS_1
" ahh kalian bisa aja sih ya ... " ucap Elena sambil tersenyum karena godaan dari teman temannya tersebut .