Takdir AYANA

Takdir AYANA
pengakuan Mikha


__ADS_3

"gue yang nanya duluan",orang yang sedang bertanya itu adalah Mikha,sempat melihat Aya ngumpul bareng cowok membuat Mikha ingin marah tapi Mikha tidak bisa karena Aya bukan siapa-siapanya.


Mikha hanya bisa menatap Aya dari tempat dia duduk,sedikit tertutup dan tidak ada yang bisa melihat ke arah nya.


saat Aya dan mereka sudah mau bubar,Mikha keluar dari cafe menghidupkan motornya dan pergi dari cafe tersebut.


ternyata di sinilah Mikha, menunggu Aya di rumah nya,"jawab Aya!",Mikha tidak sabar mendengar jawaban dari Aya, apakah Aya akan berbohong,itulah pikir Mikha sekarang.


"apa urusannya sama loe",jawab Aya hendak kembali membuka pintu.


Mikha menarik pergelangan tangan Aya yang hendak membuka pintu, dengan begitu cepatnya Mikha sudah mendaratkan ciumannya di bibir Aya.


Aya melotot tapi tidak ada pergerakan, sehingga Mikha bisa dengan leluasa mencium Aya.

__ADS_1


"Aya gue suka sama loe",ucap Mikha sedikit menjauh dari wajah Aya, entahlah apa yang dipikir Mikha sekarang,yang pasti Mikha ingin Aya menjadi miliknya,Mikha tidak mau merasa sakit saat melihat Aya bersama cowok lain,tapi dia tidak bisa menegur Aya sama sekali.


"Aya please,jawab gue!",tidak ada jawaban dari Aya,karena masih dengan keterkejutan nya, Mikha pun kembali mendaratkan kecupan di bibir Aya Singkat hingga beberapa kali,sampai Aya tersadar.


"apa yang loe lakuin?", tanya Aya mendorong Mikha menjauh.


"Aya gue cinta sama loe,gue ngak mau loe Deket sama cowok lain",jelas Mikha.


Aya tidak tau harus menjawab apa,tiba -tiba saja pikiran nya blank, apalagi pengakuan Mikha itu bukan seperti pengakuan, tapi seperti Mikha Sudah mengklaim kalau Aya itu harus menjadi miliknya.


gugup tentu saja Mikha rasakan, begitu pun dengan Aya,"bisakah gue menolak nya?",tanya Aya membalas tatapan Mikha, tatapan Mikha menjadi lesu ketika mendengar pertanyaan Aya.


"gue ngak bisa Nerima penolakan Aya,loe sekarang milik gue",Mikha memeluk Aya erat,"pokoknya loe milik gue,ngak ada penolakan,karena gue tau loe juga suka sama gue Aya",bisik Mikha di telinga Aya.

__ADS_1


seperti itulah pengakuan seorang Mikha,dan semenjak hari itu Aya sudah menjadi pacarnya Mikha,meski tidak seperti pacar pada umumnya yang romantis atau nge bucin tapi mereka punya gaya pacaran mereka sendiri.


hampir setiap pagi Mikha selalu standby di rumah Aya menjemputnya,"kenapa ngak bilang kalau mau jemput?",tanya Aya saat sudah berada di dekat motor Mikha,"lama ngak nungguin nya?",tanya Aya lagi karena Mikha tidak menjawab,tapi malah sibuk menatap Aya terus.


"gue berangkat sendiri aja!", karena males ngaladenin ke bisuan Mikha, Aya pun berniat berangkat sendiri,bukan sungguhan tapi Aya ingin Mikha tersadar dari kebisuan ngak jelas nya itu.


sosok Aya yang menghilang dari pandangan nya membuat Mikha bersuara,"Aya!", panggil Mikha melihat ke arah Aya, tapi Aya tidak peduli dengan panggilan Mikha meliriknya pun ngak.


menghidupkan motornya Mikha menyusul Aya,"Ay,naik?",ucap Mikha yang sudah berada di samping Aya, menatap ke arah Mikha sebentar Aya pun langsung naik ke atas motor.


"kenapa ngak jalan?", mendengar pertanyaan Aya bukannya langsung berangkat tapi Mikha malah turun dari motor.


"lupa pkek helm Ay",jawab Mikha sambil memasang helm di kapalanya Aya.

__ADS_1


__ADS_2