
Setelah Sisi selesai mandi, Sisi langsung membangunkan anak anak, untuk bersiap siap pergi ke sekolah, dan juga membangun kan suaminya dan sekalian membuatkan kopi untuk suaminya.
Setelah semuanya bangun dan mempersiapkan diri masing masing, Sisi pun melanjutkan kegiatannya untuk berpakaian dan berdandan.
Tring...
Chat berbunyi lagi
"Dek, mana foto gunung kembar adek"
"Ayo lah dek"
" Kok diam aja"
"Maaf bang, adek tadi lagi mandi"
"Udah jam stengah 7"
"Ntar telat adek ke sekolahnya"
"Trus foto Gunung kembar adek mana"
"Kok lama kali"
"Kan cuman sebentar"
"Tinggal di foto trus dikirim"
"Gak nyampe pun 5 menit"
"Maaf bg"
"Adek gak sanggup"
"Kok gitu, cuma. foto itu pun yang diminta"
"Udah lah dek, emang gak ada hati mu untuk aku"
"Udah ngemis ngemis pun aku dari tadi"
"Kamu cuma mainin aku dek"
Perdebatan pun tak sampai di situ saja.
"Bang, maaf td udah adek coba fotoin"
"Tapi adek gak sanggup"
"Itu gak sesuai dengan prinsip adek"
"Bertentangan dengan hati kecil adek"
"Alah banyak cerita kamu dek"
"Memang gak ada hati kamu sama aku dek"
"Sudah ku bilang kita akan saling jaga dan saling percaya"
"Kamu cuman mainin aku aja"
"Jahat kamu"
"Maaf bg, sebelum abang blokir adek"
"Adek sayang sama abg"
__ADS_1
" I Love You bang"
"Cuman prinsip kita tentang cinta itu
berbeda"
"Menurut adek, cinta itu kenyamanan"
"Bukan bercinta"
"Terserah abg mau anggap adek
munafik"
"Mau abang bilang adek sampah"
"Yang penting sekali lagi adek bilang adek
"Sayang sama ababg"
"Alah dek, banyak bacot"
"Kamu jahat"
"kalau kamu sayang, gak mungkin kamu buat
aku ngemis ngemis seperti ini sama kamu"
"Gak punya hati kamu memang"
"Ya... mungkin karna bawaan adek
guru bg, makanya adek banyak
" Ya udah kalau githu kita akhiri aja semua"
"Kamu blokir aja semua"
"Dari pada aku yang blokir smuanya"
" Terserah abang aja, yang penting
adek udah utarain semua perasaan
adek"
Begitulah perdebatan antara Sisi dan Rayhan, dan itu tidak hanya sampai di sana.
Sisi memberhentikan sejenak aktivitas chat nya.
Karena jam sudah menunjukkan pukul 07.30 WIB. kalau tidak di henti kan, maka Sisi dan anak anaknya akan telat ke sekolah nya.
Sisi dan anak anak pun berangkat ke sekolah . namun chat Sisi tetap berbunyi.
Tapi Sisi memilih mengabaikan nya untuk sementara, karena sedang dalam perjalanan kesekolah
Sesampainya di sekolah, Sisi langsung memasuki Kantor Majelis guru.
Sesampai di mejanya Sisi langsung mengeluarkan handphone dari saku celananya.
Dibukalah chat yang entah sudah berapa banyak berjejer di handphone nya
Dan Sisi pun membacanya satu persatu, dan tak lain chat itu sebagian besar dari Rayhan.
" Dek kok diam"
__ADS_1
"Iya kan kamu cuma mainin aku"
"Kamu gak ada hati"
" Jahat kamu dek"
"Tega kamu dek"
"Udah lah kita akhiri aja semua"
"Apa gak bisa di omongin baik baik aja
bang"
"Apa g bisa kita berhubungan
selayaknya teman biasa aja"
"Apa gak ada solusinya selain di blokir"
"Gak dek kamu jahat"
" Bay...aku blokir yah"
" atunggu dulu bg"
" Bilang dulu apa salah adek
kok di blokir"
" Udah lah dek, babay"
Kemudian semuanya sudah di blokir Rayhan, mulai dari WhatsApp, Facebook tapi kecuali nomor telepon nya.
Dengan rasa penasaran Sisi membuat sms pada Rayhan
" Bang kasih tau apa salah adek"
"kamu tega dek, kamu gak percaya sama aku, kamu cuman maianin aku, kamu gak mau
memberikan apa yang aku mau"
"Oh....itu alasannya, ya udah adek
terima semua"
" Smoga abang mendapat, wanita yang
sesuai dengan keinginan abg, yang
mau memberikan apa yang abg mau"
" Dan kisah kita ini bisa adek jadi kan
inspirasi untuk membuat novel
doain adek sukses ya bang"
"Dan terimakasih atas
pertemanannya, dan sudah membuat
adek bahagia"
Semua keputusan Reyhan di terima dengan lapang dada oleh Sisi, walaupun terasa hampa di dalam dadanya.
__ADS_1