Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial

Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial
Penolakan Berujung Blokiran


__ADS_3

Di malam jumat itu saling berbalas chat dilakukan Rayhan dan Sisi sampai larut malam.


Reyhan yang dengan semampunya terus merayu Sisi.


Sebaliknya Sisi terus berfikir keras untuk menolak permintaan Rayhan tanpa membuatnya tersinggung.


tring...chat Sisi berbunyi lagi


"Ayo lah dek, udah gak tahan lagi abang"


"Adek gak berani bang, kok bisa yah senjata tempur abang berdiri"


"Lagi nonton bokep yah bg"


"Iya, dek"


"Terus aja nonton nya bg, ntar keluar tuh bg"


" Gak, bisa abg dek, kalau gak sama orang yang abg suka"


"Ayo lah dek, tolongin abg"


"Eh...maaf bg, suami adek bangun"


"minta jatah"


Sisi bingung mau nolak nya kayak apa lagi, trus Sisi bilang kalau suaminya mintak jatah malam jumat.


Sisi kira , Rayhan akan percaya dan menghentikan ajakannya.


Tapi yang dipikirkan Sisi itu salah, karna Rayhan semakin gencar saja dengan keinginannya.


Malahan mau nelpon segala, yang bikin suasana hati Sisi semakin kacau.


Sisi mengangkat telp dari Rayhan, tapi hanya sebentar. ntah karena kesal, takut atau risih.


tring...

__ADS_1


chat datang lagi


" Kalau iya suami adek bangun, ajak lah dia main, biar abang dengerin, ntar abang telpon, ntar telponnya tarok di dekat adek"


" gak lah bang, malu lah"


" Gak apa - apa dek"


” Gak bang, malu adk"


"Ayo lah dek, tolong lah abg dek"


Dengan sekuat tenaga Rayhan merayu Sisi, sebenarnya Sisi merasa kurang nyaman dengan tingkah Rayhan itu, tapi entah mengapa Sisi tetap meladeninya, dan berusaha agar Rayhan tidak tersinggung.


Rayhan terus menelpon tanpa henti, telpon itu di angkat trus di tutupnya lagi.


Tring....


karena terus di tolak, chat Rayhan pun masuk.


" Kamu cuman mainin aku"


" Kamu gak punya hati"


" Kahat kamu"


Melihat chat dari Rayhan itu, Sisi hanya tersenyum miris, mau memblokir tapi tak tau mengapa hatinya bimbang.


Karena kelamaan berdebat dengan Rayhan tidak terasa hari sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari.


Karena mata sudah terlalu lelah mata Sisi pun terpejam.


Tak berapa lama setelah itu terdengar lah kumandang Azan subuh.


Dengan mata yang susah di buka, Sisi memaksakan diri untuk bangun. karena hari sudah pagi, dan kegiatan sehari hari pun sudah antri untuk di kerjakan.


Setelah sholat subuh, dan semua pekerjaan sudah selesai Sisi pun mandi, kemudian membangunkan suami dan anaknya untuk berkemas kemas dan untuk berangkat ke sekolah.

__ADS_1


Di sekolah Sisi merasa galau, entah apa yang harus di galau kan, yang seharusnya tidak di pikirkan.


Di satu Sisi dia merasa aneh dengan sikap Rayhan yang suka memaksa padahal baru kenal.


Dan di satu Sisi lagi, Sisi merasa ada yang hilang saat chat Rayhan tidak berdentang.


Tapi dengan sekuat tenaga Sisi berusaha supaya tidak memikirkannya lagi, walaupun susah di rasa.


Sepulang sekolah, tiba-tiba anak - anak Sisi ingin pergi bermain ke rumah temannya.


Sisi pun menelpon Suaminya untuk meminta izin.


" Yah, apa boleh anak - anak pergi main ke rumah temannya, ntar kita yang jemput"


"Ya, udah gak apa -apa, bunda"


Setelah selesai meminta izin, Sisi pun menyampaikan kepada anaknya kalau udah di izinkan oleh Ayahnya.


Setelah anak anaknya berangkat untuk pergi bermain, Sisi pun pulang ke rumahnya, dan menunggu suaminya pulang.


Sambil menunggu suaminya pulang, Sisi istirahat sejenak dan melakukan kegiatan Rutinnya, ya biasa lah kegiatan ibu rumah tangga.


Suami Sisi pun pulang, Sisi pun membuatkan kopi untuk Suaminya.


Setelah suami Sisi istirahat sejenak, kemudian mereka pun berangkat menjemput anak- anak mereka.


Diperjalanan Sisi dan suaminya pun Berfoto foto, dan memposting ke Facebook. dengan berharap Rayhan melihat kemesraan Meraka.


Setelah sampai di rumah teman anak anaknya, Sisi dan suami pun masuk dan bercerita sebentar bersama dengan orang tua teman anak - anak mereka.


Kemudian mereka pun Pulang.


Sesampainya di rumah, Sisi pun duduk di ruang tamu, sambil melihat Facebook dan WhatsApp.


Alang terkejutnya Sisi, Facebook dan WhatsApp nya sudah di blokir oleh Rayhan.


Melihat itu entah kenapa hati Sisi merasa sakit, rasa tidak menerima kalau ada yang memblokir Facebook dan WhatsApp nya.

__ADS_1


__ADS_2