Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial

Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial
Terayu Lebih Dalam


__ADS_3

Azan subuh pun berkumandang, Sisi terbangun dengan tubuh yabg terasa lelah, tapi tidak hanya tubuh yang terasa lelah tapi perasaannya pun ikut lelah kala ia mengingat hubungannya dengan Rayhan.


Sisi pun bangun walaupun terasa malas untuk beraktivitas hari itu, tapi apa daya semua kegiatan harus dilakukan apapun itu alasannya.


Setelah semua selesai,mulai dari bikin sarapan,bangunin anak anak dan Rendy, membersihkan rumah dan bersiap untuk kesekolah.


Sisi, anak anak dan Rendy pun berangkat ke tempat aktivitas mereka masing masing.


Sesampainya di sekolah, sisi mendengarkan bunyi notifikasi WhatsApp nya.


Sebelum membuka kantor majlis guru Sisi mengambil handphone nya dan melihat WhatsApp nya, dan tak lain dan tak bukan chat nya berasal dari Rayhan.


Triing..


"Adek hanya buat abg kecewa aja"


"Abang udah nungguin dan beharap,


tapi selalu mengecewakan"


"Cuman tinggal foto bentar gak lama, tapi


selalu kayak ginikan abang"


Sisi pun membaca dan membalas chat dari Rayhan, dan pasti akan ada lagi perang chat lagi


^^^"Sesuai janji pertama dong bang"^^^


"Seharusnya adek berfikir lah, trus adek foto


adek kirim, kan gak ada salahnya kan "


"Dari pertama yang abang minta kan foto gunung kembar adek"


"Adek pikir tadi malam ada keluar abangnya yah"


"Gak sama sekali dek"


"Makanya abg minta foto itu"


"Tinggal foto,kirim kan gak ada susahnya kan"


"Memang niat hati adek gak ada sekali untuk abang"


"Kalau kamu sayang, tulus dari hati, pake niat, tinggal foto, trus dikirim, gak jadi susahkan "


"Kok diam"


"Jawab lah"


"Hargain orang bicara"


^^^" Maaf tadi lagi buka kantor bg"^^^


"👍"


"Jawab tuh semuanya"


^^^"Bang ngelakuin yang pertama aja^^^


^^^udah susah, udah menentang^^^


^^^prinsip adek"^^^


^^^"Asal abang tau, hanya abang yang bisa membuat adek menentang prinsip adek"^^^


^^^"Tega kali abang kayak gitu sama adek"^^^


^^^"Dikit dikit di blokir"^^^


^^^"Sebetulnya dari kemarin^^^


^^^adek mau tanya,^^^


^^^abg nyampe gak semalam"^^^


^^^"Tapi adek malu nanyain nya"^^^


Semua chat yang dikirim Sisi sudah di baca oleh Rayhan, tapi satu tidak di tanggapi oleh Reyhan. trus Sisi mengirim chat kembali kepada Rayhan


^^^" Yah ngomong sendiri"^^^


^^^" Terus abang bilang,^^^


^^^adek ga punya hati juga"^^^


^^^" Adek atau abang yang gak punya hati"^^^


^^^" Tau gak bang, gara gara kepikiran ini^^^


^^^menstruasi adek cepat^^^


^^^datangnya biasanya akhir bulan lho bg"^^^


Triing


Chat Sisi berdering lagi


"Dek, abg bicara dan mintanya bukan


hanya hari ini, tapi udah dari


kemaren kemaren,


tapi sampe sekarang gak


adek kirim kirim juga,


siapa yang gak punya hati coba"


"Pikir"


Membaca chat dari Rayhan itu Sisi menjadi galau dan tidak tau harus bicara apa lagi, Sisi hanya termenung dan mencoba berfikir lagi apa yang harus dilakukan.


Triing


Chat Sisi berdiring lagi


"Jawab dek"


"Dek jawab"


"Jawab lah"

__ADS_1


"Kok diam aja"


Sisi pun menjawab chat Rayhan


^^^"Susah jawabnya bang,^^^


^^^apapun jawaban adek,^^^


^^^pasti tetap salah dan^^^


^^^adek tidak punya hati^^^


^^^menurut abg"^^^


"Udahlah cuman foto kayak gitu aja, sampai menyembah kayak gini kali abang"


"Dan udah memohon juga"


"Gak ada kamu hargain abang bicara"


^^^"Udah kebayang bang^^^


^^^jawaban abang"^^^


^^^"Bentar lagi adek juga abang blokir"^^^


Karena sudah capek perang chat, akhirnya Rayhan pun menelpon Sisi lewat WhatsApp


tapi gak diangkat oleh Sisi.


Trus Rayhan pun menelpon dari sambungan telepon biasa.


dan setelah agak lama berfikir Sisi pun menerima telpon dari Rayhan dan keluar dari ruang majelis guru


"Iya bang" jawab Sisi


" Tega kamu dek"


"Kamu jahat"


" Gak punya hati" ucap Rayhan


" Bang, jangan kayak gini lah"


"Abang juga bisa dong ngertiin adek" balas Sisi


"Dek udahlah lebih baik kita akhiri aja hubungan ini, kita saling memblokir aja. kita akhiri aja semua" kata Rayhan


"Apa gak ada solusi lain bang" sela sisi


"Udah lah dek, jangan sampai keluar marah aku dek, kamu udah mempermainkan aku" kesal Rayhan.


Udah dulu ya bang, bel udah berbunyi, adek harus masuk kelas, ntar kepala sekolah adek marah. jawab Sisi


"Ya udah " kata Rayhan dengan nada kesal


Kemudian Sisi pun, kembali ke ruang majelis guru, dan mempersiapkan peralatan untuk memberikan pelajaran di kelas.


Sesampainya dikelas,Sisi menerangkan pelajaran, setelah selesai memberikan materi pembelajaran, Sisi pun terpikir dengan masalah nya dengan Rayhan.


Sedikit banyaknya masalah itu membuat perasaannya tidak menentu.


Setelah lama berfikir akhirnya Sisi mengirimkan chat kepada Rayhan dengan harapan hubungannya akan baik kembali, tanpa ada kata cinta cinta, tapi hanya ada kata persahabatan.


Dengan rasa penasaran di tambah lagi dengan niat untuk memperbaiki hubungan akhirnya Sisi mencoba menghubungi Rayhan dengan video call.


Sudah dua kali Sisi mencoba menghubungi Rayhan dengan vidio call tapi Reyhan tidak menanggapinya.


Akhirnya Sisi mencoba menghubungi Rayhan dengan chat lagi


^^^"Kenapa Bang, ^^^


^^^kok ditolak panggilan^^^


^^^ vidio adek"^^^


Tak lama Sisi mengirim kan chat itu , Rayhan pun membalas chatnya Sisi


"Adek gak punya hati"


^^^"Ada bang hati adek"^^^


"Terus mana buktinya"


^^^"Abang aja yang gak tau hati adek"^^^


"Dah lah dek"


"Percuma aku aku bicara, gak ada juga adek kirimkan yang abang mau"


"Capek abang bilangnya"


Ternyata hati Rayhan belum luluh dengan kata kata Sisi. dan peperangan antar chat akan berlangsung lama.


^^^ "Adek kok ngerasa di kerjain yah"^^^


^^^" Siapa tau abang orang yang ^^^


^^^udah adek kenal"^^^


^^^"Terus foto profil abg di Facebook ^^^


^^^abang ganti"^^^


^^^"Mungkin efek karna adek suka membaca novel and nonton sinetron"^^^


^^^" Terus^^^


^^^ kalau gak, ntar adek kirim foto ^^^


^^^gunung kembar adek "^^^


^^^"Terus abang jadiin alat buat ^^^


^^^meneror adek"^^^


^^^" Tadinya mau Vidio call, ^^^


^^^biar penasarannya hilang"^^^


^^^"Eh ...orangnya gak mau ngangkat"^^^


^^^"Padahal udah di bela belain^^^

__ADS_1


^^^ pulang ke rumah sebentar"^^^


"Gak usah nuduh sembarangan"


"Dan gak usah berprasangka buruk"


"Belum tentu pikiran buruk mu itu benar"


Kemudian Rayhan melakukan panggilan melalui video call.


kemudian Sisi mengangkat panggilan video call dari Rayhan itu.


Dan di sana terlihat lah seorang polisi yang memakai seragamnya dan berada di kantornya.


Hanya sebentar saja , kemudian Rayhan mematikan panggilan video call nya.


Terus dilanjutkan lagi dengan chat, karena saat itu Sisi lagi berada di ruangan kelas.


Triing...


chat Sisi berdentang lagi


" Gak bener kan tuduhan adek"


"Bukan orang yang adek kenal kan"


"Sama seperti yang di foto kan"


"Apa lagi yang mau adek bilang sekarang"


" Bilang sekarang"


^^^" Maaf"^^^


^^^"Terimakasih"^^^


"👍👍"


^^^"Abang kan tau adek^^^


^^^ suka membaca novel"^^^


^^^"Jadi bayangan adek, ^^^


^^^melayang layang kemana mana"^^^


"Dah lah, memang gak ada hati"


"Ingat ya dek, gak ada sedikit


pun niat abang untuk jahat sama adek"


^^^"👍"^^^


"Sekarang blokir lah lagi"


"Biar jelas semuanya"


^^^" Bisa minta Waktu lagi gak bang"^^^


^^^"Plisss"^^^


"Waktu sampai kiamat pun


gak ada akan ada habisnya"


"Ya kan"


^^^"gak sampai kayak gitu lah bang"^^^


^^^"Pliss mau yah"^^^


"Udah lah dek"


"Capek abang bilang nya"


" Udah lah saling memblokir aja kita,


biar adek puas"


"Dan biar gak ada lagi yang mengganggu adek"


"Kamu jahat"


"Cuma mainin hati orang"


" gak usah kenal sama abang lagi"


^^^"Tunggu bang"^^^


"Tunggu apa lagi dek"


"Tunggu apa lagi"


Membaca chat dari Rayhan itu ntah kenapa hati Sisi merasa sedih dan takut akan kehilangan Rayhan.


Entah apa yang membuat Sisi seperti itu, ntah ilmu apa yang di miliki seorang Rayhan.


Sehingga Sisi berniat mengirimkan foto gunung kembarnya pada Rayhan. dan tanpa ragu sama sekali.


Padahal dari semula Sisi hanya ber tekat untuk hanya berteman saja, dan tidak akan bergerak sejauh itu.


Dan tanpa berfikir panjang lagi, Sisi pun izin pulang kerumahnya sejenak, dan memfoto gunung kembarnya.


Ntah apa yang ada di fikiran Sisi, dengan tanpa ragu sedikit pun, Sisi mengirimkan foto Gunung kembarnya itu ke pada Rayhan.


Setelah foto itu terkirim Sisi pun mengirim chat pada Rayhan.


^^^ "udah adek kirim bg"^^^


^^^"malu adek bang"^^^


^^^"udah kayak mau copot jantung adek"^^^


"Gak apa apa Sayang"


"Abang sayang sama adek"


"makasih ya sayang"


"Mmmuach"


Sisi berharap hanya sebatas mengirim foto itu saja, dan berharap tidak ada lagi yang lain, dan foto itu adalah foto gunung kembarnya saja, tanpa membawa wajah Sisi.

__ADS_1


__ADS_2