Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial

Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial
Ternyata!


__ADS_3

Azan subuh berkumandang, Sisi terbangun dan langsung kekamar mandi untuk mengambil air whuduk untuk sholat, setelah sholat Sisi langsung mengerjakan pekerjaan rutin sebagai seorang ibu rumah tangga.


Sambil bekerja Sisi menghidupkan televisi dan mendengarkan siaran berita. sedang asyik asyiknya bekerja tiba tiba Sisi mendengar berita tentang penipuan yang berkedok seorang polisi di Facebook.


Sisi yang sedang asyik di dapur pun berlari menuju ruang keluarga untuk mendengarkan berita tersebut.


Dalam siaran berita itu Sisi mendengar ada Seseorang penipu yang menggunakan kedok seorang polisi kemudian meminta pertemanan dengan ibu ibu rumah tangga, kemudian penipu itu merayu ibu ibu rumah tangga tersebut, dengan rayuan mautnya mereka memiliki hubungan yang agak serius dan bercinta online dan tanpa di ketahui ibu ibu tersebut penipu itu merekam kegiatan tersebut kemudian penipu itu akan memeras ibu ibu rumah tangga tersebut dengan ancaman akan menyebarkan rekaman itu.


Mendengar berita itu, ada rasa malu dan bersyukur bersamaan dalam hatinya, malu disaat ia terasa begitu mudahnya tergoda dengan sosok seorang polisi di sosial media, di saat itu Sisi merasa curiga tapi entah mengapa Sisi tidak bisa mengungkapkannya. dan bersyukurnya disaat penipu yang sudah tega mengerjai ibu ibu dan juga dirinya tertangkap oleh polisi, walupun Sisi tidak tau pasti itu Rayhan atau yang lain, yang pastinya Sisi bersyukur dengan adanya penangkapan tersebut. Setelah mendengarkan berita di televisi tersebut Sisi pun melanjutkan pekerjaannya.


Jam pun sudah menunjukkan jam 05:30 Sisi pun membangun kan suami dan anak anaknya. dan Sisi pun masuk kembali kekamarnya dan berniat untuk lanjut mandi dan bersiap untuk berangkat kesekolah.


Sebelum kekamar mandi Sisi pun membangunkan suaminya, sebelum berbalik kekamar mandi, tiba tiba Sisi di tarik oleh Rendy dan Sisi pun terjatuh di atas badan suaminya itu.


Tanpa aba aba bibir Sisi pun langsung di cium oleh Rendy, dan satu tangan Rendy memeluk pinggang Sisi dan satu tangan lagi berada di tengkuk Sisi, Sisi pun membalas ciuman Rendy tersebut, kemudian Rendy pun berbalik, yang semula berada dibawah sekarang Rendy berada atas, Rendy pun memperdalam ciuman mereka, tangan Rendy pun semakin liar mencari cari bagian yang ia sukai dan Sisi pun tak mau kalah, Sisi pun mencari cari bagian yang ia sukai, kemudian mereka pun berlomba untuk membuka pakaian pasangan masing masing, dan sekarang mereka pun p***s tanpa sehelai benang pun.


Rendy pun berhenti sejenak dan memperhatikan semua bagian tubuh Sisi, Sisi pun merasa malu di perhatikan seperti itu.


"Yah...jangan di perhatikan seperti itu dong, malu jadinya" sahut Sisi


"Kok malu bun, udah 12 tahun lho bun kita nikah, jadi buat apa malu sama ayah" balas Rendy


"Ayaah, udah dong liatinnya, udah gak tahan tau yah, ntar kita telat lagi kerjanya" ucap Sisi

__ADS_1


Tapi Rendy pura pura tak mendengarkan rengekan Sisi, padahal senjata tempurnya udah menjulang tinggi menantang,


Dan tanpa aba aba lagi, Sisi mendorong Rendy, dan sekarang Rendy terbaring di kasur, kemudian Sisi beralih keatas, dan memegang senjata tempur Rendy dan memasukkannya ke gua lembab yang sudah mulai basah, dan Sisi pun mulai meliuk liukkan badannya dan bergerak ala goyang ngebor Inul Daratista, Rendy pun me*****h dan merasakan nikmat, begitu juga Sisi yang terus bergoyang dan membusungkan d**a kepada Rendy. melihat gunung kembar bergoyang, Rendy pun meraihnya dan me****t dan me*****nya yang membuat Sisi semakin semangat dan mengeluarkan de***an yang terdengar merdu di telinga Rendy.


Melihat Sisi yang hampir mencapai puncak Rendy pun membalik posisi mereka dan sekarang Sisi berada di bawah, kemudian Rendy pun memompa dengan semangat nya, dan tak lama setelah itu mereka berdua pun mencapai puncak ken****tan bersama, dan seperti biasa Rendy pun menyudahi acara berc***a mereka dengan ciuman di kening dan dibibir Sisi.


Karena begitu terbuai dengan gairah mereka pagi ini, Sisi dan Rendy pun akhirnya tergesa- gesa untuk bersiap siap ke tempat kerja mereka.


Setelah selesai berpakaian Sisi dan Rendy keluar kamar, dan mereka di sambut dengan anak anaknya yang telah selesai sarapan.


"Bunda kok lama sekali mandinya, udah hampir telat tau"ucap Yumi si kecil dengan wajah cemberut


"Maaf ya nak, tadi bunda sakit perut jadi lama di kamar mandinya" jawab Sisi sambil melirik Rendy sambil tersenyum.


"Ya udah, pamitan dulu sama ayah, kita langsung berangkat aja"ucap Sisi


"Ntar aja nak, kalau bunda sarapan dulu ntar kita benar benar telat lagi" jawab Sisi lagi


Kemudian anak anak pun pamitan kepada ayah nya dan begitu juga dengan Sisi berpamitan dengan suaminya.


Dan mereka pun berangkat kerja bersama sama walaupun beda mobil, anak - anak satu mobil dengan Sisi karena mereka memang satu sekolah.22


... 🌸🌸🌸...

__ADS_1


Sisi dan anak anak pun sampai di sekolah, karena ulah Rendy hampir saja Sisi dan anak anaknya terlambat sampai di sekolah.


Lima menit menginjakkan kaki di sekolahnya bel masuk pun berbunyi, untung saja datang sebelum bel berbunyi kalau mereka sampai sesudah bel berbunyi di pastikan anak anak Sisi akan terkena hukuman ,dan pastinya juga anak anaknya akan marah kepada Sisi.


Hari ini kebetulan jam pertama Sisi lagi kosong, Sisi pun memanfaatkan waktu untuk melengkapi administrasi pembelajarannya, setelah selesai mengerjakan administrasi sekolahnya, seperti biasa Sisi membaca novel kesayangannya, saat asyik asyiknya membaca novel Sisi ingat akan berita pagi tadi, tentang penipuan berkedok polisi di Facebook.


zaman yang serba sulit sekarang apa pun akan dilakukan demi mendapatkan uang, tanpa memikirkan halal atau haram uang yang mereka dapat, dan sayangnya lagi penipuan itu membawa instansi yang bertugas untuk menjaga keamanan masyarakat.


Seharusnya menurut Sisi, dengan kejadian ini, pihak polisi harus bisa mencari cara untuk menyelidiki akun akun yang menyebut dirinya sebagai anggota polisi yang ada di Facebook apa benar mereka seorang polisi atau hanya memanfaatkan nama kepolisian saja demi keuntungan diri mereka sendiri.


Tapi pemikiran itu mungkin hanya ada dipikiran Sisi saja, dan andai saja Sisi punya teman dekat seorang polisi, mungkin Sisi akan mencoba menceritakan idenya ini.


Sedang asyik asyiknya melamun Sisi dikejutkan oleh oleh anaknya Kenzy.


"Bunda, lagi ngapain" tanya anaknya


"Eh...Kenzy ada apa nak"tanya Sisi


"Bun, sekarang kan Bunda masuk ke kelas empat kan" tanya Kenzy lagi


"Eh...iya,emang udah jam berapa nak"Sisi kembali bertanya


"Tuh udah jam sembilan lewat sepuluh"jawab Kenzy sambil menunjuk kearah jam yang ada di kantor

__ADS_1


"Eh...iya, ya udah tunggu bunda di kelas dulu ya nak, bunda ambil perlengkapan mengajar bunda dulu" jawab Sisi sambil mengambil perlengkapan mengajarnya.


Setelah semua perlengkapan mengajarnya telah cukup, Sisi pun menuju kelas 4 yaitu kelas anaknya Kenzy.


__ADS_2