
Azan pagi pun berkumandang, Sisi pun terbangun walaupun matanya enggan untuk terbuka, karena memang semalam Sisi dan suaminya tidur larut malam.
Walau bagai manapun susah untuk membuka matanya Sisi tetap berusaha untuk bangun karena semua pekerjaan sudah antri menunngu.
Semua pekerjaan Sisi pun selesai, dan semua personil di rumah itu pun sudah rapi dan sudah siap untuk berangkat sekolah dan bekerja.
sesampainya Sisi di sekolah, seperti biasanya Sisi mengawasi anak anak membersihkan lingkungan sekolah, dan mempersiapkan materi pelajaran yang akan di berikan kepada siswanya nanti.
Sama seperti biasanya, akan ada peperangan chat antata Sisi dan Rayhan, dengan permasalahan yang sama dengan semalam, yaitu tentang pinjam meminjam uang.
Rayhan yang dengan rayuannya dan dengan kata sayang serta dengan rengekkan dan sambil bermohon mohon terus mencoba meminjam cincin Sisi untuk dijual.
Sedangkan Sisi dengan kata kata yang merendahkan diri dan memohon supaya ada pengertian dari Rayhan, supaya Rayhan tidak lagi meminta nya untuk menjual cincinnya itu. karena bagi Sisi cincin itu salah satu barang berharga yang di belinya dengan susah payah.
Tapi semua bujuk rayu nya Sisi tidak di hiraukan oleh Reyhan. Sisi di anggap tidak sayang, jahat dan tidak mau menolongnya.
Dari mulai pagi sampai sore yang di bahas Sisi dan Rayhan hanya itu itu saja.
Karena Sisi masih tetap dengan pendiriannya, sampai sampai Reyhan mengancam Sisi, dan mengatakan jangan Sampai Sisi menyesal di kemudian hari.
Dan dengan sedikit takut Sisi pun mengatakan semuanya akan di tanggung nya apapun itu, kar na memang dia yang sudah melakukan kesalahan.
Sempai rasa bosan dan rasa takut bersamaan menghampiri Sisi , dan tanpa berfikir panjang Sisi memblokir semua yang berkaitan dengan Rayhan.
Tidak berapa lama setelah Sisi memblokir semua perangkat yang berhubungan dengan Rayhan, tiba tiba ada nomor baru yang masuk kedalam aplikasi WhatsApp nya Sisi.
Di dalam chat itu memuat kata kata ancaman, dan berbagai vidio semua kegiatan yang pernah di lakukan Sisi bersama Reyhan.
Ternyata tanpa sepengetahuan Sisi, apa yang dia lakukan bersama Reyhan semua di rekam oleh Rayhan.
Dan itu dijadikan Reyhan sebagai alat untuk mengancam Sisi
Triiing
"Dek... kamu lihat kan semua vidio kita,
kalau sampai semuanya terbongkar,
maka kamu akan menyesalinya seumur hidup.
suami mu akan menceraikan mu, dan kamu akan berhenti dari pekerjaanmu"
"Dan saya akan mengirimkan ke teman temen mu, dan atasan mu, jadi kamu jangan main main dengan ku"
"Dan sekarang tolong kamu buka semua yang sudah kamu blokir"
Dengan jantung yang berdebar dan telapak tangan yang sudah dingin Sisi pun membuka blokiran nya terhadap Reyhan.
Sisi masih berusaha tenang didepan suami dan dan anak anaknya, dan Sisi ingin memeluk suaminya untuk menenangkan pikirannya yang sedang kalut, dan sikapnya itu mungkin sedikit membuat Rendy sedikit curiga.
Niat hati ingin berterus terang ke pada Rendy tentang dosa yang telah ia perbuat, ingin meminta tolong kepada Rendy untuk menyelesaikan masalahnya, tapi hati Sisi merasa takut dan malu dengan apa yang sudah ia lakukan.
Ditengah rasa yang begitu menyesakkan hatinya Rayhan pun masih mengirim chat pada Sisi.
__ADS_1
Triiing...
"P"
"P"
"Dek, kok Diam"
^^^" Abang jahat sama adek"^^^
" Gak dek, gak ada abg jahat sama adek"
"Kalau gak adek yang mulai duluan"
"Abang gak akan jahat sama orang,
selama orang itu gak jahat sama abang,
tapi abang akan jauh lebih jahat kalau
orang itu jahat sama abang."
^^^"Ntar ya Bang, ada suami adek"^^^
"Gak mau, abang maunya sekarang"
"Abang kangen sama adek"
"Dek, bisa kan abang minjam Cincinnya, ntar abg balikin kok dek"
^^^"Iya bang, besok pagi ya, adek kirim"^^^
^^^"Sekarang udah sore bang, ^^^
^^^mana hari hujan lagi bang"^^^
" Janji ya dek, coba bilang dulu adek janji ngirimkan uangnya, kalau gak dikirimkan gak akan selamat dunia akhirat "
^^^"Iya bg adek janji"^^^
"Adek tulis lagi yang abg tulis itu"
^^^"Iya bang, adek janji ngirimkan uangnya, ^^^
^^^kalau gak dikirimkan ^^^
^^^maka tidak akan selamat ^^^
^^^dunia akhirat"^^^
^^^"Tapi, abang janji juga kan ^^^
^^^mengembalikan uang adek lagi"^^^
__ADS_1
"Iya dek, abang janji"
"sumpah demi anak abang"
Kemudian Rayhan pun,menghentikan chatnya.
Pikiran Sisi sangat kalut, badan terasa sangat lemas, nafsu makan jadi hilang, tapi mencoba tetap tenang supaya Rendy tidak curiga.
Sisi ber tekat akan mencarikan yang diminta oleh Reyhan, dan berharap bisa lepas dari kekangan Reyhan. dan mencoba menghilangkan pikiran buruknya, kalau seandainya Reyhan akan selalu memerasnya.
Magrib menjelang, Sisi pun berniat untuk mandi, dan berharap dengan mandi dia bisa sedikit mengurangi ketegangan fikiran nya.
sesampai si kamar mandi, Sisi membuka seluruh pakaiannya dan memulai aktifitas mandinya.
Ternyata airnya sangat dingin dan membuat badannya menggigil, Dengan sigap nya Sisi mengambil handuk dan memakainya dan langsung berlari ke kamar nya.
Sesampainya di kamar nya Sisi membuka handuknya dan langsung mengambil selimut tebal dan ber gelumun di dalam selimut tebal itu.
Melihat Sisi yang seperti itu Rendy pun mengikuti Sisi kekamar mereka dan memeluk Sisi dari luar, karena Sisi masih menggigil Rendy pun turut masuk kedalam selimut tebal Sisi, dan memberikan pelukan yang hangat pada Sisi.
Tak lama setelah itu Rendy pun keluar dan berniat untuk mandi, setelah mandi Rendy pun berniat, menemani Sisi lagi dan ingin memberikan kehangatan dan kenikmatan secara bersamaan untuk Sisi.
Tapi sebelum masuk kamar, handphone Sisi berbunyi,
"Bunda ada telpon nih" ucap Rendy
"Biarin aja dulu yah" balas Sisi
Tapi Rendy tetap mengambilkan handphone Sisi dan memberikannya kepada Sisi.
Kemudian Sisi melihat Reyhan yang menelponnya, Sisi pun mematikan telpon tersebut, karena Sisi tidak mau ada keributan antara dia dan Rayhan
Triiing
"dek, kok di matiin telpon nya"
"maaf bang ada suami adek"
Rendy pun masuk kekamar, dan melihat Sisi masih membalas chat Rayhan.
Melihat Sisi masih asyik dengan balas membalas chat membuat dada Rendy terasa panas, dan Rendy pun keluar dan marah marah
"Siapa sih bunda, dari tadi sibuk aja" tanya Rendy dengan kesalnya.
"Teman bunda yah" jawab Sisi
"Hebat ya bunda, tadi katanya dingin, tapi balas SMS teman masih bisa, dan ayah di cuekin aja dari tadi" kata Rendy
" Gak kok yah, sini lah yah" kata Sisi dengan lembut
"Udah lah bunda , terserah bunda aja mau ngapain, ayah gak peduli" jawab Rendy dengan kesal.
Sisi yang tau bagai mana watak suaminya yang keras berusaha untuk tenang terlebih dahulu, karna dia tahu Kalau Rendy sedang marah, lebih baik diam kan dulu, dari pada berusaha di jelaskan , pasti Rendy tidak akan mau menerima penjelasan yang akan ia berikan.
__ADS_1