Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial

Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial
Diantara 2 Pilihan


__ADS_3

Sisi berangkat kesekolah dengan hati yang tak menentu, badan yang terasa lemah seperti terasa tak bertulang. karena semalaman Sisi tidak bisa tidur, dan makan pun tidak berselera.


Tapi bagaimanapun tugasnya sebagai guru harus di laksanakan nya.


Sesampainya di sekolah, Sisi hanya terdiam memikirkan semua yang telah terjadi, antara percaya dan tidak percaya dengan apa yang sudah ia lakukan.


Bel masuk pun berbunyi, Sisi pun masuk ke kelas. sesampainya di kelas Sisi memberikan Tugas kepada peserta didiknya.


Dikelas Sisi menunggu telpon dari Rayhan, untuk sedikit menghilangkan rasa risau nya. tapi telpon yang di tunggu tunggu tidak kunjung datang.


Karena telpon Rayhan yang tak kunjung datang akhirnya Sisi mencoba menelpon Rayhan, panggilan pertama tidak ada jawaban, kemudian Sisi mengulang kembali menelpon Rayhan sampai Reyhan mengangkat telpon dari Sisi.


Sisi: "Hallo bang, ngantuk ya,


... tadi katanya janji mau nelpon adek, kalau udah sampai di kantor"...


Rayhan: "Maaf dek, tadi abang sedikit


...ada urusan"...


Sisi: "Trus adek harus ngapain lagi bang,


...adek takut bang"...


Rayhan: "Dek gimana ya, bukannya abang


... gak mau mikirinnya sekarang, tapi abang sekarang juga pusing dek, gimana kalau kita selesaikan satu satu dulu dek. kapan adek bisa ngirimin uang yang adek janjiin kemaren. abang perlu sekarang sayang, nanti adek kirim 3 jt kan"...


...Sisi: "Iya bang bentar lagi la bang adek kirimin tunggu bentar ya bang, adek matiin dulu telpon nya yah bg"...


Lalu Sisi pun mematikan sambungan telepon nya, dan mencari kan uang yang telah di janjikan nya kepada Rayhan.


Setelah di hitung hitung, uang yang di kumpulkan Sisi tidak sampai sebanyak yang di janjikan nya, kemudian Sisi menelpon Rayhan lagi dan menyampaikan bahwa uangnya masih kurang dan tidak tau harus mencarinya kemana. dan kalau uangnya dikirim semua maka Sisi pun tidak akan memegang uang sepeserpun.


Setelah mendengar cerita Sisi, entah pengertian dan entah alasan apa akhirnya Reyhan mau mengurangi uang yang di pinjamnya.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Rayhan, akhirnya Sisi pun mengirimkan uang yang minta Rayhan.


Sejujurnya Sisi mengirimkan uang itu hanya ingin tenang dan supaya tidak ribut dan tidak ada ancaman lagi dari Rayhan. namun kadang pikiran dan tindakan tidak seiring sejalan.

__ADS_1


Setelah Sisi mengirim kan uangnya, Rayhan pun berterimakasih dan akan berjanji akan mengembalikan uang yang di pinjamnya.


Satu permasalahan yang mengganjal di hati Sisi sudah selesai,dan masih ada masalah yang mengganjal lagi di hatinya, bagaimana hubungannya dengan Rendy, dan bagaimana kelanjutan hubungannya dengan Rayhan.


Sisi sekarang berada antara dua pilihan. Di salah satu Sisi, Rendy adalah ayah dari anak anaknya, dimana dari hati yang paling dalam masih ada rasa cinta di dalam hatinya, tapi apakah Rendy masih menerimanya sebagai istri dengan apa yang telah ia lakukan bersama Reyhan.


Di di sisi lain, Rayhan adalah orang yang baru ia kenal, dan Sisi merasakan ada kenyamanan di saat berbicara dan berbincang dengannya.


dan Reyhan pun berjanji akan bersama sama memperjuangkan rasa yang ada di hati mereka berdua. dan akan bersama sama berjuang sampai mereka menikah.


Untuk saat ini Sisi masih terhanyut dengan janji janji Rayhan yang akan menjemputnya di saat Rendy menceraikannya, dan akan membesarkan anak anak mereka bersama. karna saat ini hanya Rayhan yang mau berbincang dengannya. Entah itu memang kemauan dari hati Sisi entah itu hanya sekedar merespon ucapan Rayhan untuk meghilangkan sejenak rasa yang membuat dadanya terasa sesak.


Sedang asyik asyiknya berbincang bincang dengan Rayhan, tiba tiba Rendy menelpon Sisi, dengan denyut jantung yang bergemuruh Sisi memberi tahu Rayhan bahwa suaminya menelpon, dan meminta izin kepada Rayhan untuk mengngkat telpon dari suaminya dan mematikan dulu sambungan telpon mereka.


Dan Rayhan pun mengizinkan Sisi mengangkat telpon dari Rayhan dan meminta Sisi memberitahukan apa yang di samapaikan oleh Rendy.


dan setelah mendapat izin dari Rayhan Sisi pun mengangkat telpon dari Rendy.


kriing...kriing


" iya yah" jawab Sisi


"Bunda, ayah sekarang ada di rumah, kalau bisa bunda pulang sekarang, kita omongin baik baik masalah ini, ayah gak mau masalah ini berlarut larut" ucap Rendy


Kemudian Sisi pun, bersiap untuk meminta izin ke ka pada kepala sekolah untuk pulang lebih awal, dan juga memberitahu kepada Rayhan bahwa Rendy ingin menyelesaikan masalah mereka.


Mendengar Rendy akan menyelesaikan masalah dengan Sisi Reyhan bertanya apa Sisi mau di temani dengan cara menghidupkan telponnya atau tidak.


Tapi Sisi menolak bantuan Rayhan, Sisi beranggapan bahwa ia bisa menyelesaikannya sendiri dan akan menerima apapun yang akan diputuskan Rendy nantinya.


Sesampainya di rumahnya, Sisi mengetuk pintu dan mengucapkan salam, dan kebetulan pintu tidak di kunci, kemudian Sisi masuk dan mencari keberadaan Rendy.


Rendy pun melihat kedatangan Rendy pun langsung membawa Sisi ke ruang keluarga, dan langsung duduk saling berhadapan.


" Bunda, sekarang ayah mau tanya baik baik, sudah sejauh mana hubungan bunda sama orang itu, dimana tinggalnya, dan orang mana" tanya Reyhan


Sisi yang di tanya hanya diam seribu bahasa


"Bunda, kalau bunda diam, bagai mana kita menyelelesaikan masalah ini, bunda masih anggap ayah suami bunda kan" tanya Rendy lagi sambil menahan emosi.

__ADS_1


Dan Sisi pun mengangguk, dan mencoba menjawab semua pertanyaan Rendy.


Rendy menanyakan pada Sisi,tentang siapa sebenarnya yang dekat bersama Sisi, berasal dari mana dan sudah sampai mana hubungannya dengan Sisi.


Kemudian Sisi menceritakan semuanya, dari mulai dia kenalan melalui Facebook sampai Sisi memberikan nomor WhatsApp nya.


dan menceritakan sejauh mana hubungannya dengan Rayhan.


Rendy merasa heran dengan sikap Sisi, mengapa sampai Sisi bisa mudah percaya dengan orang yang baru di kenalnya. dan dengan mudahnya mengirimkan foto gunung kembarnya pada lelaki yang baru dikenalnya, dan sampai sampai juga mau ber****a online dengan lelaki itu.


Lalu Rendy bertanya kenapa sampai membuat Sisi seperti ini sementara rasanya dia tidak pernah membuat Sisi kecewa, dan selalu memperhatikan Sisi dan anak anak.


" Bunda, kok sampai ini yang bunda lakuin sama ayah, ayah rasanya gak percaya bun" tanya ayah dengan wajah lesu


"Maaf kan bunda yah, awalnya bunda hanya iseng-iseng saja, hanya mencari hiburan saja, tapi ntah kenapa sampai seperti lni, kadang bunda merasa ayah terlalu keras sama bunda, dan ayah gak tau apa yang bunda inginkan dalam hati bunda. dan bunda pun takut untuk mengungkapkan apa yang bunda inginkan dalam hati bunda kepada ayah, bunda takut ayah menolak dan marah dengan apa yang bunda inginkan, dan bunda takut kecewa yah, jadi bunda mencari teman untuk bercerita" jawab Sisi


"Kenapa orang yang tidak kenal bun" tanya Rendy


"Karena bunda ngerasa orang yang tidak dikenal tidak akan bisa bercerita pada ayah" jawab Sisi


"Jadi sekarang mau bunda gimana"tanya Rendy


" Terserah ayah mau bagaimana, karna bunda yang salah, dan bunda mau menerima apapun keputusan ayah" jawab Sisi dengan suara yang bergetar.


"Bunda, ayah merasa sudah gagal untuk mendidik bunda, dan ayah merasa malu dengan diri ayah sendiri, tapi sekarang ayah maafkan bunda, dan ayah berharap untuk kedepannya bunda bisa berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak, kalau bunda sudah tidak sayang sama ayah, katakan saja sejujurnya, dan sekarang tidak hanya diri kita sendiri yang harus di pikirkan tapi ada anak anak kita yang harus kita jaga hatinya" ucap Rendy


"Dan sekarang ayah tanya lagi, apa bunda masih mau ayah menjadi suami bunda, atau bunda mau bersamanya" tanya ayah lagi


Setelah mendengar perkataan Rendy Sisi pun berfikir memang dia sudah salah, dan kesalahannya sudah membuat semua terluka.dan dengan mantap Sisi menjawab pertanyaan Rendy


"Yah maaf kan bunda ya, dan bunda masih mau ayah menjadi suami dan ayah dari anak anak bunda" ucap Sisi sambil menangis.


mendengar itu Rendy menarik Sisi kedalam pelukannya, mengelus puncak kepala Sisi dengan begitu lembut, kemudian mengecup bibir Sisi dengan begitu hangatnya.


Sisi yang mendapat kan perlakuan yang hangat dari Rendy pun semakin memeluk Rendy dengan kuat, dan menumpahkan kegaduhan dalam hati Sisi. Dan Sisi mendapatkan ketengan dalam dekapan suaminya.


kring...kriing


Di saat Sisi dan Rendy berpelukan tiba tiba handphone Sisi berbunyi, dan mereka berdua melihat siapa yang menelpon Sisi.

__ADS_1


Rendy pun melepaskan pelukan nya dan menyuruh Sisi menyelesaikan masalahnya dengan Rayhan baik baik, karena Rendy tahu bahwa laki laki yang di kenal istrinya adalah seorang polisi.


Dan Rendy tidak mau nantinya Reyhan merasa sakit hati karena beranggapan Sisi sudah mempermainkannya.


__ADS_2