
Setelah semua hubungan Sisi dan Rayhan berakhir, Sisi pun menjadi agak kesepian.
Biasanya dia selalu berbalas chat dengan Rayhan, tapi sekarang tidak ada lagi.
Rindu itu ada, tapi apalah daya semuanya harus berakhir karena prinsip yang berbeda.
Sisi hanya bisa melihat nomor WhatsApp nya yang tanpa ada foto di profilnya.
Setelah seminggu berlalu, semuanya berjalan dengan sebagai mana biasanya.
Saat bermalam minggu diluar bersama suami, dan anak anaknya Sisi membuka WhatsApp nya.
Alangkah terkejutnya Sisi ternyata ada status WhatsApp Rayhan aktif kembali.
Cuman hanya dengan membaca statusnya, jantung Sisi berdetak dengan kencang.
Dalam statusnya Rayhan berdoa supaya orang yang ia sayang bisa bahagia, jika dengan berpisah bisa membuat cita cita orang yang disayanginya tercapai, maka ia akan rela melepaskannya. dan maaf, jika aku bertemu dengan mu"
Melihat status itu Sisi merasakan campur aduk dalam hatinya.
Dan ada tanda tanya dalam Sisi, apakah status WhatsApp itu untuknya , atau ada wanita lain yang ada di hati Rayhan.
Tapi yang jelas sekarang ia rasa ada rasa senang, rasa bersalah dan ntah rasa apalagi.
Sisi pun memikirkan apa harus menanggapi atau tidak status WhatsApp nya Rayhan.
Setelah lama berfikir akhirnya Sisi menanggapi statusnya Rayhan
"Makasih udah muncul lagi bg,
dan udah ngobatin kangen adek"
Setelah mengirim Chat ke Rayhan, Sisi sekeluarga pun pulang kerumah mereka.
Sesampainya di rumah, Sisi melihat WhatsApp nya, antara pasrah dan kecewa ternyata chatnya hanya di baca oleh Rayhan dan tanpa tanggapan.
Karena hari pun sudah larut malam, Sisi pun mencoba memejamkan matanya.
Di hari minggu yang indah, tetapi tidak se indah perasaan Sisi, walaupun demikian Sisi tetap melaksanakan kegiatan rutinnya sebagai ibu rumah tangga. dari mulai memasak, mencuci dan beres beres rumah.
__ADS_1
Tring....
chat pun terdengar berbunyi
Sisi pun mencari keberadaan handphone nya, karena dari tadi pagi Sisi hanya mengabaikan handphone nya, karena tidak ingin kepikiran tentang Rayhan.
Setelah handphone nya bertemu, Sisi melihat ada chat dari Rayhan.
Dan ternyata itu tanggapan dari chat Sisi semalam.
" Ada apalagi"
Hanya itu tanggapannya, seperti orang yang kesal dan tidak mau di ganggu.
Dengan menghela nafas panjang, Sisi pun membalas chat dari Rayhan.
" Gak ada apa apa bang"
" Cuman mau bilang terimakasih aja"
"Abang udah mau muncul lagi"
Setelah menjawab chat dari Rayhan, Sisi bertekat tidak akan memulai dahulu untuk mengirim chat pada Rayhan.
Dan akan membalas chat kalau Rayhan yang memulainya.
Seharusnya Sisi tidak ambil pusing dengan apa yang di lakukan Rayhan, tapi ntah apalah yang membuat Sisi selalu kepikiran dengan apapun yang di perbuat oleh Rayhan.
Setelah pusing dengan memikirkan sikapnya Rayhan, akhirnya Sisi mencoba untuk istirahat sejenak memejamkan mata sejenak.
Setelah terbangun dari tidurnya, Sisi merasa sedikit lega dan memantap kan diri untuk melupakan Rayhan.
Tapi sedang enak enaknya nonton televisi chat Sisi berbunyi kembali. dan ternyata itu dari Rayhan.
Dan tak mau munafik sih, melihat Chat yang datang dari Rayhan, hati Sisi serasa berbunga- bunga.
Tring....
"P"
__ADS_1
"P”
"Sore bg"
"lagi ngapain"
"lagi sibuk ya bang"
"gak kok dek, abang gak sibuk"
"nih, lagi santai aja"
"Tau gak bang tadi adek lagi
membaca novel tentang
polisi"
"Trus "
" kalau di novel itu, polisinya ganteng
ganteng dan jadi idola banyak
wanita"
"Nanti abang pasti mudah dapet
Cewek cantik"
"Ah....adek nih, kebanyakan makan cerita novel"
"kan abg tau, adek memang suka
baca novel☺️"
Hanya itu obrolan dalam chat Sisi dan Reyhan hari itu, hanya sekedar basa basi.
Dan Sisi berharap hubungan antara dia dan Rayhan, bisa berjalan seperti ini saja. sekedar bercerita tanpa ada marah dan tanpa ada embel embel bercinta.
__ADS_1