
Dimalam itu hati Sisi terasa hatinya panas, karena hatinya tidak terima di Blokir tanpa tau salahnya dimana.
setelah berfikir panjang Sisi pun mengirim SMS ke nomor hp Rayhan
" Kenapa semuanya di blokir, takut ya, semuanya ketahuan, kalau kamu bukan seorang polisi"
tring...
SMS Sisi pun berdering dan ternyata dari Rayhan
" Jaga mulutnya"
"Kalau kau tak percaya nanti ku
ku kirim KTA ku"
Tak berapa lama setelah itu terbukalah blokiran WhatsApp Rayhan, dan mengirim kan KTA dan foto KTPnya.
Tring...
Chat Sisi pun berbunyi
" Udah kamu lihat kan, jadi jangan asal ngomong makanya"
" Ya salah sendiri membuat
" orang curiga, pake blokir- blokir
segala"
" Ya kamu nya yang jahat, suka mainin aku aja"
" gak lah bg, aku memang nyaman sama abg, tapi rasanya untuk yang abg mau, itu semua terlalu cepat"
"Gak terlalu cepat dek, kalau kamu percaya sama aku, dan kita bisa saling jaga"
"tapi ,adek ngerasa jadi wanita murahan bang, baru kenal udah menyerahkan semua untuk laki laki walaupun hanya online"
__ADS_1
" udahlah dek gak ada sedikit pun rasa seperti itu, adek aja yang berfikiran seperti itu"
" jadi kita saling percaya aja dan saling menjaga"
"kita ulang dari awal lagi ya dek"
" iya bg, kita sama - sama ulang dari
awal ya bg"
Saling berbalas chat sambil bertengkar antara Sisi dan Rayhan pun selesai dengan baik, dan mereka pun menjalin persahabatan kembali.
Menurut Sisi saling berbalas chat dengan Rayhan masih sebatas persahabatan
Tapi tidak menurut Rayhan, menurut Rayhan hubungannya dengan Sisi adalah hubungan perselingkuhan yang didasari oleh saling suka.
Kini hati Sisi menjadi agak tenang.
Kadang kala Sisi merasa perbuatannya dengan Rayhan ini adalah perbuatan yang salah.
Tapi entah mengapa semuanya terabaikan entah karena nyaman, entah kerena pesona seorang Polisi, yang jelas entah lah.
dengan perhatian dengan obrolan biasa seperti, lagi apa, sudah makan apa belum dan sudah sholat apa belum.
Itu Meraka lakukan dengan hati-hati, karena ada hati yang harus di jaga dan supaya suami Sisi tidak mengetahui hubungan yang mereka jalani.
tapi kadang kala Sisi merasakan begitu berdosa kepada suaminya.
Walaupun hanya berhubungan online, Sisi merasa secara tidak langsung sudah mengkhianati suaminya.
Tapi entah dorongan dari mana entah sadar atau tidak, semua rasa bersalah nya itu ia tepis dan tetap menghubungi Sang Polisi.
Tring....
chat berdering kembali malam itu
dan chat itu dari orang yang Sisi tunggu tunggu.
__ADS_1
"P"
" malam bang"
" lagi ngapain dek"
" biasa bg, lagi tidur tiduran sambil
nonton sinetron"
" Sama siapa dek"
"Sama suami dan anak anak bang"
" Oh.... ya udah, lanjutkan aja dulu"
Begitu lah setiap hari yang dilakukan Sisi dan Rayhan, berbalas chat.
Tapi di saat Sisi dan Suami lagi bersama, maka Rayhan tidak akan mengganggu kebersamaan Sisi dan keluarganya.
Dan itu mereka lakukan, katanya sih atas dasar suka sama suka, dan entah apa yang akan terjadi di kedepannya nanti.
Setelah larut malam, saat suami Sisi dan anak anak sudah tertidur. mata Sisi sulit terpejam.
Tiba- tiba Sisi teringat dengan Rayhan, dan Sisi pun mulai mengirim chat lagi dengan Rayhan
" malam bang, dah tidur belum"
tring...
balasan chat dari Rayhan datang.
" Belum dek, nih dah mau tidur"
"Oh, ya udah, selamat tidur bang,
" mimpi yang indah ya bg"
__ADS_1
" ☺️"