Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial

Tergoda Sosok Polisi Tampan Di Media Sosial
Galau


__ADS_3

Sore pun menjelang, tidak ada satu chat yang datang dari Rayhan.


Dari hati yang paling dalam Sisi mencoba sekuat hatinya untuk tidak menghubungi Rayhan terlebih dahulu.


Tapi di Sisi lain Sisi juga Ingin menyelesaikan masalah yang terjadi antara dirinya dengan Rayhan.


Tidak Sisi maupun Reyhan sepertinya enggan memulai percakapan di chat mereka.


Kadang disaat akal sehat Sisi datang, Sisi berfikir apakah Sosok Rayhan ini memang ada.


Atau hanya sekedar penguji iman saja, atau seorang penipu yang hanya mau mempermainkan hati wanita, atau penipu yang akan mencoba memerasnya, dan banyak atau atau yang lain yang berkeliaran di kepala Sisi.


Tapi semua pertanyaan yang terlontar dalam hatinya belum mendapat kan jawaban, dan entah kapan pertanyaan itu ada jawabannya.


Di saat hubungan Sisi dengan Rayhan sedang renggang seperti ini, pasti di kepala Sisi di penuhi dengan keraguan terhadap Reyhan.


Tapi lain halnya di saat hubungan itu baik, semua keraguan tadi akan hilang entah kemana.


Yang ada hanya rasa nyaman, dan rasa senang di dalam hatinya.


🌸🌸🌸


Malam pun menjelang, tidak ada satu pun yang chat yang terkirim dan tak ada chat yang berbunyi di handphone Sisi


Sisi pun sekuat tenaganya untuk tidak menghubungi Rayhan terlebih dahulu.


Saat pikirannya melayang entah kemana, tiba tiba Rendy suaminya Sisi menghampirinya, dan tanpa aba aba memeluk Sisi dari belakang.


"Bunda, olahraga malam yuk" kata Rendy sambil berbisik di telinga Sisi


"Oke ayah, tapi kita sholat dulu ya yah" jawab Sisi


Kemudian Sisi dan Rendy pun pergi mengambil air whuduk dan sholat berjamaah.


Setelah sholat selesai dan membereskan peralatan sholat, tiba tiba Rendy langsung memeluk Sisi dari belakang.


Lalu rendi mencium tengkuk Sisi dan me****s gunung kembar milik Sisi, Sisi merasakan geli dan nikmat yang bersamaan saat itu.


Sisi berbalik dan berhadapan dengan Rendy, dan Rendy pun mengecup bibirnya Sisi dan tangan yang berkeliaran kemana mana.


Sisi pun tak mau kalah ia pun mencari keberadaan Rudal milik Rendy dan lalu mengusapnya dengan lembut.


Rendy pun mengeluarkan desahannya.


Tanpa aba aba keduanya sama sama berlomba membuka pakaian mereka satu persatu dan pakaian mereka terbang kemana mana.


Sehingga mereka, sudah sama sama polos.


Rendy membawa Sisi ke arena pertempuran mereka.


Rendy menyusuri setiap inci dari tubuh istrinya,


yang membuat Sisi merasa berdenyut di bawah sana.


Baik Sisi maupun Rendy, sudah tidak tahan dan Rendy pun memulai penyatuan mereka.


Dengan semangatnya Rendy berolahraga dengan maju mundur, dan keringat membanjiri tubuh mereka berdua.

__ADS_1


Tak berapa lama setelah itu mereka pun merasakan nikmat bersama, nikmat yang tidak bisa diceritakan dengan kata kata.


Setelah lelah berolahraga malam, Rendy pun tertidur, tapi tidak dengan dengan Sisi. Walaupun pun sudah lelah dengan olahraga malamnya tapi Sisi masih sempat sempatnya teringat akan Rayhan.


Untuk mengalihkan fikiran nya, Sisi membaca Novel kesukaannya.Sampai matanya lelah dan akhirnya rasa mengantuk itu datang, dan tanpa disadari Sisi pun sudah tertidur dengan handphone yang masih di pegang di tangannya.


🌸🌸🌸


Malam pun berganti pagi.


Seperti biasa dan seperti ibu ibu rumah tangga lainnya, .Sisi pun terbangun dan langsung melakukan mandi wajib, karna semalam Sisi dan suaminya melakukan olahraga malam.


Setelah mandi Sisi sholat, beres beres dan menyiapkan sarapan untuk keluarganya.


Setelah semua selesai, Sisi pun membangunkan suami dan anaknya. dan Sisi pun Menganti baju nya dengan seragam dinasnya, dan sedikit berdandan agar penampilannya enak di pandang oleh murid-murid nya.


Setelah suami dan anak anaknya juga telah selesai berpakaian.


Mereka sekeluarga pun sarapan bersama, setelah sarapan mereka pun berangkat ke tempat tujuan masing masing,


Sisi dan anak anak ke sekolah, sementara Rendy berangkat ke tempat kerjanya.


🌸🌸🌸


Sesampainya di sekolah seperti biasa Sisi duduk di kursinya, dan mencek persiapan untuk kegiatan belajar mengajarnya.


Sedang asyi asyiknya bergelut dengan buku, tiba tiba ada yang berbunyi dari handphone nya.


Tring....


Lalu Sisi membuka aplikasi WhatsApp nya, dan melihat chat dari siapa.


Entah kenapa jantung Sisi berpacu dengan cepat. karena chat tersebut berasal dari orang yang ditunggu tunggunya dari semalam.


"P"


"Pagi bang"


"Lagi dimana dek"


"Biasa bang , lagi di sekolah"


"Semalam olahraga malam ya dek"


"Enak ya.."


"Pantesan g ingat sama abang"


"Kok itu yang di tanya bg"


"Iya kan, jawab aja dek"


"jangan bohong"


b"Emang kenapa bg"


"Udahlah dek memang, gak ada hati kamu dek"

__ADS_1


"Jahat kamu dek"


" Udah ditunggu tunggu chatnya dari semalam"


"Tapi gak ada ada"


" Dan pagi ini pun aku yang duluan chat"


"Maaf bang, adek takut abang


masih marah"


”Adek takut mengganggu abg"


"Udah lah dek kamu jahat"


"Itu cuman alasan aja"


"Kalau orang marah, di bujuk dong"


"bukan didiemin kayak gini"


"Maaf bg😔"


"Maaf yah"


Permintaan maaf Sisi hanya di baca saja, dan tidak di tanggapi sama sekali.


Dalam hati Sisi berkata" ya sudah lah, mau marah ya marah lah, ntar kalau di chat lagi, ya di balas. kalau g di chat yah mau apa lagi"


Sisi mengenyampingkan masalahnya dengan Rayhan terlebih dahulu, karena sudah waktunya Sisi melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara dengan memberikan pendidikan dan pelajaran kepada peserta didik


🌸🌸🌸


Jam mengajar Sisi pun telah usai, Sisi kembali ke ruangan majelis guru untuk istirahat sejenak.


Dan meminta tolong kepada seorang anak muridnya untuk membelikan makanan, karena perutnya sudah terasa sangat lapar, itu dikarenakan tadi pagi Sisi sibuk membalas chat dari Rayhan.


Makanan Sisi pun datang, dan Sisi mencoba menikmati makanan yang di belinya itu.


Tapi ternyata selera makannya terganggu karena sedikit banyak nya masih memikirkan masalahnya dengan Rayhan.


amulut berkata lain, dan tidak sesui dengan yang di rasakan di dalam hati Sisi.


Makanan yang sibeli Sisi pun tidak habis termakan, bayangan chat dari Rayhan selalu terbayang bayang.


Jam pulang pun tiba, Sisi dan anak pun pulang menuju rumah mereka.


Sesampai dirumah Sisi memerintahkan anak anak nya berganti pakaian dan mencuci tangan dan kaki mereka begitu juga dengan Sisi.


Dan Sisi membawa anak anaknya untuk makan siang.


Dan tak tau mengapa makan siang pun dilakukan Sisi tanpa selera dan hanya sekedar untuk mengisi perut yang kosong saja supaya tidak sakit.


Setelah makan Siang selesai Sisi pun bersantai sejenak, sambil menonton TV. tapi Sisi hanya menghidupkan TV nya saja tidak memperhatikan siaran yang sedang berlangsung. dan ternyata siaran TV itu tidak bisa mengalihkan pikirannya terhadap Rayhan.


Dan sementara anak anak juga sibuk dengan permainannya masing masing.

__ADS_1


__ADS_2