Terjebak Cinta Di Dunia Manga

Terjebak Cinta Di Dunia Manga
chapter 1


__ADS_3

Vira Sartika, seorang kartunis berbakat yang kini sedang mencapai puncak karir nya.


Hari ini adalah launching perdana penerbitan komik nya yang pertama, tampak semua penggemar sangat antusias menunggu antrian di luar gedung hanya untuk meminta tanda tangan vira.


Beberapa jam kemudian....


" hufttt.... akhir nya selesai juga, pinggang ku rasa nya mau patah semua " keluh vira menghela nafas nya lelah, ia duduk di sofa menyandar kan tubuh nya yang terasa pegal.


" iya nih.. aku juga.. " jawab anes yang merupakan sahabat sekaligus manager nya.


" tapi ngeliat hari ini.. aku bener- bener acungin jempol buat kamu vir, ternyata banyak banget yang suka sama komik kamu.. kalau begini terus bisa- bisa kamu jadi terkenal kaya artis- artis itu " ucap nya lagi


Vira hanya tersenyum menanggapi ucapan anes, ia melirik jam tangan nya yang telah menunjuk kan pukul tujuh malam.


" udah malem.. aku pulang duluan ya nes " ujar vira beranjak dari tempat duduk nya meraih jaket dan tas nya.


" oke.. kamu bisa kan bawa mobil sendiri,maaf ya gak bisa nganterin soal nya papa ku dari tadi nelponin aku terus " ucap anes.


" iya gak papa.. kalau gitu aku pergi dulu ya.. bye.. " ucap vira melambaikan kedua tangan nya keluar ruangan.


Sesampai nya di apartemen milik nya, vira langsung merebah kan tubuh nya di atas kasur. Ia memandang langit- langit kamar nya.


" akhir nya aku bisa mencapai impian ku... " gumam nya sembari senyuman terlukis di bibir nya.

__ADS_1


Kemudian ia beranjak dari tempat tidur nya berjalan menuju sebuah lemari yang berisi buku- buku. Ia mengambil salah satu buku yang merupakan buku komik ciptaan nya sendiri yang telah membawa nya menjadi terkenal.


Vira kembali berbaring di tempat tidur nya, ia membuka lembar demi lembar halaman komik nya tak pernah terbayang kan di benak nya jika ia akan seberhasil ini.


Rasa kantuk yang begitu berat tak bisa ia tahan lagi, akhir nya ia tertidur pulas karena rasa lelah nya setelah seharian ini sangat sibuk.


* * *


" ver.. vera.. bangun udah pagi, apa kamu gak mau sekolah " ujar seorang wanita paruh baya yang tengah menepuk- nepuk pipi vira untuk membangun kan nya.


Vira yang merasa tidurnya terganggu, dengan perlahan ia membuka kedua mata nya . Ia menatap sejenak wanita yang berdiri di hadapan nya.


" nih anak bukan nya langsung bangun malah bengong.. udah buruan bangun kamu mau telat pergi kesekolah " ujar nya lagi yang membuat vira semakin bingung.


Ia mengedar kan pandangan nya ke seluruh ruangan bercat biru muda yang tampak begitu asing.


" Ibu siapa? " tanya vira yang membuat wanita paruh baya itu mengerenyit kan kening nya kemudian ia menaruh telapak tangan nya di dahi vira.


" Kamu lagi gak sakit kan ver.. masa sama bibi sendiri gak kenal, udah jangan berbelit- belit cepetan mandi jangan sampe keduluan tuan muda " ujar nya yang membuat vira mau tak mau mengikuti perintah nya.


" ada apa sih sebener nya, kenapa aku ada di sini dan juga kenapa dia manggil aku vera jelas- jelas kalau nama ku itu vira " gerutu nya dalam hati, tetapi ia masih mengikuti perintah wanita paruh baya itu.


Vera audrelia, seorang gadis berusia enam belas tahun. Ia adalah keponakan dari pembantu yang bernama bi Weni.

__ADS_1


Seorang remaja sekolah menengah atas yang kini bersekolah di tempat yang sama dengan anak majikan nya.


Meski status nya hanya seorang pembantu namun ia di perlaku kan sangat baik oleh keluarga itu, sehingga ia bisa bersekolah di Diamond College high school yang merupakan SMA elite di kota nya.


Saat vira berjalan keluar menuju halaman rumah , seluruh tubuh nya menjadi gemetar. Peluh dingin membanjiri tubuh nya saat ia melihat ke sekeliling halaman rumah yang tampak begitu asing.


" Aku bener- bener bingung.. ada apa ini sebenar nya? dan ini di mana? meski ini terasa sangat asing tetapi pemandangan rumah ini seperti nya aku pernah lihat " gumam vira yang masih pusing memikir kan tentang apa yang terjad pada diri nya saat ini.


" Vera..!! " teriak seseorang dari dalam mobil.


Merasa sejak tadi panggilan nya tak di dengar kan, ia langsung keluar dari dalam mobil menghampiri vira.


" vera!! kamu tuli ya !! dari tadi aku panggil gak denger " ujar nya dengan nada marah


Vera langsung membalik kan badan nya dan..


" Astaga!!! ka.. kamu.. bukan nya kamu.. " ujar nya terbata- bata, ia menatap tak percaya seseorang yang tengah berdiri di hadapan nya.


" Apa dia Reno.. Reno abraham.. tokoh pria yang ada di komik ku itu? gila!! ini bener- bener gila!! " teriak nya dalam hati. Beberapa kali ia mengucek kedua matanya memastikan apa yang di lihat nya saat ini nyata.


" Tapi bagaimana bisa? pasti aku sedang bermimpi .. " ucap nya lagi sambil menepuk- nepuk kedua pipi nya.


Hai.. readers.. ini adalah novel ku yang kedua, semoga kalian suka ya sama cerita nya....

__ADS_1


jangan lupa like , vote dan kasih saran kalian


Terima kasih.. 😊😊😊😊😊


__ADS_2