Terjebak Cinta Di Dunia Manga

Terjebak Cinta Di Dunia Manga
chapter 5


__ADS_3

Vira mengajak edwis untuk segera pergi dari sana, ia tak lagi memiliki nafsu makan setelah berdebat dengan geng selly.


Selly mengepal kan kedua tangan nya, kebencian nya tehadap vira semakin besar.


" Kenapa selalu ada yang melindungi dia, menjengkel kan sekali " ujar nya.


" hei..kalian berdua tunggu!! " teriak seseorang yang memanggil-manggil mereka dari belakang.


" kalian ini tuli ya,, dari tadi aku panggil gak denger " ucap Dirga yang ngos- ngos-an.


" Mana kami tau kalau kamu manggil kita berdua " jawab vira cuek


" ihh.. vera gak boleh gitu, kamu gak tau ya dia itu kakak kelas kita " bisik edwis.


" Terus aku harus bilang Woww gitu "


" oh ya .. kenalin aku dirga anak XII A " Dirga mengulur kan tangan nya memperkenal kan diri.


Saat vira hendak menyambut uluran tangan Dirga tiba- tiba Reno datang dan langsung membawa vira pergi.


" Aww.. sakit ren, main tarik- tarik aja sih " ujar vira meronta berusaha melepas kan tangan Reno di pergelangan tangan nya.


Namun Reno tak menggubris, Dirga tak terima melihat perlakuan Reno yang menurut nya agak kasar terhadap Vira.


" Lepasin dia... kamu gak liat apa dia kesakitan " Dirga menahan tangan Reno, Reno langsung menepis kan tangan Dirga.


" Bukan urusan kamu " jawab Reno. Ia kembali menarik tangan vira namun Dirga masih menahan nya dan terjadi lah aksi tarik menarik antara mereka memperebutkan Vira.


" Stoooppp!!! kalian pikir aku kambing main tarik- tarik aja, udah minggir aku mau pergi " teriak vira kesal.

__ADS_1


" kalau kalian mau berkelahi, jangan ngajak- ngajak noh di lapangan biar lebih puas" ucap nya lagi, langsung pergi meninggal kan mereka dengan perasaan dongkol.


" Ayo wis kita pergi... bikin malu aja mereka berdua " ujar vira merangkul lengan edwis.


" Wahh... kamu hebat ver, sekarang kamu di perebut kan oleh dua cowok paling populer di sekolah ini " puji edwis menatap kagum pada Vira.


" Memang sih... tapi bukan itu sekarang yang aku pikirin, aku harus mencari solusi untuk segera pergi dari sini. Dan juga kenapa skenario nya sangat berbeda dari cerita yang kubuat? tokoh nya saja yang sama tapi jalan cerita nya sangat berbeda " gumam nya.


Malam hari di kediaman Reno,


Vira yang tadi nya ingin cepat- cepat tidur, dengan terpaksa ia harus mengurung kan niat nya karena sang tuan muda menyuruh nya pergi ke taman belakang rumah untuk membantu nya mengerjakan soal.


" Kenapa dari tadi cemberut terus, gak suka aku suruh ke sini "


" Gak tuan muda yang terhormat.. aku lagi memikir kan jawaban dari soal ini dari tadi gak nemu-nemu rumus nya " jawab nya berusaha untuk tidak menunjuk kan kekesalan nya.


" Kamu gak bisa bohong, aku bisa lihat jelas di muka mu itu kalau kamu lagi kesal kan ? " ucap Reno lagi.


Reno langsung memegang tangan vira,


" Siapa yang bolehin kamu pergi.. duduk lagi, kalau nggak gaji mu bakal aku potong " ancam nya.


Dengan terpaksa vira kembali duduk, meski di dalam hati nya penuh dengan makian untuk Reno yang suka bersikap seenak nya. Reno hanya memandang vira yang sedang serius menulis tugas milik nya. Ia baru sadar ternyata vira sangat lah cantik dan manis jika dilihat dari dekat. Apa lagi sifat nya sekarang yang blak- blak kan dan lebih berani membuat nya semakin penasaran dengan kehidupan Vira.


Reno menyilakan anak rambut vira menyelip kan nya ke belakang telinga. Wajah vira langsung memerah, kala ia merasakan hembusan nafas hangat Reno diwajah nya.


" Harus nya saat ke sini rambut mu di ikat dulu , biar tak terganggu saat menulis "


" Aku lupa " jawab vira singkat berusaha menetral kan detak jantung nya yang tengah maraton.

__ADS_1


Ia tak berani menatap Reno, takut jika reno akan melihat pipi nya yang bersemu merah. Bisa- bisa ia akan menjadi bahan ejekan Reno.


" Emm.. aku mau ke toilet dulu bentar " ucap Vira mencari alasan, ia langsung beranjak dan pergi masuk ke dalam.


Reno terkekeh melihat vira yang salah tingkah, benar- benar seru mengerjai vira seperti itu batin nya dalam hati.


Di dalam kamar mandi, vira langsung menutup pintu kamar mandi.


" Kenapa aku jadi deg- deg an begini sih... gak boleh , aku gak boleh jatuh cinta ini bukan saat nys memikir kan itu " gumam Vira menepuk kedua pipi nya.


Ia kembali lagi ketaman belakang, di lihat nya Reno telah terridur di atas meja. Tampak sekali wajah nya yang terlihat begitu lelah.


" Lah nih orang udah tidur aja... perasaan aku gak lama deh tadi ke toilet nya " ucap Vira lirih, ia pun langsung memberes kan buku- buku yang berserakan di atas meja.


Setelah selesai, vira yang tadi nya hendak pergi begitu saja di urung kan niat nya itu.


Sejenak ia melihat Reno yang tertidur


menatap nya lebih dekat. Begitu sempurna nya wajah Reno.


" Sempurna " puji Vira dalam hati.


Tiba- tiba Reno membuka kedua mata nya menangkap basah Vira yang tengah menatap nya. Buru-buru Vira menjauh kan wajah nya, namun Reno menahan tengkuk vira dan mencium bibir ranum itu.


Cuupp..


Vira langsung membelalak kan kedua matanya, saat merasakan bibir reno yang terasa hangat menempel di bibir nya. Ini adalah ciuman pertama Vira, bahkan di dunia nya sendiri pun vira belum pernah pacaran apa lagi berciuman.


Hai.. hai.. readers jangan bosan ikuti cerita nya ya..

__ADS_1


jangan lupa like, vote dan komen 😊😊


thankyou.. 😉😉


__ADS_2