Terjebak Cinta Di Dunia Manga

Terjebak Cinta Di Dunia Manga
Chapter 11


__ADS_3

Di tengah perasaan nya yang sedang berbunga, tiba- tiba Reno menghentikan langkah nya membuat Vira menabrak punggung lebar Reno.


" Kebiasaan banget sih.. jalan tiba- tiba berhenti " sungut Vira sembari mengusap kening nya.


" Gak tau apa orang lagi speechless" gumam nya.


" Lagian kamu kayak nya hobi banget sih nabrak punggung aku"


" Kalau kamu gak berhenti tiba-tiba juga, aku gak bakal nabrak. Di pikir gak sakit apa kening ku" sungut Vira.


Tiba- tiba Reno berjongkok di depan Vira membuat vira melangkah mundur,


" Mau ngapain kamu? " Tanya Vira tak mengerti dengan sikap Reno saat ini.


Reno melihat kaki Vira yang tergores karena terkena pecahan kaca.


" Cuma luka dikit doang kok.. di obatin pake obat merah juga ntar sembuh " ujar Vira.


" Dikit apaan.. kamu gak lihat luka nya agak dalem gitu.. kita ke klinik aja " sahut nya.


Lalu reno berbalik membelakangi Vira dan memberi kode agar Vira naik ke atas punggung nya.


" Naik ke punggung ku.. " ucap nya singkat


" hahh.. " jawab Vira yang tak mengerti.


" Jangan geer dulu,ini semata karena kaki mu lagi terluka dan juga aku lihat dari tadi kamu gak nyaman pake heels itu " terang Reno.


" Gak perlu , aku masih bisa jalan kok " tolak Vira


" Lagian ini cuma kegores, gak usah berlebihan " ucap nya lagi.


" Udah gak usah banyak omong.. pak Diman tadi udah kusuruh pulang jadi dia gak bakal di sini, kita ke depan situ cari taksi " ujar nya menunjuk ke arah jalan raya, karena letak rumah Dirga berada di kompleks yang agak jauh dari jalan raya.


" Tapi.. " saat Vira hendak menolak nya kembali, Reno memberi tatapan tajam ke Vira pertanda jika ia tak menerima penolakan membuat nyali nya menjadi ciut seketika.


Terpaksa Vira naik kepunggung Reno meski sebenar nya ia tak nyaman.


" Dia ngerasain gak ya debaran jantung ku.. jantung oh jantung please dong berhenti berdebar . . " gerutu nya dalam hati.


Beruntung saat mereka telah sampai ada sebuah taksi yang sedang melaju ke arah mereka. Reno langsung melambai kan tangan nya meminta taksi itu berhenti.

__ADS_1


Reno menurun kan Vira dengan hati- hati dan membantu nya masuk kedalam mobil, seolah Vira sedang terluka parah.


" Reno kesambet setan apaan sih kok jadi aneh gini? cuma luka kegores aja sampai berlebihan kayak gini" gerutu Vira dalam hati yang tak nyaman dengan sikap Reno yang sekarang.


" Perhatian banget sama pacar nya mas.. " puji sopir taksi itu tersenyum melihat mereka dari kaca spion.


" Kami gak pacaran kok pak.. cuma temen doang " jawab Vira mendahului Reno yang hendak menjawab, membuat Reno melengos menatap ke luar jendela dengan perasaan kesal.


" Gadis ini benar- benar.. segitu gak mau nya dia bilang iya ke sopir taksi itu " gumam nya kesal.


" Oohh.. kirain, soal nya si mas perhatian banget " ucap sopir itu lagi.


" Bapak bisa aja" jawab Vira tersenyum kikuk


Ia melirik ke arah Reno yang telah kembali memasang muka datar nya.


" Nih orang punya kepribadian ganda kali ya.. tadi lembut dan perhatian banget, nah sekarang malah cuek dan gak peduli gitu .. dasar aneh " ucap Vira dalam hati.


Kedua mata Vira mulai terasa berat, beberapa kali ia menguam menahan rasa kantuk nya. Hingga Vira akhir nya tertidur, sudah menjadi kebiasaan nya jika berada di dalam kendaraan Vira mudah sekali terlelap.


Perlahan Reno menyandar kan kepala Vira di bahu nya, sejenak ia memandangi wajah pulas Vira dengan tersenyum.


Beberapa saat kemudian..


" Ver.. bangun.. udah nyampe " ujar Reno menepuk pipi Vira agak keras membuat Vira tersentak kaget.


" Hahh.. kita udah nyampe " jawab nya, ia tersadar saat merasa kepala nya berada di bahu Reno.


Dengan segera ia langsung kembali duduk seperti semula.


" Maaf Ren.. aku gak tau kalau ternyata aku tidur di bahu kamu " ucap Vira merasa malu.


" Gimana mau tau kamu aja tidur nya udah kayak kebo gitu.. mana baju ku kena iler mu lagi "


" Masa sih aku ngiler.. tapi baju mu gak basah kok "


" Sekarang emang udah gak basah... tapi tadi "


" Udah buruan keluar, kelamaan mikir tau gak.. " ucap nya lagi.


Vira pun keluar dari dalam taksi, begitu juga dengan Reno. Mereka masuk ke dalam bersama namun tidak dengan jarak yang dekat, Jika berada di rumah Reno Vira lebih menjaga jarak dari Reno.

__ADS_1


" Kak reno.. " teriak seorang perempuan yang tengah berlari menghampiri mereka.


Perempuan itu langsung memeluk erat Reno, membuat Vira menatap nya dengan heran.


" Gita "


" Iya aku Gita laksmana.. masa kakak lupa sih "


" Aku gak lupa kok cuma agak pangling aja sama kamu.. sekarang terlihat lebih cantik " ujar Reno sambil mengacak poni depan Gita.


Merasa keberadaan nya di abaikan Vira berinisiatif untuk pergi meninggal kan mereka berdua yang seperti nya tengah melepas kerinduan.


"Vera jangan lupa besok kamu harus siap lebih pagi dari aku " ujar Reno.


" Oke.. " jawab nya singkat dan ia kembali berjalan menuju belakang rumah Reno.


Gita yang sedari melihat mereka berdua sejak tadi, muncul rasa tak suka dengan Vira yang terlalu dekat dengan Reno.


Gita adalah putri dari teman mama Reno, Gita dan Reno sudah berteman sejak mereka masih kecil. Usia mereka terpaut satu tahun lebih muda dari Reno, sehingga Reno sudah menganggap nya seperti adik nya sendiri.


Namun tidak dengan Gita, ia sudah menaruh rasa suka nya terhadap Reno sejak dulu saat mereka masih SMP.


Gita menggandeng tangan Reno berjalan masuk kedalam rumah. Tanpa mereka sadari Vira yang bersembunyi di balik tembok tak jauh dari tempat mereka melihat kedekatan Gita dan Reno yang sangat akrab.


Entah kenapa perasaan nya sangat marah saat melihat mereka berdua, seakan hati nya tak rela jika Reno terlalu dekat dengan nya.


Vira merebah kan tubuh nya di atas ranjang, ia menatap langit- langit kamar nya.


" Sampai kapan aku harus berada di sini.. aku sangat merindukan kehidupan ku dulu, sekarang bagaimana keadaan mereka ya.. " Gumam Vira yang beradu dengan pikiran nya.


Tiba- tiba ia melihat ada cahaya putih dari dalam lemari nya membuat nya terkejut. Hampir saja ia berteriak keluar, namun di urung kan niat nya karena mengingat hari telah malam.


Dengan sedikit takut Vira menghampiri lemari baju nya, perlahan ia membuka pintu lemari. Dan betapa terkejut nya saat ia melihat sebuah buku yang sangat ia kenal tiba- tiba berada di dalam lemari baju nya.


" Buku ini... kenapa tiba- tiba ada disini ? " ucap nya yang masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.


Makasih masih mengikuti alur cerita ku.. semoga gak bosen ya😊


jangan lupa like,vote dan komen nya


thankyouπŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2